Rabu, 09 Mei 2018

Jawaban Wanita Muslimah Ketika Mendengar Suara Azdzan

Adzan adalah pemberitahuan masuknya waktu sholat dengan lafasz-lafazh tertentu.

a. Yang Harus di ucapkan wanita muslimah ketika mendengar seruan Adzan.

Bagi wanita muslimah yang mendengar adzhan, maka hendaklah ia mengucapkan bacaan seperti yang di kumandangkan oleh muadzin,kecuali pada saat membaca"Hayya"Alal falah"dimana pada keduanya hendaklah ia mengucapkan : Lafas " Laa Haula wala Quawata Illah Billah".


b.Yang harus di ucapkan wanita muslimah setelah adzan

1. Bershalawat kepada Rasulallah  Saw serta mendo'akannya dengan wasilah. Sebagaimana Rasulallah Saw bersabda :

  "Apabila kalian mendengar seruan muadzin,maka ucapkanlah seperti yang di ucapkan oleh muadzin, kemudian bershalawat lah bagiku.

Sesungguhnya orang bershalawat sekali bagiku, maka Allah akan bershalawat sepuluh kali baginya. Kemudian mohonkanlah wasilah(derajat yang tinggi) bagiku.karena, hal itu merupakan kedudukan tinggi di surga yang tidak di berikan melainkan kepada salah seorang hamba nya dan aku berharap hamba iltu adalah aku. Barang siapa memohonkan wasilah bagiku, maka di halalkan baginya safa'atku" (HR. Muslim).

2.Membaca Do'a Setelah Adzan dari Anas bin malik Radiayallohu Anhu, ia berkata ; Bahwa Nabi Muhammad Saw bersabda  dengan artinya :

"Tidak akan di tolak do'a yang di baca di antara adzan dan iqomat."(HR. Tirmidzi dan beliau menghasankan nya).c. Do'a yang di ucapkan wanita muslimah ketika maghrib.  Mengenai adzan Magrhib ini, telah di kisahkan dari  Ummi Salamah, dimana ia berdo'a dengan membaca do'a dengan artinya :

"Ya Allah, kini malam mu telah tiba dan siangmu telah berlalu serta suara -suara penyerumu telah di perdengarkan, maka ampunilah aku"
d.Berzikir ketika Iqamat
 Ketika muadzin mengumandangkan iqamat, hendaklah wanita muslimah mengucapkan
 Lafash dengan artinya :

    "Semoga Allah mendirikan dan .megeratkannya".

e.Adzan dan Iqamat wanita dari Ibnu Umar Radyiallahu Anhu, ia berkata : Bahwa Nabi Muhammad Saw pernah bersabda dengan artinya :

"Tidak ada adzan dan iqamat bagi kaum wanita" (HR.Baihaqi dengan  sanad sahih).
 Hal senada juga dikemukan oleh penganut madzhab Hanbali dan Maliki,  dimana mereka berpendapat : Bahwa tidak ada adzhan dan juga Iqamat bagi kaum wanita. Ada pun menurut Imam Syafi'i : Apabila di kumandangkan Adzan dan Iqamat dalam sholat mereka, maka hal itu tidak ada larangan."Begitu juga boleh juga mereka untuk tidak mengumandangkannya.
Setelah Adzan dan Iqamat di kumandangkan, Wanita yang menjadi imam berjama'ah wanita tidak berdiri seperti halnya laki-laki ,melainkan berdiri di tengah-tengah barisan Shaf pertama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Story of Love

RE-REVIEW LOVING CUSTOMS IN DISCUSSION RETORICS  Writing about the introduction of this rhetoric of love, is one of the thoughts, exp...