Langsung ke konten utama

ADAT BERTANDANG YANG TELAH LUNTUR DI LIMA DESA TANJUNG PAUH KERINCI

Oleh: Agus Diar,Dalam memaparkan tentang tradisi bertandang ini bukan dari maksud penulis untuk membedakan adat loyalitas masyarakat yang ada di Kabupaten Kerinci,Jambi,namun penulis mengkaji dari aspek dan dampaknya yang fositif bagi masyarakat yang masih mempunyai tradisi turun-temurun dalam istilah bertandang atau bahasa lima desaTanjung Pauh Mudik butanda.Tentang penulisan artikel ini perlu dikaji dengan rasio yang sehat dengan wawasan yang timbul dengan ide-ide tentang pencetusan masalah bertandang didaerah-daerah Kerinci terkhusus pada daerah lima desa Tanjung Pauh Mudik,Kerinci,dikarenakan kebanyakan dari wanita atau gadis-gadis(cukup)umur masih berstatus mahasiswi pada perguruan tinggi.

Salah satu tradisi yang turun temurun yaitu Batandang dalam bahasa dusunnya butanda yang sejak zaman dulu menjadi tradisi yang kontefensional yang ada di Kabupaten Kerinci Jambi,dengan adat tradisi ini sang laki-laki bisa mengenal secara langsung dengan wanita dengan cara batandang atau butanda pada rumah kediaman wanita untuk mendapatkan respon yang baik dari wanita yang dicintainya dengan mengenalkan diri kepada orang tua wanita yang dicintainya dengan cara pendekatan dan memperkenalkan diri.Oleh karena itu dalam nilai-nilai dan norma-norma bertandang memiliki kebersamaan yang kuat antara laki laki dan wanita dengan keluarganya.Sejak dahulu batandang merupakan rutinitas bagi laki-laki mendatangi rumah wanita biasanya hal ini dilakukan setelah shalt isya dan jamuan makan malam bersama keluarga.Konsep butandang secara perlahan-lahan lenyap ditelan masa mungkin juga karena sesuatu hal atau kesibukan,didaerah Kerinci terkhususnya Tanjung Pauh lima Desa dulunya masih memakai tradisi bertandang.Secara garis besarnya penulis melakukan orientasi dengan paparan suatu pertanyaan mengapa adat butandang harus lunTUR?apa sebab ini terjaDi?Kita lihat pada permukaan permasalahan yang betul-betul bisa memprediksi tentang pangkal persoalan lunturnya adat bertandang padahal ini bisa dijadikan suatu prospek mumentum yang sangat religus menurut pandangan pada syariat dan etika agama islam dengan menyambung tali ukhuwah islamiah yang kuat.Dalam ini bertandang bukanlah suatu tradisi yang negatif menurut filsafah ilmiah malahan bertandang merupakan ciri khas dari suatu daerah di Kabupaten Kerinci,Jambi khususnya Tanjung Pauh lima desa.Hal ini barangkali bisa menjadi suatu reputasi yang menggarahkan pada etika atau nilai-nilai beserta norma-norma adat istiadat dan tradisi walaupun banyak dari sebagian masyarakat berpandangan tentang problematika bertandang pada konsepnya hal yang di anggap tabu.Bila kita menalaah tentang suatu argumen bisa saja tradisi dari adat-istiadat masa lampau di aktifkkan kembali dengan cara menjaga tali ukhuwah yang dibina secara garis besar.
FAKTOR EKSTEREN
Faktor ini  sangat berpengaruh besar dalam dominasi adat dalam bertandang dengan adanya suatu konsep yang bisa dijadikan moment dalam istilah bertandang,yang bisa dianggap sebagai budaya lama bisa tumbuh dan berkembang secara menyeluruh terhadap masyarakat didaerah-daerah Kerinci terutama pada lima desa Tanjung Pauh Mudik,Kerinci,ini merupakan sistim demensial sensitif terhadap pengembangan budaya bertandang disuatu wilayah atau daerah yang masih fanatik terhadap tradisi bertandang dari itu pula perlu dikaji secara menyeluruh dalam konsebilitas  problematika bertandang dengan istilah lazim disebut ngapel.
FAKTOR ENTEREN
Faktor ini memiliki kombinasi yang terpenting dalam adat bertandang dalam bahasa melayu tua(bahasa Indonesa) sebagai rutinitas yang konfensional menurut pandangan dari sebagian masyrakat yang mengangap tabu tentang genetitika adat bertandang di daerah Kabupaten Kerinci.Dalam penjabaran dalam hukum sebab akibat tidak mengandung hal yang negatif namun bisa jadi dalam pengamatan tradisi bisa saja sebagai hak priogatif masyarakat masing-masing di eja dari tradisi ini merupakan suatu aliran yang beraifat kekeluargaan serta tertentu tergantung pada aspek tradisi pada daerah-daerah yang disanyalir masih ada di Kabupaten Kerinci,dengan menjaga nilai-nilai luhur tradisi yang turun-temurun dari masa dulu dan setiap kita boleh berargument dengan komitmen masing-masing,dan pendahuluan permasalahan tentang hak bertandang itu merupakan seklemen dari sebuah perkenalan dan berakhir pada pernikahan dengan konsep individual dan tak bisa samakan dengan momentum sejarah di wilayah suatu daerah di Kabupaten Kerinci.Untuk lebih jelasnya kita harus lebih banyak melakukan orientasi yang objektif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kandungan dan khasiat buah kabau

KANDUGAN KABAU
Foddweninsit kabau : 100 gram
Bagian kabau yang dapat dikonsumsi(food edible) : 100 %
-Energi Kabau : 199 Kkl
-Protein.          : 6,4 gr
-Lemak.           : 1,1 gr
-Karbihidrat.   : 41gr
-Vitamin A.     : 0 IU
-Vitamin C.     : 0 mg
-Kalsium.        : 40 gr
-Fosfor.           : 108 mg
-Zat Besi.        : 1,8 mg
-Vitamin B.     : 0,03 mg




Kabau adalah sejenia buah petai dan jenkol kabau berupa bentuk buahnya yang lonjong,berbentuk seperti kacang polong,namun jika dibelah kulitnya berjejer beberapa buah,berkulit hitam dan berdaging hijau didalamnya,biasanya tanaman ini hidup didaerah hutan Sumatera dan Jawa.
Buah ini berbau tidak sedap seperti petai dan jengkol inilah yang menjadikan kabau dengan nama lain julang jaling tentu tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat Indonesia,namun kebanyakan orang suka lalap ini dikarenakan bau menyengat,buah ini berbau tajam dan mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan.

KHASIAT BUAH KABAU
-Mengatasi sembelit(susah buang air …

ADAT SEBENARNYA ADAT,ADAT YANG DI ADATKAN,ADAT NAN TERADAT,ADAT ISTIADAT DI ALAM KERINCI

"Tulisan yang dihimpun dari berbagai sumber mengenai seluk-beluk Adat sebenarnya,Adat yang di Adatkan,Adat yang ter Adat,dan Adat Istiadat di daerah Kerinci,Provinsi Jambi,yang belum banyak dipublikasikan,dengan harapan dapat bermanfaat,bagi pelestarian Adat dan Kebudayaan di Kabupaten Kerinci." Kabupaten Kerinci Berada di Provinsi Jambi mempunyai kebudayaan adat yang sangat kompoten di setiap daerah-daerahnya yang ada dengan berlandas dan bertumpu pada"Adat Bersandi Syarak,Syarak Bersendi Kitabullah","Syarak mangato Adat iyo Mamakai".Kerinci,Jambi berjarak 450 kilometer perjalanan dari  Kota Jambi dengan jarak tempuhnya sekitar 7 sampai delapan jam dengan menggunakan transportasi roda empat baik milik pribadi atau transportasi travel yang disewakan,perjalanan menuju Kabupaten Kerinci dengan jalannya sudah teramat bagus dan ketika sampai pada Gerbang Kabupaten Kerinci kita akan dapat melihat tulisan pada gerpang gapura dengan  tulisan"Selamat Dat…

TRAVEL CAHAYA KERINCI TERJUN KEJURANG|Agus Diar TV

Proses evakuasi Travel cahaya Kerinci




TRAVEL CAHAYA KERINCI MENGALAMI KECELAKAAN DAN TERJUN KEJURANG

Segala hal atas nama musibah tentu saja tidak kita inginkan dan kita undang kali ini musibah terjadi menimpa Travel cahaya Kerinci yang beralokasi dilahan panjang,kira-kira jm 02 dinihari 08/11/08.Travel Cahaya Kerinci mengalami oleng dan terjun kejurang dengan kondisi mobil travel yang memprihatinkan.Dari data yang didapat belum diketahui,jumlah dan penumpang pada Travel  Cahaya Kerinci. Sungguh kejadian memilukan bagi transportasi yang berada di Kerinci.Toh barangkali supir terlali lelah dalam mengemudikan Travel transportasi Cahaya Kerinci.Dengan kejadian ini pula mengingatkan pada semua sopir-sopir,agar mengemudikan kendaraan hendaknya berhati-hati.Agar kejadian yang menimpa Travel Cahaya Kerinci bisa menjadi contoh buat transportasi lainnya.Kejadian ini pula bukan hal yang disengaja,memang tiap-tiap musibah yang datang menimpa kita tidak mengetahui kapan dan dimana tempat dan wakt…