Rabu, 25 Juli 2018

Larangan Durhaka kepada Ibu, Bapak Tips Islam


Anas r.a berkata: ada seorang laki-laki bernama Alqomah dimasa Rasulallah saw.Pemuda ini giat melakukan ibadah berupan shalat,puasa,sedekah,tiba-tiba ia sakit dan amat terberat sakitnya maka istrinya menyuruh memanggil Rasulallah saw.Menyatakan bahwa suaminya sakit keras dalam keadaan naza'(sakaratul maut),dan saya ingin menerangkan kepadamu keadaannya.Maka Rasulallah saw menyuruh Bilal bin Rabbah,Ali bin abi Tahlib,Salman dan Ammar r.a supaya pergi ketempat Alqomah dan memperhatikan bagaimana keadaannya,dan ketika telah sampai kerumah Alqomah mereka langsung masuk kepada Alqomah dan menuntunnya supaya membaca:"Laa Illaha Illallah",tetapi lidah Alqomah bagaikan terkunci tidak dapat mengucapkan kalimat itu,merasa bahwa Alqomah pasti akan meninggal,mereka menyuruh Bilal bin Rabbah supaya pergi memberi tahu hal itu kepada Rasulallah saw,Rasulallah saw langsung bertanya:Apakah ia masih mempunyai Ayah?Jawabnya:Ayah nya sudah meninggal sedangkan Ibunya masih hidup tetapi terlampau tua.Rasulallah saw bersabda kepada Bilal"Pergilah kepada Ibu Alqomah dan sampaikan salamku,dan katakan padanya:Jika kau dapat berjalan pergilah kepada Rasulallah saw dan jika tidak dapat Rasulallah saw  akan datang kesini.
Jawaban dari Ibu Alqomah saya lah yang berhak datang pada Rasulallah saw.Lalu mengambil tongkat dan berjalan hingga masuk ke rumah Rasulallah saw,dan sesudah memberi salam ia duduk dihadapan Rasulallah saw maka Rasulallah saw bertanya:
Beritakan yang sebenarnya kepadaku jika kau dusta kepadaku niscaya akan turun wahyu memberi tahu kepadamu,
Bagaimana keadaan Alqomah?rajin ibadah shalat,puasa,bersedakah sebanyak-banyaknya  sehingga tidak diketahui berapa banyaknya.
Rasulallah saw bertanya: Lalu bagaimana hubungan mu dengan anakmu? Jawaban dari Ibu Alqomah:
"Saya murka kepadanya,Mengapa?Karena ia mengutamakan istrinya dari pada AKU Ibunya dan menurut pada istrinya dan menentang AKU.
Maka Rasulallah saw bersabda:Murka Ibunya Alqomah yang membuat terkunci mulutnya dan lidahnya untuk mengucap:" Laa ilaha illallah"kemudian Rasulallah saw menyuruh Bilal mengumpulkan kayu sebanyak-banyaknya untuk membakar Alqomah dengan api itu maka Ibu Alqomah bertanya:Ya Rasulallah Saw putraku buah hatiku akan kau bakar dengan api didepanku,bagaimana dapat menerima hatiku.Rasulallah saw bersabda:
"Hai Ibu Alqomah sisa Allah lebih berat dan kekal,karena itu jika kau ingin Allah mengampunkan dosa anakmu,maka relakanlah ia(kau harus ridho padanya),demi Allah yang jiwaku ada ditangannya tidak akan berguna shalat,sedekahnya selama engkau murka kepadanya.Lalu ibu Alqomah mengangkat kedua tangannya dengan berkata:Ya Rasulallah saya mempersaksikan kepada Allah dilangit dan engkau Ya Rasulallah aku telah ridho terhadap Alqomah anakku.
Dan dengan itu Rasulallah menyuruh Bilal bin Rabbah untuk menyenguk Alqomah apakah sudah mengucapkan lapas" Laa Ilaaha Illallah atau tidak,kuatir kalau-kalau Ibu Alqomah mengucapkan itu karena malu kepada Rasulallah saw dan tidak dari hatinnya,ketika Bilal sampai dipintu rumah Alqomah tiba-tiba terdengar suara Alqomah membaca:"Laa illaha  illallah,lalu Bilal masuk dan berkata:"Hai orang-orang sesungguhnya murka Ibu Alqomah itulah yang menutup lidah Alqomah untuk mengucapkan kalimat tasbih dan syahadat,dan kini melepas lidahnya maka meninggallah Alqomah pada hari itu.Maka datanglah Rasulallah saw dan menyuruh supaya segera dimandikan dan dikafankan,lalu disembahyangkan oleh Rasulallah saw,dan sesudah dikubur Rasulallah saw berdiri diatas kubur sampai berkata:
"Wahai sahabat muhajirin dan anshar,siapa yang mengutamakan istri nya dari Ibunya" maka ia terkena kutukan(La'nat)Allah,Malaikat dan manusia semuanya,Bahkan Allah tidak menerima dari padanya ibadat fardhu dan sunnatnya.Kecuali jika bertobat-benar-benar kepada Allah dan berbuat baik terhadap Ibunya,dan minta kerelaannya,sebab ridho Allah dikaitkan dengan ridho Ibu,dan murka Allah juga didalam murka Ibu.
"Aniskurli waliwaa lidaaika ilaiyaal maasyir".
Artinya:
"Bersyukurlah padaku dan terhadap kedua ayah bundamu,kepadaKu-lah kamu akan dikembalikan".

Rasulallah Saw bersabda:
" Ridhallahi fi ridhal wilidhaini Wasuthullah fi Sukhthil waliwalidaini"
Artinya:Ridho Allah itu tergantung pada ridho kedua Ibu/Bapak.
Rasulallah Saw bersabda dengan artinya:
"Tiga macam dosa yang akan mensia-siakan(sehingga tidak berguna)segala amal-amal lainnya,yaitu:Syirik,mempersekutukan Allah,dan durhaka kepada kedua Ibu/Bapak(HR.At-Thabbrani).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tiga pembalap tercepat TDS(tour de singkarak)2019 Kerinci

Kerinci ,Pembalap tercepat TDS fokus untuk mempertahankan jersey tersebut. Bagaimanapun jenis dakian tanjakan, saya akan berupaya sem...