Jumat, 25 Mei 2018

FHADHILAH SHALAT

Sesungguhnya shalat itu ditentukan waktu-waktu nya atas orang-orang mu'minin sberiman.
Hai orang-orang yang beriman,janganlah kamu dilalaikan oleh kesibukan harta terhadap anak-anakmu untuk mengerjakan zikrullah(shalat),dan siapa yang berbuat begitu mereka lah yang rugi.
Ibnu Umar r.a. berkata: Sesungguhnya seorang hamba bila ia berdiri maka diletakkan semua dosa-dosanya itu(HR.At-thabrani,Al-Baihaqi).
Anas r.a.berkata : Tiada Malaikat yang mencatat amal itu,menghadap pada Allah membawa shalat seoranf dua kali shalat,melainkan Allah berkata pada Malaikat itu: Akubpersaksikan pada kamu berdua bahwa Aku telah mengampunkan pada hambaku dosa-dosa yang terjadi diantara dua kali shalat itu(HR.Al-Baihaqi).Tersebut dalam Hadits,siapa yang menjaga shalatnya lima waktu maka Allah akan memulyakannya dengan lima macam:
-Dihindarkan kesempitan hidup
-Dihindarkan siksa kubur
-Diberi kitab amalnya dengan tangan kanannya.
-Berjalan di atas shirat bagaikan khilat.
-Masuk surga tanpa hisab.
Rasulallah saw bersabda :Siapa yang menjaga pada shalatnya maka ia akan mendapat cahaya dan bukti,dan selamat pada hari qiamat,dan siapa yang meninggalkan shalat,maka tidak mendapat cahaya penerangan,dan bukti dan tidak selamat,bahkan pada hari qiamat ia akan berkumpul dengan Qorun,Fir'au,Haman dan Ubay bin Khalaf(HR.Ahmad,Ibnu Hibban).
Dalam riwayat At-Tirmidzi:Antara kufur 
dengan iman itu hanya soal meninggalkan shalat(yang meninggalkan shalat kafir),dalam riwayat Abu Daud Antara seorang hamba dengan kufur,hanya soal meninggalkan shalat.
Dan siapa yang meninggalkan shalat dengan sengaja,maka kafir terang-terangan(HR.At-Tabrani).
Sebagian dari sahabat dan ulama,tabiin menghukum kafir dan halal darah orang yang meninggalkan shalat, diantara mereka Umar Bin Khattab, Ibnu Abbas,Ibnu Mas'ud, Abdurrahman bin Auf,Muazd bin Jabal,Abu Hurairah, Abu Darda,dan Jabir bn Abdillah r.a dan dari tabiin dan lain-lainnya
Assyaf'i dan lain-lainnya,bahwa orang yang meninggalkan shalat itu dapat menjadi kafir,jika ia menganggap tidak apa-apa,atau halal meninggalkan shalat,atau tidak mempercayai kewajiban shalat,maka tidak demikian dia di hukum bunuh,karena ia meninggaljan satu waktu shalat hingga habis waktunya,dan ada pendapat yang mengatakan cukup pukul dengan tongkat atau dicucuk dengan besi,sampai ia melakukan shalat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Prohibited from applying for the woman proposed

FOR HIBITION OF APPLYING MUSLIM WOMEN WHO ARE APPLYED  A Muslim is not permitted to propose a woman who has been proposed by his fell...