Selasa, 14 Agustus 2018

PROSES TENDER PROYEK

Oleh : Agus Diar,


-Pembuatan kontrak kontruksi
-Klarifikasi hasil negosiasi
-Pembuatan risalah rapat dan penjelasan tentang proyek yang akan dikerjakan
-Penitia lelang membuat memo kepada kontraktor yang ditunjuk
-Kontraktor memasukkan surat penawaran kontruksi.


Isi Kontraktor kerja konstruksi
Dokumen kerja konstruksi harus dibuat selengkap mungkin sehingga setiap masalah yang muncul dikemudian hari dapat dipecahkan dengan berpedoman dengan buku kontrak yang sudah disepakati sebelumnya,hal-hal yang tercantum dalam kontrak kerja konstruksi lain adalah:
-Harga borongan
-Penyediaan lokasi pekerjaan atau lapangan 
-Ruang lingkup tugas pekerjaan
-Para pihak bersefakat
-Ruang lingkup tugas dan pekerjaan
-Penyesuain dan konpensi kerja
-Asuransi
-Tugas dan wewenang di lapangan
-Jaminan pembayaran
-Cara pembayaran
-Tugas dan wewenag direksi lapangan
-Tanggung jawab umum kontraktor 
-Sub Kontraktor
-Penyelesaian pekrjaan
-Penutup cara akemendum dan pengajian hal-hal yang lain yang tercakup kedalam kontraktor
-Lampiran berisi scedule, struktur organisasi risalah-risalah, rapat, dokumen RKS gambar dan lain-lain.


Dokumen-dokumen diatas hanya sebagai contoh yang dalam kondisi sebenarnya dapat dikurangi atau ditambahkan dengan isi kontraktor lainnya.
Isi dokumen kontrak kerja konstruksi menyesuaikan kesepakatan pihak-pihak yang melakukan kontrak kerja konstruksi sehingga tidak ada pihak yang dirugikan dalam pelaksanaan proyek konstruksi.

Kegiatan Tender proyek pemerintah sesuai keputusan presiden no 80 tahun 2003,beserta perubahan hanya seperti ditunjukkan pada gambar 1.19 dibawah ini meliputi


1.Evakuasi tender
Yang ditentukan oleh pihak penitia dalam suatu rapat hasilnya di umumkan kepada seluruh peserta tender.

2.Pemasukan Penawaran
Melalui tahapan-tahapan perhitungan volume,perencanaan methode pelaksanaan perhitungan biaya langsung,perhitungan,harga penawaran dan penyiapan dokumen-dokumen sebagai lampiran.
3.Pembukaan dokumen penawaran
Pada waktu yang telah ditentukan dihadapan peserta tender penitia,menyatakan saat penyampian dokumen penawaran telah ditutup,kemudian dilanjutkan dengan pembukaan dan penawaran masuk sesuai dengan sisstem yang ditetapkan.
4.Peninjauan lapangan(Site Visite)
Dilakukan untuk membuat dasar pembuatan methode pelaksanaan kegiatan pekerjaan(contruksion methode)untuk menyusun penawaran yang benar.
5.Prakualifikasi
Kegiatan untuk menyeleksi pelelangan yang memenuhi persyaratan bagi proyek yang ditentukan.
6.Undangan tender
Untuk peserta lelang yang lulus prakualifikasi menerima undangan untuk menerima pelelangan.
7.Evakuasi tender dan klarifikasi
Yang akan memberikan tambahan penjelasan tentang penawaran,biasaya disampaikan kepada peserta tender secara bergantian,dari hasil klarifikasi ini panitia membuat evakuasi untuk menetapkan pemenang tender.
8.Penetapan calon pemenang(letter of intern)
Yang ditentukan oleh penitia dalam suatu rapat.Hasilnya diumumkan kepada peserta rapat.

Demikianlah tentang penjelasan proses proyek tender dan semoga bermanfaat dan menambah wawasan bagi anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Story of Love

RE-REVIEW LOVING CUSTOMS IN DISCUSSION RETORICS  Writing about the introduction of this rhetoric of love, is one of the thoughts, exp...