Jumat, 27 Juli 2018

"SURVIVAL" DI ALAM KERINCI

     Jika anda seorang pecinta alam,mungkin tidak asing dengan nama"Survival" dengan teknik bertahan di alam bebas,hutan,rimba belantara.Namun
ada juga sebagian yang mengaku ada juga sebagian pecinta alam dan sering menjelajahi gunung,minim dengan pengetahuan dasar teknik tentang seperti ini,dan hasilnya adalah adanya kasus kecelakaan,di alam bebas.
Kelihatan memang hal ini agak sepele,namun sekali-kali jangan mengabaikan tentang pengetahuan dasar teknik bertahan hidup di alam seperti ini.
Kembali pada"SURVIVAL"yang di bahas bagaimana jika kita tersesat?atau bagaimana bila terjadi badai?atau hujan yang tak kunjung reda?Jadi pertualangan dan penjelajahan yang kita lakukan dihutan-hutan harus banyak sedikit kita mempunyai bekal pengetahuan tentang"SURVIVAL".


"SURVIVAL"adalah merupakan tujuan atau usaha untuk mempertahankan hidup dalam keadaan yang tidak diharapkan.Saat kita sesat dihutan.
" SURVIVAL"ini merupakan keadaan yang sifatnya terpaksa sebab-sebab terjadinya bisa kapan saja,karena keadaan alam(cuaca,dan medan)keadaan makhluk pada alam sekitar kita berupa tumbuhan dan bintang atau karena keadaan diri kita sendiri(Mental,Fisik,dan Kesehatan).
Teknik"SURVIVAL"ini merupakan wajib kita pelajari,kita terapkan,dan inginkan,bertahan hidup saat kondisi terburuk yang tidak dapat kita bayangkan  benar-benar terjadi menimpa kita pada waktun kita menjajaki,menapali bentang alam.
A.Pengetahuan tentang"SURVIVAL"
Survivor juga harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang teknik"SURVIVAL",misalnya membuat alat perlindungan(SHELTER seperti BIVAK).Cara memperoleh air,cara membuat api,cara mencari peetolongan,serta pengetahuan orientasi pada rentang medan alam.
B.Sikap Mental
Seorang"SURVIVAL"(pelaku SURVIVAL)harus memiliki sikap menthal yang kuat manakala berhadapan dengan kondisi kritis pada alam yakni memiliki semangat hidup,selalu percaya diri,berusaha untuk selalu menggunakan akal sehat dan berfikir dari pengalaman,serta memiliki pengetahuan tentang alam bebas tempat kita melakukan perjalanan.

C.Langakah-langkah yang perlu dilakukan
Selanjutnya kita akan membahas langkah-langkah yang perlu diambil untuk melaksanakan"SURVIVAL"ini:
Berikut adalah langkah-langkah"SURVIVAL":
-Melihat dan menganalisa kemampuan dan keadaan anggota.
-Mencari cara untuk mencoba berkomunikasi dengan pihak luar misalnya dengan menggunakan Hp.
-Mengkoordinasi anggota kelompok(jika perjalanan penjelajahan dilakukan secara berkelompok).
-Merencenakan perjalanan makanan(disesuaikan dengan jumlah anggota waktu"SURVIVAL").

-Mencari dan mendapat pertolongan.
-Membuat jejak dan mencari pertolongan.
Berusahalah untuk tetap tenang dalam menghadapi segala hal atau keadaan yang buruk  yang terjadi,menghindari hal yang memperburuk keadaan kita,persiapan selalu"SURVIVAL"dalam perencanaan peralatan yang kita bawa,hal ini akan sangat kita syukuri saat tiba-tiba keaadaan buruk yang menimpa.
Upaya pencegahan tentu lebih baik dari penanggulangan maka dari itu  persiapkanlah perencaanaan perjalanan dengan sebaik-baiknya,pelajari dan teliti,dan serius dalam berbagai informasi tentang distinasi tujuan kita,bekali diri dengan pengetahuan dan skill yang cukup
.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Story of Love

RE-REVIEW LOVING CUSTOMS IN DISCUSSION RETORICS  Writing about the introduction of this rhetoric of love, is one of the thoughts, exp...