Minggu, 05 Agustus 2018

FLORA DAN FAUNA ALAM KERINCI

Pagi yang teramat dingin menusuk sum-sum tulang pada tubuh penulis menyelusuri lekuk keindahan panorama alam Kerinci yang membentang luas.Dari kejauhan terlihat fenomena alam yang alami pada sebuah perbukitan yang jauh dari pemukiman penduduk sungguh warna alam yang sangat memukai pada hari itu sabtu(04/08/2018) penulis mulai melangkah pada bentang alam yang memiliki bermilyaran makna yang terkandung di dalamnya"bentang luas alam Kerinci"menjadi soko guru pengetahuan yang bermanfaat dengan menjiwai realita pada alam semesta yang suaka alamnya begitu sangat alami dan hutan tropis yang mengelilingi.Secara perlahan penulis menjajaki posisi rentang alam Kerinci dan lebih 20 % alam Kerinci ditutupi oleh taman nasional Kerinci(TNKS) berupa hutan dan cagar alam dengan habitat hutan yang masih asri.
Taman nasional(TNKS)berisi banyak tentang hewan-hewan liar yang sangat unik dijaga dipelihara dan dikelola oleh departemen konservasi alam Kerinci.Dan alam Kerinci menyediakan peluang untuk beragam jenis hewan termasuk lintas alam motor croos(tak-tak)yang dilakukan oleh anak-anak muda yang seumuran dengan saya,sungguh unik.Alam yang begitu memukai menawarkan sejuta kemauan bagi para jelajah bentang alam Kerinci.
Kita akan terpesona oleh hutan yang asri yang menakjubkan yang senantiasa hijau yang tumbuh menutupi rimbunnya hutan beragam jenis pakis dan ditumbuhi oleh lumut disekitarnya yang didalamnnya hidup berbagai populasi hewan yang salah satunya"HARIMAU SUMATERA)"atau dalam bahasa disebut"PANTHERA TIGRIS)"didunia yang masih bertahan hidup.Harimau Sumatera termasuk satwa langka yang merupakan satu-satunya" SUB SPISIES"harimau Bali(PANTHERA TIGRIS BALICA)dinyatakan telah mengalami kepunahan.
Harimau dipercaya merupakan hewan pemangsa zaman purba yang dikenal sebagai(MIACID) yang hidup pada akhir zaman(CREATA CEOUS)kira-kira 65-0 juta tahun yang silam semasa(DINOUSAURUS)di Asia Barat dan seterusnya ke Asia Tenggara dan kepulauan Indonesia sebagian nya bergerak kebarat Hindia 
Harimau Sumatera dipercaya terasing ketika permukaan air laut pada 6.000 hingga 12.000 tahun silam.Uji ginetik mutakhir telah mengungkapkan tanda-tanda ginetik yang unik yang merupakan"SUPSPESIES"harimau lainnya dan sangat mungkin berkembang menjadi SPESIES terpisah bila berhasil lestari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Prohibited from applying for the woman proposed

FOR HIBITION OF APPLYING MUSLIM WOMEN WHO ARE APPLYED  A Muslim is not permitted to propose a woman who has been proposed by his fell...