Rabu, 20 Juni 2018

ASAL MUASAL NAMA RAJA KERINCI TIANG BUNGKUK MENDUGO RAJO

Semua kita tentu mengetahui tentang sejarah peradaban kita sendiri dengan cara observasi maupun dengan cara mengkaji melalui buku-buku dan peradaban sejarah dimasa lampau,tentu hal ini memerlukan suatu masukan dari para pembimbing untuk memastikan benar atau tidak tentang keberadaan sejarah peradaban yang di kaji,melalui nilai-nilai luhur adat dan agama serta budaya dalam peradaban sejarah.Disini kita memaparkan tentang sejarah Kerinci pada masa lampau dengan mengamati seputar peradaban sejarah yang perlu di lestarikan.
Penulis mengambil kesimpulan yang sangat detail untuk memaparkan sejarah asal muasal nama raja Kerinci Tiang Bungkuk Mendugo Rajo,nama raja ini juga sering kita dengar dalam peradaban sejarah masa lampau dengan nama kecilnya Raden Serdang dan Damar Wulan,lalu apa arti makna yang sesungguhnya dalam nama Tiang Bungkuk Mendugo Rajo.
Arti dari nama Tiang Bungkuk Mendugo Rajo,Tiang Bungkuk(tiang yang rapuh),Mendugo Rajo(menduga dirinya raja)lalu darimana nama ini diambil?Alhasil dari semuanya ketika kita mengamati sejarah tentang negeri yang makmur ini,dari Raja Jambi sebut saja nama beliau Datuk Berhalo,pada zaman itu dari kerajaan menjuto yang dipimpin oleh raja yang sakti mandraguna menyampaikan pesannya kepada raja Palembang(Sumatera Selatan)dengan empat helai kain perjanjian tampuk kekuasaan akan tetapi semua itu dihalangi oleh raja Jambi dan bingkisan dari raja kerinci dikala itu ditahan oleh raja Jambi agar tidak sampai bingkisan tangan dari raja Kerinci untuk raja Palembang Aditya Warman pada masa itu,dan terjadi silang sengketa antara raja Kerinci Tiang Bungkuk Mendugo Rajo dengan raja Jambi Datuk Berhalo,dikarenakan empat helai kain tidak sampai ke Palembang.
Dan raja Jambi Datuk Berhalo merasa kurang puas karena sengketa tersebut lalu mengirimkan 40 dulu balangnya dari Jambi untuk melawan raja Kerinci pada waktu itu,dan terjadilah perkelahian antara raja Kerinci Tiang Bungkuk Mendugo Rajo dengan 40 dulu balang dari Jambi,40 dulu balang dari raja Jambi Datuk Berhalo lenyap tanpa nama dan tanpa diketahui keberadaan makam 40 dulu balang tersebut sampai sekarang,begitu sakti nya raja Kerinci Tiang Bungkuk Mendugo Rajo(Raden seedang/Damar Wulan).
Dan akhirnya timbul kecemburuan raja Jambi Datuk Berhalo dengan tidak mempercayai raja kerinci dan tampuk kekuasaannya pada masa itu sehingga
raja jambi memberi gelar dengan raja Kerinci dengan nama Tiang Bungkuk Mendugo Rajo(Tiang yang rapuh,bengkok yang menduga dirinya raja)Padahal Tiang Bungkuk adalah benar-benar raja Kerinci yang tak dapat ditaklukkan oleh kerajaan melayu Jambi pada masa itu.
Dan sejarah tentang Tiang Bungkuk raja Kerinci mendarah daging sampai pada anak cucunya pada zaman modren sekarang ini.

1 komentar:

Sastra Lisan Kerinci

  SASTRA LISAN DI KERINCI Berdasarkan faktor geografis-Nya Kerinci adalah daerah yang strategis, bentuknya yang seperti kuali yang dat...