Senin, 23 Juli 2018

SEJARAH SINGKAT MASUKNYA JEPANG KE ALAM KERINCI


Kota Sungai Penuh Kerinci ,Jambi mempunyai komunikasi radio,sebelum propaganda-propaganda jepang masuk ke Kerinci,levih dahulu tersiar serta menyebar dikalangan penduduk rakyat,rakyat pada masa itu belum banyak mempunyai alat komunikasi berupa radio,mengetahui propaganda-propaganda jepang melalui penduduk yang mempunyai radio di Kota Sungai Penuh,Tuan Niko seorang fhotograf yang bergaul dengan rakyat setempat turut menyebarkan apa yang diketahuinya dari radio jepang kepada penduduk.Dengan adanya propaganda-propaganda jepang melalui radio,dan kemudian oleh rakyat turut disebar luaskan,maka rakyat didaerah secara spontan menanggapi dengan perasaan lega,bahwa jepang akan mengusir belanda.Ketika tentara jepang masuk kedaerah ini propaganda-propaganda jepang terus berlangsung.Kepada penduduk dikabarkan jepang adalah saudara tua,yang akan membantu rakyat dan dijanjikan pula jepang bahwa barang-barang akan dijual murah.Sudah tentu dikalangan penduduk Kerinci terbius oleh propaganda jepang tetapi ada juga yang tidak menerima propaganda jepang tersebut secara wajar dan tetap mempunyai semangat nasionalisme dan patriotisme bangsa indonesia,yang berkeyakinan bahwa kemerdekaan diperoleh dengan kekuatan sendiri.
Waktu kedatangan Jepang
Adapun tentara jepang dipimpin oleh kolonel Namura masuk kedaerah Jambi,melalui Palembang dan Padang,Palembang jatuh ketangan tentara jepang pada tanggal 14 februari 1941 dari Palembang tentara jepang masuk kelubuk  linggau dan mengusai lubuk linggau pada tanggal 21 februari 1942.Jepang menduduki Muara Rapit tanggal 23 februari 1942 kemudian diikuti Sarolangun Rawas pada tanggal 24 februari 1942,Pasukan jepang masuk menyerbu Jambi,jepang menyerang pertahanan belanda dan dalam pertempuran tersebut menewaskan Kolonel Namura,dan diganti posisinya dibawah pimpinan Oreta dapat menduduki Jambi pada tanggal 4 maret 1942.
Padang diduduki jepang pada tanggal 17 maret 1942 setelah itu daerah Kerinci dimasuki oleh tentara  jepang yang datang dari Padang.
Semua Istilah pemerintahan diganti oleh jepang dengan bahasa jepang,keresdenan ditukar dengan Syu,residen disebut Syu,residen disebut syucokon,afde iing disebut bunsyu,yang dikepalai oleh bunsyu-co,oner-afdeling ditukar dengan gun,dengan demikian pada masa jepang di Jambi syucokan membawahi enam busyu-co yaitu:
1.Bunsyu-co Bungo berkedudukan di Muara Bungo.
2.Bunsyu-co-Tebo berkedudukan di Muara Tebo.
3.Bunsyu-co Kuala Tungkal berkedudukan di Kuala Tungkal.
4.Bunsyu-co Tembesi di Muara Tembesi
5.Bun-syu Sarolangun di Sarolangun
6.Bun-syu Bangko Berkedudukan di Bangko.
Sedangkan Bunsyo-co Kerinci termasuk Sumatra Barat syu,maka Bun-syu Kerinci berada dibawah Syu-cokan Sumatra Barat.Setiap Bunsyu-co sebagai sebagai pengganti kontelir dan kemudian membawahi pula  fuku-gun-co.Aparat selanjutnya adalah warga jambi dan mendapo Kerinci.
Dikerinci perlawanan rakyat sesudah proklamasi dilakukan karena kebenciannya terhadap tentara jepang yang bertindak sewenang-wenang selama pendudukannya.
Dengan tekad merdeka dan berdaulat,serangan rakyat dilakukan terhadap markas jepang di depan lapangan  merdeka,Sungai Penuh para pemimpin dari perlawanan rakyat Kerinci antara lain:
1.A Thalib,KH Adnan Thaib,KH Adanan Thaib Bakri,H.Muktaruddin dan H.Ridwan 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Maulid Nabi saw mengikuti akhlak Rasulallah Ustadz Roma Iswadi,MA

Kerinci ,Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Saw 1441H  yang bertempat di Surau Shilaturrahmi Pancuran Tiga Desa Tj. Mudik Ker...