Jumat, 13 Juli 2018

MAKAM ANEH NENEK MOYANG TANJUNG PAUH MUDIK LIMA DESA KERINCI



      Dalam kurun sejarah banyak kita amati tentang pemakaman yang cukup tua dengan nilai mistis yang sangat tinggi,sehingga membuat kita sulit untuk mengetahui asal usul dari makam lama dahulu.Memang dalam era yang serba moderen sebagian orang yang mencintai sejarah masa dulu pada kampung halamannya tentu ingin menggali lebih banyak tentang keberadaan makam yang tanpa batu bijan,dengan menyelusuri alur sejarah dari makam tersebut.Salah satunya sebuah makam yang sangat tua terletak diperbukitan dilima desa Tanjung Pauh Mudik Kerinci.Makam ini yang lokasinya sangat berjauhan dengan pedesaan penduduk yaitu diatas perbukitan yang rumputnya menguning yang disebelah makan aneh ini mengalir air mata air yang tak kunjung kering bila kemarau panjang melanda suatu tempat dan makam aneh ini memiliki mistis yang luar biasa,bukan maksud dari penulis untuk  menjerumuskan pada kemusryikan melainkan penulis megkaji lebih banyak tentang keberadaan makam aneh tanpa batu bijan diperbukitan Tanjung Pauh Mudik Lima Desa.
Menyelusuri sejarah tentang sebuah makam ini perlu mempersiapkan diri dengan fisik yang kuat dikarenakan posisi makam aneh yang tanpa batu bijan ini membutuhkan 2-3 jam untuk sampai pada lokasi makam aneh ini.
Dan penulis sebelum menyelusuri posisi makam aneh diperbukitan pedesaan Tanjung Pauh Mudik Lima Desa memerlukan konsep orientasi letak posisi makam aneh tanpa batu bijan di perbukitan desa Tanjung Pauh Mudik Lima Desa.
Dengan menyelusuri hutan dan rimba serta diwarnai dengan semak belukar yang tumbuh disekitar makam aneh ini.
Tak lama setelah selesai menyelusuri tempat makam aneh ini ternyata makam aneh tersebut merupakan orang yang pertama hidup diperbukitan Tanjung Pauh Mudik Lima Desa,dulu  nama dari desa ini Tanjung Pauh.
Siapa yang mempunyai makam tanpa batu bijan tersebut?
Dan siapa nama penghuni makam keramat itu?
Ternyata penghuni makam tanpa batu bijan dipedesaan Tanjung Pauh Lima Desa ini ternyata orang yang pada saat dulu menyebarkan agama islam didesa ini,banyak tindak tanduk yang perlu ditelusuri,agar berita tentang makam aneh ini tidak menjadi pro dan kontra dikalangan masyarakat.
Makam aneh ini asal mulanya seorang yang sakti mandraguna dengan kedijakyaan ilmu yang dimilikinya dan beberapa peti emas lama yang ia tetap jaga sampai akhir hayatnya dan beliau juga berperan besar dalam pemberian nagari degan nama nagari Tanjung Pauh.Abad dan Tahun keberapa tidak penulis cantumkan karena tidak diizinkan oleh tetuah atau tokoh yang terpandang di lima desa ini.
Makam tanpa batu bijan itu bernama"Syeik Marullah"yang bergelar Depati Lima Nagari.
Yang sebagian dari sejarah beliau merupakan orang yang pertama hidup dipemukiman yang beralokasi diperbukitan Tanjung Pauh Mudik Lima Desa.
Dahulunya desa yang dihuni oleh masyarakat sekarang merupakan tempat aliran Danau Kerinci yang lama-kelamaan mengecil dan sampai pada daerah pedesaan bagian hilir.
Asal muasalnya mengeringnya danau dari desa Tanjung Pauh ini,"Syeik Marullah"ketika berwuduk pada danau itu waktu dulu ia bersua dengan dedemit(Mahkluk Astral)dari dasar danau, dengan kesaktian yang dimiliki oleh"Syeik Marullah"ia berhasil mendudukan dedemit(Makhluk Astral)dari dasar danau dan dengan satu permintaan supaya sebagian dari air mata air dari danau ditutup,dan Mahkluk Astral(dedemit)tersebit mengikuti titah dari"Syeik Marullah".
Maka mulailah masyarakat didesa Tanjung Pauh pada masa itu turun dari perbukitan dengan bercocok tanam sehingga pengaruhnya sangat besar pada masyarakat Tanjung Pauh Mudik Lima Desa sampai pada saat sekarang.
Dan Makam"Syeik Marullah"masih ada diperbukitan Tanjung Pauh Lima Desa di kerinci Provinsi Jambi dengan makam yang aneh tanpa batu bijan,Maksud"Syeik Marullah"agar makamnya tidak dibatu bijankan supaya anak-anak keturunannya tidak menyembah pada makam beliau.
Itulah maksud dari makam aneh tanpa batu bijan yang bersemayam diatas perbukitan dilima desa Tanjung Pauh Mudik Kerinci.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Story of Love

RE-REVIEW LOVING CUSTOMS IN DISCUSSION RETORICS  Writing about the introduction of this rhetoric of love, is one of the thoughts, exp...