Rabu, 18 Juli 2018

BUKTI-BUKTI PENINGGALAN SEJARAH DI KERINCI


A.Bukti-Bukti Sejarah
Dipulau Sumatra(Pulau Parca)hanya terdapat disekitar Danau Kerinci benda-benda berupa kapak genggam,Flakes Obsidian yang disebut mirolith batu yang indah permata.Bukti yang serupa juga ditemukan didataran tinggi Asia Tenggara tempatnya menurut Frof.Kern adalah di Tonkin,dan menurut U.H.Garden berasal dari Yunan,dan ada hubungannya budaya Kerinci dengan dataran tinggi Asia Negara.Bukti-bukti ditemukan itu dibenarkan oleh Dr.Bener Bron sarjana kesenian yang berkebangsaan Amerika dalam penelitiannya pada tahun 1973 bahkan beliau berkata"Kerinci sudah terkenal didunia karena bukti sejarahnya yang tua".Kemudian diperkuat oleh hasil penelitian Mr.Bill Watson,sarajana kebangsaan asal  inggris dalam penelitiannya pada tahun 1975.Dari bukti ditemukan ini dapat dikemukakan bahwa suku bangsa Kerinci dilihat dari antropologi budaya mereka telah melalui zaman mezotonikum(Zaman Batu Menengah)diperkirakan 400 tahun sebelum nabi Isya.Selain itu Kerinci telah memiliki tulisan yang dinamakan"Incung"terdapat pada gading Gajah Hiang,Tanduk Kambing,yang menceritakan tentang asal usul Kerinci,mengenai adat istiadat batas wilayah yang pada umumnya adalah rakyat pegunungan.Pada zaman Neolitikum(Zaman Batu)nenek moyang bertempat tinggal tetap tetapi tidak"food Gathering dan food produkting dengan adanya lahan perkebunan dan lahan pertanian yang diolah.Sementara itu pada tahun 2003 ditemukan pula di Gunung Raya,Sungai Hangat,tepatnya di SLTP tiga,berupa artefak,frag mentaris,ekhofak dinasti cina terdiri dari gerabah keramik cina dan obsidian batu asahan,manik-manik,pisau kecil,batu bulat,ekofak terdiri dari graham gajah dan tanduk rusa.Demikian juga dengan Tamia batu  patah sebelah utara dengan ukuran 227x1,5 meter,makam kuno dengan panjang arah barat dan timur 125 meter temuan ini berdasarkan kesejahtaraan matarial diduga 500 tahun sebelum masehi,kemudian dilihat pula pada pada data sejarah keramik cina dinasti sung,qin,ming,yuan pada masa ini berlangsung pada periode tahun 960-1279.
Penggalian dilakukan oleh empat orang peneliti asal jerman masing-masing:
1.Dr.Raff Dominik
2.Bonat 
3.Dr.Doretha Mechid Nain Mai Leejoa
4.Dr.Ulrike Susane Summer dibantu rekannya,
5.Batiene
6.Logman Mahasiswa Leiden University.
7.Dra.Dwi Yuliani,M.Hum(Pusat arkeologi Jakarta).
8.Agus,Ss(Balai pelstarian penelitian purbakala Jambi dengan Konsultan peneliti:
9.Frof.Dr.Wolfgang Marshel(pakar Arkeologi Swizerland).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Story of Love

RE-REVIEW LOVING CUSTOMS IN DISCUSSION RETORICS  Writing about the introduction of this rhetoric of love, is one of the thoughts, exp...