Kamis, 26 Juli 2018

BUDAYA,SENI DAN ADAT KERINCI

Berbicara dengan adat istiadat di Kabupaten Kerinci,Provinsi Jambi,memang harus tidak mengenal rasa bosan.Negeri nan elok dan permai mempunyai keistimewaan dari banyak segi,dari segi pemerintahan,adat dan budaya negeri Kerinci telah beratus tahun menerapkan sistem demokrasi,sehingga tidak dikenal dengan"Person"yang menjadi pemimpin negeri yang dinamakan depati yang"mengajun mengarah"menjadi pemimpin dalam menjalankan sistem pemerintahan pada alam Kerinci.
Berikut ini penulis paparkan tentang perluasan adat,seni dan budaya yang sebagiannya terdapat didaerah-daerah Kerinci,dan diulas secara terperinci oleh penulis.
A.BUDAYA KERINCI

Budaya Kerinci sangat khas dengan tarian-tariannya yang tak lepas dari komponen adat istiadat merupakan campuran kerinci serta melayu.Pakaian adatnya juga indah yang rumah dan sukunya disebut larik,karena terdiri dari beberapa deretan rumah petak yang bersambung-sambung,daerah-daerah di Kerinci adalah satu wilayah yang menganut adat yang dinamakan"Perpati".
B.ADAT KERINCI

Dalam adat Kerinci,ada istilahnya "PUSAKO" jika dibahasa Indonesiakan menjadi arti"PUSAKA".Berupa benda-benda,harta yang silsilahnya turun-temurun.Sedangkan"SKO"berkaitan dengan pihak Ibu,berupa gelar(Kelebu)maupun harta "PUSAKA" yang tertinggi menurut adat Kerinci.
"PUSAKO" atau"PUSAKA" terbagi empat bagian:
1.Pusaka yang datang dari orang banyak dinamakan"KERAPAT"dalam artian kegotong-royongan masyarakat Kerinci.
2.Pusaka yang datangnya dari Ibu dinamakan"SKO"
.Sko tanah boleh di-ico atau digarap dan dimamlnfaatkan.
.Sko gelar yang tersebut oleh Ibu boleh dihibahkan kepada paman(saudara laki-laki ibu).
.Pusaka yang datangnya dari guru dinamakan"ILMU".
.Pusaka dari Bapak dinamakan"HARTA".
C.ADAT ISTIADAT

Sejak dulu daerah-daerah Kerinci menganut sitem masyarakat "Matralineal" dimana hubungan keturunan ditentukan menurut garis keturunan ditentukan menurut garis keturunan Ibu.Dalam sistem kepemimpinan adat dalam masyarakat Kerinci,dikenal adanya"Tigo Sko".
1.Sko Depati
2.Sko Ninek Mamak
3.Sko Tengganai(Anak Jantan)
"Saluko adat di alam Kerinci"
"Adat Bersandi Syarak" dan "Syarak Bersendi Kitabullah".
" Adat Memakai adat yo menggato".
D.KESENIAN DAN KHAS DAERAH KERINCI:
1.Kenduri Sko
Kenduri Sko pada umumnya dilaksanakan dan disusun oleh kepatihan yang berupa depati ninek mamak diseluruh daerah-daerah yang ada di Kabupaten Kerinci.
2.Berlemang
Berlemang biasanya dilaksanakan dalam menyambut hari besar"ISLAM"seperti Isra'Mi'raj,Maulid Nabi dan Lebaran(Hari Raya Islam).
3.Upacara Mandi Balimau
Upacara mandi Balimau biasanya dilaksankan menjelanv Puasa Ramadhan dan Lebaran(Hari Raya Islam).
4.Asyek,Nyaho

Asyek,Nyaho merupakan budaya adat sampai sekarang merupakan adat yang masih ada di beberapa daerah di Kabupaten Kerinci yaitu di daerah:
1.Sungai Penuh
2.Pondok Tinggi
3.Kotok Keras
4.Siulak dan daerah lain-lainya.
Upacara asyeik,Nyaho adalah upacara ritual penyelenggaraannya dilaksanakan sesuai nama tarian ini:
Tarian Asyeik,Nyaho merupakan upacara  persembahan pada roh nenek moyang di beberapa daerah di Kerinci sudah ada yang meninggalkan tradisi Asyeik,Nyaho ini di karenakan bertentangan dengan Syariat Islam dikarenakan suatu budaya dan tradisi hal tarian ini tetap masih dilestarikan.
.Pancak Silat
Pencak Silat adalah suatu tarian dari istilah"Mencak"artinya"Tarian"sedangkan"Silat(Silek)adalah"gerakan".
"Pencak Silat" biasanya dilakukan pada saat perayaan"Kenduri Sko"dan pada penyambutan tamu pada acara-acara tertentu.
.Tari Tauh
Tarian ini merupakan tarian khas daerah "Lekuk" di Lempur Kecamatan Gunung Raya,biasanya di selenggarakan pada saat perayaan"Kenduri Sko"untuk menyambut para tamu.
.Tari Iyo-Iyo


Iyo-iyo oleh anak batino,dengan gerakan sangat gemulai diiringi dengan baitan"Tale"dengan suara gendang dan bunyi Gong.
Pembukaan"Tari Iyo-iyo"ini dilakukan dengan gerakan lemah-gemulai oleh gadieh(gadies Kerinci)untuk menyambut para tamu agung,pembukaan "Tari iyo-iyo"diawali dengan atraksi" Mencak"atau Silek(Silat)yang diperagakan oleh para sesepuh adat serta para undangan.Tarian ini dilakukan oleh anak negeri sebagai ucapan kegerimbaan atas pemimpin adat pada daerah-daerah yang ada di Kerinci.
Dan oleh sebab itu dengan banyak nya ragaman adat,seni,dan budaya di Kabupatem Kerinci ini,sudah sepatutnya kita lestarikan sebagai warna dan nuansa keindahan kebudayaan yang ada di alam sakti Kerinci.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tiga pembalap tercepat TDS(tour de singkarak)2019 Kerinci

Kerinci ,Pembalap tercepat TDS fokus untuk mempertahankan jersey tersebut. Bagaimanapun jenis dakian tanjakan, saya akan berupaya sem...