Kamis, 23 Agustus 2018

AIR YANG SUCI LAGI MENSUCIKAN

Bersuci dapat dilakukan dengan dua cara yaitu:

1.Air Mutlak
Air mutlak adalah air yang suci mensucikan yaitu:Air yang masih murni dan belum atau tidak dicampur oleh sesuatu(najis).Adapun air itu sendiri terdapat beberapa macam,diantaranya adalah:
a.Air Laut
Dari Abu Hurairah r.a ia menceritakan:
"Ada seseorang laki-laki bertanya kepada Rasulallah s.a.w Wahai Rasulallah,Kami berlayar di laut dan hanya membawa sedikit air sebagai bekal,jika kami pergunakan air tersebut untuk berwudhu' maka kami akan kehausan.Untuk itu,apakah kami boleh berwudhu' dengan menggunkan air laut?Rasulallah menjawab :Air laut itu suci dan mensucikan,dimana bangkai hewan yang berada didalamnya pun halal.(HR.Al-Khamsah).
Imam Tarmidzi mengatakan ini adalah hadist shahih,aku pernah bertanya kepada Muhammad bin Ismail Al-Bukhari mengenai hadist ini dan beliau mengatakan,bahwa ini adalah hadist shahih.
b.Air Hujan,Salju dan Embun
Allah Azza Wa Jalla berfirma:
" Dan Allah yang menurunkan kepada kalian air hujan dari langit",untuk mensucikan kalian.(Qs.Al-Anfal:11).
Allah Azza Wa Jalla berfirman:
"Dan kami turunkan dari langit air yang amat bersih.(Qs.Al-Furqan:48).
Pendapat mengenai kesucian air tersebut diatas yang dapat dipergunakan untuk bersuci juga disandarkan pada hadist dari Abu Hurairah r.a,dimana ia menceritakan:
" Apabila Rasulallah telah bertakbir didalam shalatnya,beliau berdiam sejenak.Lalu aku bertanya:Demi Ayah dan Ibuku,wahai Rasulallah,apa yang engkau baca tatkala berdiam diantara takbir dan bacaan Alfatihah didalam shalatmu?
Beliau menjawab AKU mengucapkan do'a Ya Allah,jauhkan antara AKU dan kesalahanku,sebagai mana engkau menjauhkan antara timur dan barat.Ya Allah,bersihkanlah kesalahan-kesalahanku sebagaiman kain putih yang dibersihkan dari kotoran,Ya Allah,bersihkan aku dari kesalahan-kesalahan dengan es,air, dan embun".(HR Jamaah,kecuali Imam At-Tirmidzi).
Demikian halnya dengan air laut,sumber-sumber air,telaga dan sungai.
c.Air Zam-zam
Pendapatbini berdasarkan pada hadist dari Ali bin Abi Thalib r.a:
"Bahwa Rasulallah pernah meminta diambilkan satu wadah air zam-zam,lalu beliau meminum sebagian dari air tersebut dan berwudhu' dengannya.(HR.Ahmad).

d.Air yang berubah karena tidak mengalir
Air jernih ini yang sebabkan tempatnya,atau karena bercampur dengan sesuatu yang memang tidak bisa dipisahkan dari air itu sendiri,seperti lumut atau daun yang berada dipermukaan air,dalam hal ini para ulama berpesepakat menyebutnya sebagai air mutlak.

2.Air yang tercampur oleh sesuatu yang suci
Sesuatu yang suci misalnya sabun,minyak za'faran,yepung dan lain-lain sebagainya yang memang secara zat ia terpisah dari air,maka hukum air tersebut adalah suci selama ia terjamin kemutlakannya.Jika telah keluar dari kemutlakannya,dimana maka air tersebut tetap suci akan tetapi tidak dapat mensucikan.Pendapat ini didasarkan pada hadist dari Ummu'Athiyyah yang menceritakan;
" Rasulallah s.a.w masuk kedalan rumah kami ketika putrinya zainab,meninggal dunia.Lalu beliau berkata:Mandikan ia tiga atau lima kali atau lebih,,jika menurutmu itu lebih baik,dengan air serta daun bidara.Pada basuhan yang terakhir campurkan dengan kapur barus atau sedikit kapur barus.Jika telah selesai,
maka beritahukan kepadaku.Setelah selesai memandikan Zainab,kami memberitahukan kepada Rasulallah,kemudian beliau memberikan kain kepada kami seraya berkata:Pakaikan kain ini pada tubuhnya.(HR.Jama'ah).

Seorang mayit tidak boleh dimandikan kecuali dengan air yang dapat mensucikan diri yang masih hidup.Menurut riwayat Imam Ahmad dan Ibnu Khuzaimah dari Ummu Hani,
bahwa Rasulallah s.a.w pernah mandi dengan Maimunah dalam satu bejana,semacam ember,yang didalamnya terdapat bekas tepung.
Keterangan yang terdapat pada kedua hadist tersebut diatas menyatakan,bahwa air yang secara tidak sengaja mengandung campuran.Namun,campuran tersebut tidak sampai menghilangkangkan status atau sebutan sebagai air mutlak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Get to know women who are to be proposed in Islam

 KNOWING WOMEN   WHICH WILL BE HUNGER   BEFORE MARRIAGE.   Application is the first step of a marriage. This has been prescribed b...