Selasa, 07 Agustus 2018

ALAM BUNIAN HIMBOE BUKIT BATOE TANJUNG PAUH KERINCI

Penulis mengungkap tentang fenomena alam Bunian disalah satu daerah yang makmur di salah satu desa di daerah Kerinci,Jambi yaitu Tanjung Pauh Mudik Lima Desa.
Oleh:Agus Diar,


Alam bunian merupakan dua alam yang memisahkan antara alam ghaib dengan alam manusia,dimana alam tersebut merupakan anugerah yang tiada dapat diukur dengan bilangan atau hitungan apapun yang ada di permukaan bumi.Alam bunian dihuni oleh makhluk bunian yang berupa Peri,Mamba,Jin dan mhkluk-mahkluk halus lainnya yang selalu ingin mencocok kan kehidupan alamnya dengan alam manuisia.Dengan bekal penjelajahan penulis melakukan orientasi terhadap adanya alam bunian yang lama tersembunyi dengan sebuah cerita yang menarik yaitu alam bunian himboe bukit Batoe Tanjung Pauh Mudik Kerinci.
Himboe dalam bahasa melayu tua atau bahasa indonesia di artikan dengan kata hutan/rimba sedangkan Batoe diartikan dengan arti batu.Dan dapat diistilahkan dengan secara etimologi sebuah kumpulan kalimat yang mendominasikan pada sebuah kisah pada daerah-daerah tertentu terkhususnya di lima desa Tanjung Pauh Mudik,Kerinci,Jambi,Indonesia.
Alam Bunian Himboe Batoe terletak pada sebuah perbukitan yang masih begitu asri dengan hutan tropisnya yang masih menghijau dan terjaga dengan baik oleh masyarakat setempat dengan luas 4.200 kilometer pada bentang alam termasuk kawasan hutan Taman Nasional Kerinci Seblat(TNKS).Alam bunian pada hutan Batu tersembunyi rapi dibalik hutan tersebut dengan nuansa yang mengandung mistis dari sebuah kehidupan para Peri,Mamba dan mahkluk-mahkluk astral lainnya dan anehnya makhluk bunian atau astral pada hutan bukit batu yang terletak diatas pemukiman warga ini,tidak pernah mengusik dan menganggu ketentraman penduduk yang makmur dan termasuk memiliki otonom yang maju di Kabupaten Kerinci.
Dengan mengulas sedikit banyak nya informasi tentang keberadaan alam bunian bukit batu pada daerah ini,penulis menggali bagai mana asal usul alam bunian bukit batu pada masa dulu.
Bukit batu pada masa dulu dihuni oleh mahkluk pertama yang hidup didaerah Lima desa Tanjung Pauh Mudik yang terletak di atas pemukiman masyarakat dan tempat ini masih tertata dengan rapi dengan hutan asri dan alamnya yang juga eksotis dengan hijau ranaunya perbukitan di daerah ini.Hutan Batu konon menurut cerita yang telah ada di daerah ini merupakan salah satu hutan yang pada masa dahulu jauh dari masa cerita Sigindo dan depati di alam Kerinci.Penghuni alam bunian Bukit Batu di desa Tanjung Pauh Mudik mempunyai gebang tersendiri dan tak pernah tersirat maupun tersurat oleh sebagian peneliti alam Kerinci pada desa ini.Padahal jauh-jauh hari banyak batu-batu besar di perbukitan pedesaan diatas bukit yang memiliki nilai bersejarah yang sangat berharga namun tidak dilakukan penggalian arkeologisnya dengan letaknya yang strategis lambat laut batu-batu dari alam bunian tersebut lenyap padahal dengan ilmu pengetahuan ilmiah para penghuni alam bunian yang ada dibukit batu Tanjung Pauh Mudik Lima Desa secara tidak langsung mengenalkan diri pada manusia dan alam sekitar dengan batu-batu besar yang mereka tampakkan pada alam nyata.
Alam Bunian Bukit Batu Tanjung Pauh Mudik dihuninoleh berbagai makhluk bunian yang tak pernah mengusik ketentraman kehidupan masyarakat di karenakan pada pemukiman ini adalah mayoritas orang yang taat pada agama.Para penghuni alam bunian ingin mencontohkan cara hidup pada warga yang bermukim di bawah bukit batu alam bunian,terkadang timbul pertanyaan bahwa mereka merupakan mhkluh halus alam kayangan yang ingin bersahabat langsung dengan penduduk pedesaan setempat,karena ketaatan warga pada bidang agama dan ilmu pengetahuan lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tiga pembalap tercepat TDS(tour de singkarak)2019 Kerinci

Kerinci ,Pembalap tercepat TDS fokus untuk mempertahankan jersey tersebut. Bagaimanapun jenis dakian tanjakan, saya akan berupaya sem...