Kamis, 07 Juni 2018

TIGA KELOMPOK MANUSIA PERUSAK AGAMA

Allah memerintahkan kepada manusia supaya tidak membuat kerusakan dimuka bumi ini,sebab dapat menimbulkan kerusakan berantai dalam segala bidang kehidupan,bukan hanya diderita oleh pelakunya saja,melainkan orang banyak pun akan terkena percikan buruk dari perbuatannya itu.
Allah swt memperingatkan dalam Alqur'an:
"Janganlah kamu membuat kerusakan dimuka bumi ini,sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan(Q.s.Al-Qhashh:77).
Selain membuat kerusakan yang bersifat umum,hendaknya setiap muslim menghindarkan diri dari perbuatan-perbuatan yang merusak agama Islam.Dalam salah satu hadist yang diriwayatkan Imam Ad-Dailami dari Ibnu Abbas r.a Rasulallah s.a.w menyatakan bahwa ada tiga kelompok manusia agama sebagai berikut:
" Ada tiga macam (orang)yang menjadi perusak agama:Pertama,orang yang pintar jahat,Kedua Penguasa yang zhalim dan ketiga orang yang berjihad(berfatwa)tapi bodoh(HR.Ad-Dailami)dari Ibnu Abbas.
Marilah kita uraikan ketiga macam kelompok yang menjadi perusak agama islam itu,sifat-sifat dan sikap-sikapnya satu persatu:

1.Pintar Keblinger
 Pertama adalah orang yang pintar,ilmuwan,alim tapi sayang berkelakuan jahat,bermoral bejat.Pada hadist tersebut dipakai istilah faqieh,artinya secara etimologos adalah pintar,baik pintar tentang ilmu agama maupun ilmu-ilmu umum.Tetapi menurut istilah terminologis yang biasa dipahami dalam pengertian syari'ah,yang dimaksud dengan faqieh(jamaknya,fuqaha)itu ialah yang menguasai hukum-hukum dan peraturan-peraturan keagamaan.
Hal ini tertera dalam Al-qur'an Q.s At-taubah:122
Dalam sebuah hadist sahih dinyatakan:
" Barang siapa yang di kehendaki Allah menjadi orang baik,maka Allah akan memberikan pengetahuan yang mendalam kepadanya dalam bidang keagamaan(HR.Imam Bukhari)."
Adapun perkataan faajr yang disebutkan dalam hadist tersebut maksudnya orang-orang yang melakukan kejahatan yang dilarang oleh agama.Dengan demikian pengertian faqihun fajirun ialah orang-orang yang pintar berkelakuan jahat atau menurut bahasa prokem disebutkan denga. pintar keblinger.Allah memerintahkan kepada manusia supaya tidak membuat kerusakan dimuka bumi ini,sebab dapat menimbulkan kerusakan berantai dalam segala bidang kehidupan,bukan hanya diderita oleh pelakunya saja,melainkan orang banyak pun akan terkena percikan buruk dari perbuatannya itu.
Allah swt memperingatkan dalam Alqur'an:
"Janganlah kamu membuat kerusakan dimuka bumi ini,sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan(Q.s.Al-Qhashh:77).
Selain membuat kerusakan yang bersifat umum,hendaknya setiap muslim menghindarkan diri dari perbuatan-perbuatan yang merusak agama Islam.Dalam salah satu hadist yang diriwayatkan Imam Ad-Dailami dari Ibnu Abbas r.a Rasulallah s.a.w menyatakan bahwa ada tiga kelompok manusia agama sebagai berikut:
" Ada tiga macam (orang)yang menjadi perusak agama:Pertama,orang yang pintar jahat,Kedua Penguasa yang zhalim dan ketiga orang yang berjihad(berfatwa)tapi bodoh(HR.Ad-Dailami)dari Ibnu Abbas.
Marilah kita uraikan ketiga macam kelompok yang menjadi perusak agama islam itu,sifat-sifat dan sikap-sikapnya satu persatu:

1.Pintar Keblinger
 Pertama adalah orang yang pintar,ilmuwan,alim tapi sayang berkelakuan jahat,bermoral bejat.Pada hadist tersebut dipakai istilah faqieh,artinya secara etimologos adalah pintar,baik pintar tentang ilmu agama maupun ilmu-ilmu umum.Tetapi menurut istilah terminologis yang biasa dipahami dalam pengertian syari'ah,yang dimaksud dengan faqieh(jamaknya,fuqaha)itu ialah yang menguasai hukum-hukum dan peraturan-peraturan keagamaan.
Hal ini tertera dalam Al-qur'an Q.s At-taubah:122
Dalam sebuah hadist sahih dinyatakan:
" Barang siapa yang di kehendaki Allah menjadi orang baik,maka Allah akan memberikan pengetahuan yang mendalam kepadanya dalam bidang keagamaan(HR.Imam Bukhari)."
Adapun perkataan faajr yang disebutkan dalam hadist tersebut maksudnya orang-orang yang melakukan kejahatan yang dilarang oleh agama.Dengan demikian pengertian faqihun fajirun ialah orang-orang yang pintar berkelakuan jahat atau menurut bahasa prokem disebutkan denga. pintar keblinger.
Secara garis besar orang-orang yang melakukan perbuatan jahat dan maksiat itu terbagi dua.
1.Orang-orang awam yang tidak luas pengetahuannya tentang norma-norma dan larangan agama.Mereka hanya mendengarkan fatwa-fatwa dari ahlinya.
2.Orang-orang yang berilmu,yang mendalami peraturan-peraturan agama,men

2.Penguasa ZhalimAllah memerintahkan kepada manusia supaya tidak membuat kerusakan dimuka bumi ini,sebab dapat menimbulkan kerusakan berantai dalam segala bidang kehidupan,bukan hanya diderita oleh pelakunya saja,melainkan orang banyak pun akan terkena percikan buruk dari perbuatannya itu.
Allah swt memperingatkan dalam Alqur'an:
"Janganlah kamu membuat kerusakan dimuka bumi ini,sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan(Q.s.Al-Qhashh:77).
Selain membuat kerusakan yang bersifat umum,hendaknya setiap muslim menghindarkan diri dari perbuatan-perbuatan yang merusak agama Islam.Dalam salah satu hadist yang diriwayatkan Imam Ad-Dailami dari Ibnu Abbas r.a Rasulallah s.a.w menyatakan bahwa ada tiga kelompok manusia agama sebagai berikut:
" Ada tiga macam (orang)yang menjadi perusak agama:Pertama,orang yang pintar jahat,Kedua Penguasa yang zhalim dan ketiga orang yang berjihad(berfatwa)tapi bodoh(HR.Ad-Dailami)dari Ibnu Abbas.
Marilah kita uraikan ketiga macam kelompok yang menjadi perusak agama islam itu,sifat-sifat dan sikap-sikapnya satu persatu.

2.Penguasa Zhalim
Perbuatan zhalim pada ummnya dipakai dalam hubungan dengan tindakan-tindakan yang berdasarkan keadilan,yang dilakukan menurut kemauan yang enak buat diri sendiri tapi merugikan orang lain.
Abu A'la Al-Maudadi memberikan definisi tentang zalim itu" Suatu perkosaan terhadap hak-hak dan kewajiban.
Setiap penguasa memikul amanah yang bersumber dari kepercayaan orang banyak yaitu rakyat.Salah amanah yang penting ialah berlaku adik dalam tindakan dan perbuatan,sehingga tidak ada orang merasa dirinya dianiaya,dirugikan atau dizalimi,tidak ada yang merasakan anak emas ataupun anak tiri.
Semua merasa diperlakukan adil dan sama sesuai dengan keadaan dan kesanggupan serta peranan masing-masing.
Dalam rangkain ini jugalah dapat dipahami mengapa Rasulallah s.a.w.
memasukkan penguasa zalim itu dalam klasifikasi perusak agama,sebab kezaliman yang dilakukannya itu menyebabkan kehancuran nilai-nilai agama.Dan wajar jika beliau menilai seutama-utamanya jihad ialah berani bicara yang hak dihadapan penguasa yang zalim,Rasulallah s.a.w bersabda:
"Seutama-utamanya berjihad ialah mengemukakan perkataan yang bijak terhadap penguasa zalim(HR.Ibnu Majjah).

3.Mujtahid  yang bodoh
Orang yang suka melakukan Ijtihad(berfatwa)tapi bodoh.Agama Islam memperkenankan kepada pemeluknya untuk melakukan ijtihad terhadap suatu hukum yang tidak ditemukan dalam nash Al-qur'an dan sunnah Nabawiyah yaitu dengan menggunakan pikiran,menilai dan memandibgkan(beranologi) dengan hukum-hukum yang telah ada ketentuannya.Tetapi untuk melakukan ijtihad yang demikian membutuhkan syarat-syarat yang khusus yaitu menguasai,Fiqh,Ilmu Usul Fiqh,Ilmu Tafsir,Ilmu Hadist dan lain-lain.
Tidak semua orang boleh melakukan ijtihad itu walaupun otaknya cerdas,jika menguasai ilmu-ilmu menjadi alat ijtihad.
Jika ijtihad dilakukan oleh orang jahil(bodoh),maka akan terjadi kekacauan,menjungkir balikkan hukum agama,yang halal diharamkan dan haram dihalalkan yang akhirnya terjadinya kehancuran agama.
Rasulallah s.a.w memperingatkan:
" Apabila suatu urusan diserahkan pada orang yang bukan ahlinya,maka tunggulah kehancurannya(HR.Bukhari).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tiga pembalap tercepat TDS(tour de singkarak)2019 Kerinci

Kerinci ,Pembalap tercepat TDS fokus untuk mempertahankan jersey tersebut. Bagaimanapun jenis dakian tanjakan, saya akan berupaya sem...