Langsung ke konten utama

MADUAMO TARIAN MISTIK KERINCI


Kabupaten Kerinci berada di Provinsi Jambi dengan jarak tempuh dari Jambi ke Kota Sungai Penuh Ibu Kota Kerinci lebih kurang 450 kilometer dengan jarak tempuh  7-8 jam perjalanan sedangkan jarak perjalanannya perjalanan dari padang 250 kilometer 6-7 jam jarak tempuh perjalanan,perjalanan menuju Kekerinci harus melalui jalan berliku dan juga mendaki.Dikawasan selatan Kerinci dengan berhawa panas dan ditanami padi dan kopi dan peladanga masyarakat.
Masyarakat Kerinci yang menghuni Kerinci sekarang adalah keturunan suku bangsa melayu tua yang menatap sejak zaman neolitikum
(8.000-7.000)tahun silam atau mungkin lebih jauh sebelum itu.
Kerinci memiliki kebudayaan,seni yang termasuk aksara dan bahasa Kerinci Ulu Kozok ahli aksara kunci sumatra asal Jerman pernah menemukan naskah melayu tertua abad ke 14 yang berasal dari kerajaan Dharmasraya,zaman aditya warman.
Alam Kerinci penuh dengan hutan dan jauh dari pusat kerajaan yang melindunginya,mungkin bisa menjelaskan mengapa megisme dahulu berkembambang di Kerinci.
Seni dan budaya sebelum masuknyanya islam ke alam Kerinci sangat kental sekali dengan unsur mistiknya yang menggunakan peranan mistik berupa mantra seperti"Tarian Nyahoa".
"Nyahoa merupakan syair mantra yang digunakan masyarakat dalam upacara adat di Kerinci pada masa dulu,yang menganut sistem kepercayaan animisme dan dinamisme." Nyohoa adalah kata seru untuk memanggil arawah roh-roh nenek moyang dan akan memasuki raga atau orang yang meminta pengobatan mekanisme kuno dari alam Kerinci.
Mari kita telusuri dari sebuah"Tarian Manduamo"dari mantra-mantra nyahoa
Tarian Manuamo merupakan salah satu tarian yang dipadukan menjadi satu dari mantra-mantra nyahoa dan sering sekali diperagakan pada acara-acara tertentu misalnya pada acara:
1.FMDK(Fesitifal Masyarakat Danau Kerinci).
Namun Pada minggu-minggu yang  kemaren dalam pergelaran lisan melayu Jambi tari Manduamo ditampilkan kembali dengan membuat para pengunjung terpukau oleh tarian "Maduamo" tersebut.

"Tarian Maduamo" merupakan sebuah tradisi mengalitik yang masih menganut kepercayaan kepada roh-roh nenek moyang.
Sebelum"Tarian Maduamo"di peragakan pihak penyelenggara,mempersiapkan suatu ritual segala kebutuhan untuk upacara "Tarian Maduamo", terutama wanita mempersiapkan bekal berupa bunga-bunga dari hutan Kerinci seperlunya dalam melakukan" Tarian Maduamo"untuk acara ritualnya tersebut.
Bunga-bunga dari hutan dipersiapkan dan dipersembahkan pada tetua adat atau juru kunci dari"Tarian Maduamo"ini.
Syarat-syarat tarian Maduamo:
1.Harus asli dari suku Kerinci asli,dalam peragaan"Tarian Maduamo".
2.Bunga-Buga yang berwarna-warni dari hutan Kerinci.
3.Dedaunan serta lemang nasi putih.
3.Ulu masakan(Gulai)dan disiapkan untuk menjadi sesajen,dan  kemenyan sebagai alat penyeru.

Kalau kita perhatikan dari segala aspek dari"Tarian Maduamo"merupakan salah satu unsur dinamisme dan animisme,namun kesemuanya itu merupakan peragaan yang langka dari alam sakti Kerinci.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kandungan dan khasiat buah kabau

KANDUGAN KABAU
Foddweninsit kabau : 100 gram
Bagian kabau yang dapat dikonsumsi(food edible) : 100 %
-Energi Kabau : 199 Kkl
-Protein.          : 6,4 gr
-Lemak.           : 1,1 gr
-Karbihidrat.   : 41gr
-Vitamin A.     : 0 IU
-Vitamin C.     : 0 mg
-Kalsium.        : 40 gr
-Fosfor.           : 108 mg
-Zat Besi.        : 1,8 mg
-Vitamin B.     : 0,03 mg




Kabau adalah sejenia buah petai dan jenkol kabau berupa bentuk buahnya yang lonjong,berbentuk seperti kacang polong,namun jika dibelah kulitnya berjejer beberapa buah,berkulit hitam dan berdaging hijau didalamnya,biasanya tanaman ini hidup didaerah hutan Sumatera dan Jawa.
Buah ini berbau tidak sedap seperti petai dan jengkol inilah yang menjadikan kabau dengan nama lain julang jaling tentu tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat Indonesia,namun kebanyakan orang suka lalap ini dikarenakan bau menyengat,buah ini berbau tajam dan mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan.

KHASIAT BUAH KABAU
-Mengatasi sembelit(susah buang air …

ADAT SEBENARNYA ADAT,ADAT YANG DI ADATKAN,ADAT NAN TERADAT,ADAT ISTIADAT DI ALAM KERINCI

"Tulisan yang dihimpun dari berbagai sumber mengenai seluk-beluk Adat sebenarnya,Adat yang di Adatkan,Adat yang ter Adat,dan Adat Istiadat di daerah Kerinci,Provinsi Jambi,yang belum banyak dipublikasikan,dengan harapan dapat bermanfaat,bagi pelestarian Adat dan Kebudayaan di Kabupaten Kerinci." Kabupaten Kerinci Berada di Provinsi Jambi mempunyai kebudayaan adat yang sangat kompoten di setiap daerah-daerahnya yang ada dengan berlandas dan bertumpu pada"Adat Bersandi Syarak,Syarak Bersendi Kitabullah","Syarak mangato Adat iyo Mamakai".Kerinci,Jambi berjarak 450 kilometer perjalanan dari  Kota Jambi dengan jarak tempuhnya sekitar 7 sampai delapan jam dengan menggunakan transportasi roda empat baik milik pribadi atau transportasi travel yang disewakan,perjalanan menuju Kabupaten Kerinci dengan jalannya sudah teramat bagus dan ketika sampai pada Gerbang Kabupaten Kerinci kita akan dapat melihat tulisan pada gerpang gapura dengan  tulisan"Selamat Dat…

TRAVEL CAHAYA KERINCI TERJUN KEJURANG|Agus Diar TV

Proses evakuasi Travel cahaya Kerinci




TRAVEL CAHAYA KERINCI MENGALAMI KECELAKAAN DAN TERJUN KEJURANG

Segala hal atas nama musibah tentu saja tidak kita inginkan dan kita undang kali ini musibah terjadi menimpa Travel cahaya Kerinci yang beralokasi dilahan panjang,kira-kira jm 02 dinihari 08/11/08.Travel Cahaya Kerinci mengalami oleng dan terjun kejurang dengan kondisi mobil travel yang memprihatinkan.Dari data yang didapat belum diketahui,jumlah dan penumpang pada Travel  Cahaya Kerinci. Sungguh kejadian memilukan bagi transportasi yang berada di Kerinci.Toh barangkali supir terlali lelah dalam mengemudikan Travel transportasi Cahaya Kerinci.Dengan kejadian ini pula mengingatkan pada semua sopir-sopir,agar mengemudikan kendaraan hendaknya berhati-hati.Agar kejadian yang menimpa Travel Cahaya Kerinci bisa menjadi contoh buat transportasi lainnya.Kejadian ini pula bukan hal yang disengaja,memang tiap-tiap musibah yang datang menimpa kita tidak mengetahui kapan dan dimana tempat dan wakt…