Selasa, 19 Juni 2018

MENYELUSURI ILMU ANEH TALI KUJUT SEMBILAN DAN TALI KUJUT TUJUH DI ALAM SAKTI KERINCI


Ketika kita menginjakkan kaki kita di alam Kerinci,kita akan merasakan kedemaian hati dengan alamnya yang sangat bersahabat dan dikelilingi oleh dua buah Gunung Rayo dan Gunung Merapi serta perbukitan yang sangat begitu alami tanpa ada polusi yang menggrogoti.Dan kalau kita amati seputar alamnya sangat begitu indah"Gemah Repah Loh Jenawi"segumpal tanah surga yang sangat indah,dan faktor penduduknya yang sangat ramah,begitu sangat menakjukkan ketika kita menikmati udara yang sejuk memberi kenyamanan yang begitu berarti bagi para pengunjung baik dari turis lokal maupun turis manca negara.
Disini penulis ingin memaparkan suatu Kebudayaan Ilmu aneh di Kota Kabupaten Kerinci dengan melakukan pendekatan secara ritual kepada yang dituakan"Depati Anum Rayo"atau ketua pucuk adat di alam sakti Kerinci,dengan petunjuk dari tetuah adat,penulis menyelusuri Ilmu yang di bilang aneh dari tetuah adat alam Kerinci ilmu ini juga merupakan salah satu aset budaya yang sangat perlu di lestarikan"Ilmu Tali Kujut Sembilan dan Ilmu Tali Kujut Tujuh"Kerinci(Jambi),apa yang kita lakukan merupakan tantangan yang begitu besar dari sekitar alam Kerinci,penulis melakukan apa yang di titahkan oleh tetuah adat di alam Kerinci segempal tanah surga ini,untuk mendapatkan suatu pengetahuan dan wawasan dalam mengkaji salah satu ilmu yang sangat aneh ini.
Dengan beberapa persyaratan tentu diri pribadi harus atau tidak harus tih barangkali perlu di ikuti dan tidak bertentangan dengan syari'at Islam,
mempelajari ilmu yang aneh ini tentu saja membutuhkan suatu persyaratan sakral dengan jampi-jampian(Menyan).
Apa saja syarat ritul ilmu yang aneh ini:
Pertama saya sebagai penyelusur harus melakukan ritual mandi tujuh kembang dari seputar gunung dan perbukitan alam sakti Kerinci,kedua dimandikan dengan berbagai jenus jeruk,dan nama-nama jeruk tersebut jeruk kunci,jeruk purut,jeruk mipis dan juga jeruk manis yang rasanya asam.kemudian yang ketiga berwudhuk dan shalat sunnat hajat diatas 1/2 meter kain putih dan sajadah warna hitam,dan ritual ilmu ini ditutup dengan tari asek oleh gadis-gadis di alam sakti Kerinci dengan memutar-mutarkan sirih pinang bak sembilan tali dan bak tujuh tali berbagai warna dan rupa.
Kemudian tetuah adat melakukan pembacaan mantra ghaib dengan meniup-niupkan asap kemeyan pada alam sekitar,bermula angin cuma bertiup dengan sepoinya setelah ritual ini dilakukan angin bertiup dengan kencang dari arah tituah adat yang diarahkan pada saya,kemudian saya merasakan kekuatan yang tidak saya miliki sebelumnya.
Itulah sebagian ritual Ilmu Aneh di Alam Sakti Kerinci,yang sangat begitu bermakna mendalam untuk kita telusuri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sastra Lisan Kerinci

  SASTRA LISAN DI KERINCI Berdasarkan faktor geografis-Nya Kerinci adalah daerah yang strategis, bentuknya yang seperti kuali yang dat...