Langsung ke konten utama

RAHASIA YANG TERKANDUNG DALAM IBADAH SHALAT

Pada kesempatan ini saya ingin meninjaunya dari sudut lain tentang ibadah shalat dengan pengaruhnya terhadap pembinaan umat.


a.Rahasia ucapan-ucapan dalam shalat
Apabila kita amati dan cermati ucapan-ucapan dalam shalat,mulai dari do'a iftitah,bacaan Alfafihah sampai pada ucapan-ucapan ketika rukuk dan i'tidal(bangkit dari rukuk)sujud,duduk diantara dua sujud dan lain-lain,ternyata semuanya mengandung filosofi yang penting yang dapat dijadikan pegangan dan acuan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Dalam do'a iftitah umpanya,kita berikrar status kita sebagai mahkluk ketika berhadapan dengan Allah sebagai Al-Khalik dan kita berjanji setia kepadanya,dengan mengucapkan
"Inna Sholatii wanusukii wamaaya wamaatii lillaah hirobbil 'aalaamiin"
yang artinya: Sesungguhnya shalatku,ibadahku,hidup dan matiku adalah untuk mengabdi secara totalitas kepada Allah Tuhan semesta alam.
Lebih jauh ucapan-ucapan yang terkandung dalam ibadah shalat itu dapat disimpulkan menjadi tiga yaitu.
1.Pengharapan dan kepercayaan menghadapi kehidupan duniawi dan ukhrawi.
2.Pengakuan terhadap kelemahan dan kekurangan insani(manusia)dan
3.Pengakuan terhadap kebesaran,kekuasaan,kekayaan,kerahmanaan dan kerahiman ilahi serta kesaksian(pengakuan)terhadap kerasulan Rasulallah Muhammad s.a.w.

Ibadah shalat itu menumbuhka. kesadaran manusia terhadap kesempurnaan dan kelebihan Allah Azza Wa Jalla,menambah keinsafannya bahwa kekuasaan dan kekayaan yang ada pada manusia hanyalah laksana sebutir pasir yang amat kecil dipadang sahara yang terbentang amat luas.
Adapun keyakinan berkenaan dengan pengakuan manusia terhadap kelemahan dan kekurangan insani,mendorong manusia untuk melengkapi kekurangan-kekurangan yang bersifat material maupun kekurangan-kekurangan yang bersifat spritual.
Salah satu penyakit jiwa manusia yang berbahaya ialah menganggap dirinya sendiri serba cukup,tidak merasa perlu menyempurnakan penyakit membuat manusia menjadi pasif,statis(tidak dinamis)dan progresif.
Adapun intisari dari nilai-nilai yang ketiga yaitu menambah pengharapan dan kepercayaan manusia untuk menghadapi kehidupan yang akan datang(ukhrawi)adalah merupakan satu stimulan(dorongan)untuk mencapai sukses pada kehiduoan ini.
Sebagian besar ucapan-ucapan dalam shalat itu merupakam do'a pemohon dan pengharapan.Permohonan dan pengharapan itu dibalut dengan kepercayaan yang penuh opgimis akan diperkenankan oleh yang Maha Mendengar(As-Sami'),Maha Pemurah(Ar-Rahman),dan Maha Pemberi(Al-Wahab)ketika membaca surat Al-Fatihah,manusia memohon supaya diberi petunjuk oleh Allah jalan yang lurus dan dihindarkan dari jalan yang sesat.Ketika duduk diantara dua sujud manusia munajat supaya diampuni,disayangi,dimaafkan,dinaikkan,derajatnya dan sebagainya.Semua do'a yang diucapkan dengan keyakinan yang bulat bahwa Allah akan mengabulkannya.Kepercayaan itu tidaklah seperti bertepuk sebelah tangan tetapi berlandaskan kepada janji ilahi,sebagaimana tertera dalam kitab suci Al-Qur'an.
"Ud'uunii Astajib Laakum"
Artinya:"Berdo'alah kepadaku niscya aku perkenankan do'a itu.(QS.Al-Mukmin:60).
Bacaan-bacaan yang diucapkan dalam shalat adalah berbahasa arab,mungkin timbul pertanyaan jika hakikat shalat itu merupakan do'a(permohonan),mengapa bacaan-bacaan shalat tidak menggunkan bahasa sendiri-sendiri?Bukankah yang demikian lebih dapat dipahami sehingga lebih mantap dan meresap?

Disini perlu saya kemukakan pada kesempatan yang baik ini bahwa setiap do'a yang diucapkan kepada Allah pada dasarnya boleh saja diucapkan kepada Allah pada dasarnya boleh saja diucapkan bahasa kita sendiri,bahasa Indonesia.Tetapi mengenai ucapan-ucapan shalat,sama sekali menggunakan bahasa Al-Qur'an(bahasa Arab),sebab ia mempunyai fungsi dan sifat khusus lagi mengandung hikmah yang dapat dijangkau oleh akal dan pikiran(logika)kita.

Seperti diketahui bahwa shalat adalah ibadah yang diwajibkan setiap pemeluk agama islam tanpa memandang kebangsaan,bahasa dan status sosialnya.
Kemudian beliau menjelaskan bahwa memang ada sebuah riwayat yang menerangkan bahwa seorang ulama fiqih yang bernama Imam Abu Hanifah(Wafat,150 H/767M)pernah mefatwakan bahwa bacaan dalam shalat boleh dengan mengggunakan bahasa Al-Qur'an(bahasa Arab).

PENGARUH SHALAT DALAM PEMBINAAN
Walaupun shalat dilakukan secara sendiri-sendiri(furada) tetapi diutamakan dilakukan berja'maah di Masjid atau Mushalla.Dilihat dari sudut ini shalat berjamaah,memiliki nilai pahala berjama'ah dua puluh tujuh kali lipat dari pada shalat sendiri-sendiri.
Dalam sebuah hadist Rasulallah s.a.w:
"Sholatul Jamaa'ati tupdhulu sholatul fassi bisam'in wasiriina darajatan."(HR.Imam Bukhari)dari Abdullah bin Umar r.a.

Beberapa orang yang tinggal dalam suatu lingkungan mengadakan shalat berjama'ah lima kali dalam sehari semalam,setiap hari jum'at beberapa orang yang berasal dari beberapa lingkungan sosial mengadakan shalat berjama'ah.
Persamaan dan persaudaraan yang tumbuh dalam shalat secara tioritis,tetapi diusahakan agar shalat hendaknya tidak hanya bersifat teoritis,tetapi diusahakan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kandungan dan khasiat buah kabau

KANDUGAN KABAU
Foddweninsit kabau : 100 gram
Bagian kabau yang dapat dikonsumsi(food edible) : 100 %
-Energi Kabau : 199 Kkl
-Protein.          : 6,4 gr
-Lemak.           : 1,1 gr
-Karbihidrat.   : 41gr
-Vitamin A.     : 0 IU
-Vitamin C.     : 0 mg
-Kalsium.        : 40 gr
-Fosfor.           : 108 mg
-Zat Besi.        : 1,8 mg
-Vitamin B.     : 0,03 mg




Kabau adalah sejenia buah petai dan jenkol kabau berupa bentuk buahnya yang lonjong,berbentuk seperti kacang polong,namun jika dibelah kulitnya berjejer beberapa buah,berkulit hitam dan berdaging hijau didalamnya,biasanya tanaman ini hidup didaerah hutan Sumatera dan Jawa.
Buah ini berbau tidak sedap seperti petai dan jengkol inilah yang menjadikan kabau dengan nama lain julang jaling tentu tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat Indonesia,namun kebanyakan orang suka lalap ini dikarenakan bau menyengat,buah ini berbau tajam dan mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan.

KHASIAT BUAH KABAU
-Mengatasi sembelit(susah buang air …

ADAT SEBENARNYA ADAT,ADAT YANG DI ADATKAN,ADAT NAN TERADAT,ADAT ISTIADAT DI ALAM KERINCI

"Tulisan yang dihimpun dari berbagai sumber mengenai seluk-beluk Adat sebenarnya,Adat yang di Adatkan,Adat yang ter Adat,dan Adat Istiadat di daerah Kerinci,Provinsi Jambi,yang belum banyak dipublikasikan,dengan harapan dapat bermanfaat,bagi pelestarian Adat dan Kebudayaan di Kabupaten Kerinci." Kabupaten Kerinci Berada di Provinsi Jambi mempunyai kebudayaan adat yang sangat kompoten di setiap daerah-daerahnya yang ada dengan berlandas dan bertumpu pada"Adat Bersandi Syarak,Syarak Bersendi Kitabullah","Syarak mangato Adat iyo Mamakai".Kerinci,Jambi berjarak 450 kilometer perjalanan dari  Kota Jambi dengan jarak tempuhnya sekitar 7 sampai delapan jam dengan menggunakan transportasi roda empat baik milik pribadi atau transportasi travel yang disewakan,perjalanan menuju Kabupaten Kerinci dengan jalannya sudah teramat bagus dan ketika sampai pada Gerbang Kabupaten Kerinci kita akan dapat melihat tulisan pada gerpang gapura dengan  tulisan"Selamat Dat…

TRAVEL CAHAYA KERINCI TERJUN KEJURANG|Agus Diar TV

Proses evakuasi Travel cahaya Kerinci




TRAVEL CAHAYA KERINCI MENGALAMI KECELAKAAN DAN TERJUN KEJURANG

Segala hal atas nama musibah tentu saja tidak kita inginkan dan kita undang kali ini musibah terjadi menimpa Travel cahaya Kerinci yang beralokasi dilahan panjang,kira-kira jm 02 dinihari 08/11/08.Travel Cahaya Kerinci mengalami oleng dan terjun kejurang dengan kondisi mobil travel yang memprihatinkan.Dari data yang didapat belum diketahui,jumlah dan penumpang pada Travel  Cahaya Kerinci. Sungguh kejadian memilukan bagi transportasi yang berada di Kerinci.Toh barangkali supir terlali lelah dalam mengemudikan Travel transportasi Cahaya Kerinci.Dengan kejadian ini pula mengingatkan pada semua sopir-sopir,agar mengemudikan kendaraan hendaknya berhati-hati.Agar kejadian yang menimpa Travel Cahaya Kerinci bisa menjadi contoh buat transportasi lainnya.Kejadian ini pula bukan hal yang disengaja,memang tiap-tiap musibah yang datang menimpa kita tidak mengetahui kapan dan dimana tempat dan wakt…