Selasa, 31 Juli 2018

KRISIS MORAL DAN ETIKA GENERASI TERHADAP ADAT DI KABUPATEN KERINCI

      Kabupaten Kerinci saat ini,sedan mengalami suatu krisis fundamental,banyak masala-masalah konflik yang berupa gangguan, dan tantangan yang dihadapi Kabupaten Kerinci,Jambi,Indonesia.Problem(masalah yang bertubi-tubi tersebut baik dalam gejolak politik dan etika masyarakat di tambah lagi masalah-masalah tentang ekonomi pada sebagian daerah-daerah di Kabupaten Kerinci.Menjadi bagian dari alam Kerinci yang memang akhir-akhir ini tak ramah dan berujung buruknya persepsi pada adat dan istiadat pada alam Kerinci.Krisis moral dan etika yang dialami sangat multimensional yang saling mengkaji dampak dari diskriminasi sosial serta politik yang memanas.Perkembangannya menyulitkan upaya pemilihan konflik antar daerah secara horizontal dan pertical yang terjadi dalam kehidupan sosial masyarakat,yang tentu akan melahirkan disintegrasi di Kabupaten Kerinci.Apalagi jika kita melihat bahwa Kabupaten Kerinci plural seperti beragam suku budaya daerahbdan berbagai aspek politik lainnya.Dan semuanya ini mengandung nilai negatif dan merugikan masyarakat itu sendiri.Lalu ADA APA dengan ini SEBENARNYA?
Masalah utama tampak pada berada dipermukaan,tapi sebetulnya masalah yang benar-benar besar dalam MORAL dan ETIKA pada sebagian daerah di alam"Segepal Tanah Surga"ini,sebagian daerah remuk oleh moral dan etika adat dan istiadat di Kabupaten Kerinci.Hal ini diibaratkan 'Sebuah kapal besar yang mengarungi Samudra luas,lalu kapal itu bocor dan air masuk kedalam kapal tersebut,mengetahui hal ini malah berlari-lari dari kapal,dan bukannya salaing tolong menolong dalam kebersamaan kegotong royongan.Hal ini lah yang menjadi hambatan yang besar yang berasal dari sebagian daerah dari alam sakti Kerinci.Krisis moral sangat berpengaruh untuk perkembangan budaya,sejarah serta adat dan ekonomi kedepannya untuk Kabupaten Kerinci dan sekarang malah dikesampingkan oleh sebagian daerah di Kabupaten Kerinci.


Hal-hal yang di kesampingkan yaitu:
1.Individu(Hati Nurani).
2.Sistem prinsip dan pertimbangan 
-Dalam Komuditi(Kebudayaan,keagamaan, dan Falsafah kemurnian.
3.Tata Laku prinsip(moral tingkah  laku).
Moralitas dari kata lain moralis yang mempunyai arti yang pada dasarnya sama dengan"MORAL"hanya ada dan tiada yang lebih"ABSTRAK"berbicara tentang"Moralitas suatu perbuatan artinya segi peebuatan atau buruknya perbuatan tersebut.Moralitas adalah sifat moral atau keburukan atas nilai yang berkenaan dengan baik buruknya. 
     Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan beberapa hal:
Secara etimologis pengertian moral dan etika pada hakikatnya sama kedua kata tersebut mempunyai arti  kebiasaan dant adat.
Pengertian moral dan etika adalah;
Nilai-nilai dan norma-norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau kelompok dalam mengarahkan tingkah lakunya.
Berd      Kabupaten Kerinci saat ini,sedan mengalami suatu krisis fundamental,banyak masala-masalah konflik yang berupa gangguan, dan tantangan yang dihadapi Kabupaten Kerinci,Jambi,Indonesia.Problem(masalah yang bertubi-tubi tersebut baik dalam gejolak politik dan etika masyarakat di tambah lagi masalah-masalah tentang ekonomi pada sebagian daerah-daerah di Kabupaten Kerinci.Menjadi bagian dari alam Kerinci yang memang akhir-akhir ini tak ramah dan berujung buruknya persepsi pada adat dan istiadat pada alam Kerinci.Krisis moral dan etika yang dialami sangat multimensional yang saling mengkaji dampak dari diskriminasi sosial serta politik yang memanas.Perkembangannya menyulitkan upaya pemilihan konflik antar daerah secara horizontal dan pertical yang terjadi dalam kehidupan sosial masyarakat,yang tentu akan melahirkan disintegrasi di Kabupaten Kerinci.Apalagi jika kita melihat bahwa Kabupaten Kerinci plural seperti beragam suku budaya daerahbdan berbagai aspek politik lainnya.Dan semuanya ini mengandung nilai negatif dan merugikan masyarakat itu sendiri.Lalu ADA APA dengan ini SEBENARNYA?
Masalah utama tampak pada berada dipermukaan,tapi sebetulnya masalah yang benar-benar besar dalam MORAL dan ETIKA pada sebagian daerah di alam"Segepal Tanah Surga"ini,sebagian daerah remuk oleh moral dan etika adat dan istiadat di Kabupaten Kerinci.Hal ini diibaratkan 'Sebuah kapal besar yang mengarungi Samudra luas,lalu kapal itu bocor dan air masuk kedalam kapal tersebut,mengetahui hal ini malah berlari-lari dari kapal,dan bukannya salaing tolong menolong dalam kebersamaan kegotong royongan.Hal ini lah yang menjadi hambatan yang besar yang berasal dari sebagian daerah dari alam sakti Kerinci.Krisis moral sangat berpengaruh untuk perkembangan budaya,sejarah serta adat dan ekonomi kedepannya untuk Kabupaten Kerinci dan sekarang malah dikesampingkan oleh sebagian daerah di Kabupaten Kerinci
     Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan beberapa hal:
Secara etimologis pengertian moral dan etika pada hakikatnya sama kedua kata tersebut mempunyai arti  kebiasaan dant adat.
Pengertian moral dan etika adalah;
Nilai-nilai dan norma-norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau kelompok dalam mengarahkan tingkah lakunya.
Berdasarkan masalah dan prilaku yang dipaparkan diatas maka dapat dianalisa beberapa rumusan:
Apa ini moral dan etika?
Apa permasalahan yang terjadi saat ini pada generasi penerus dan pencetus komitmen baru untuk Kabupaten Kerinci?
3.Bagaimana cara mengatasi solusi untuk menindak lanjuti/mengatasi permasalahan ini?
Beberapa rumusan dapat diambil beberapa penjelasan yang telah dibuat 
antara lain;
1.Mengetahui makna moral dan etika
2.Mengerti bagaimana solusi cara menindak lanjuti masalah luntur(krisis)nya moral teraebut.
Prinsip moral dan etika dari bahasa lain moralitas membawa pengertian ajaran yang benar dengan buruknya sesuatu perbuatan,kelakuan,dan kewajiban.Sikap dan berkelakuan berdasakan asas-asas adat yaitu"Adat bersendi syarak dan syarak bersandi kitabullah",Syarak mangato adat memakai" keseluruhan dari moral etika yang buruk dan baik menuju pada konsep etika kemanusiaan yang di gunakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Story of Love

RE-REVIEW LOVING CUSTOMS IN DISCUSSION RETORICS  Writing about the introduction of this rhetoric of love, is one of the thoughts, exp...