Jumat, 03 Agustus 2018

SEJARAH KERINCI SYEIK RAO(SYIAK RAO)

Syiak Rao dilahirkan dari pasangan ayah yang pertama yang bernama Tarung sedangkan Ibu yang bernama Mahtinggi,pada masa remaja Syiak Rao mendalami Islam disurau Tuanku nan Tuo dan setelah mendalami ilmu fhiqihul islam dengan predikatnya sangat memuaskan dia dianugrahi gelar Fakih Muhammad Syiak Rao menikah dengan seorang Putri dengan yang dipertuan Rao,karena mertuanya penganut wahabi dan tidak bersemangat dalam menentang penjajah koloneal belanda maka pemimpin pemerintahan diambil oleh menantunha Syiak Rao kemudian bergelar dengan Depati Rao.Syiak Rao meeupakan seorang ulama yang besar dan disegani oleh masyarakat pada masa itu karakteristik Syiah Rao sangat memiliki budi pekerti yang luhur dengan perannya dalam masyarakat dalam menyiarkan Islam pada tahun 1833 di Pulau Sumatra yang pada masa tersebut merupakan masa gencar-gencarnya penjajahan koloneal beland di wilayah Indonesia Syiak Rao mempunyai komitmen bahwa dengan melawan belanda yang dihimpun oleh rakyat mengempur pasukan koloneal belanda Letnan Beveer vool dan memukul mundur pasukan belanda dengan semangat juang gerilya yang sangat tinggi.
Syiak Rao setelah itu memohon diri untuk menunaikan haji pada tahun 1838 dan menyerahkan pucuk pemerintahan kembali pada yang di pertuan Rao.
Kajian ini terimpirasi semenjak keterlibatan penulis mengkaji biografi dan pemikiran Politik.
SYEIK RAO SEPINTAS LALU
RAO yang dimaksud dalam penulisan ini adalah Rawa-rawa dalam lingkungan Bukit Barisan,berbagai daerah yang luas Kubu Sutan,Selayang Muaro,Sipongi(disebut dengan versi lama rao)yang terletak di tengah Pulau Sumatra).Yang dimaksud dengan orang Melayu Rao.Rao adalah sebuah tamadun yang tua,terdapatnya berbagai bukti yang ditemukan berupa candi-candi.Cerita tentang Rao banyak terdapat dalam versi belanda.
Rao terdapat disebuah benteng Amorogen yang menyaksikan pertempuran sengit penjajah belanda dengan pribumi yang dipimpin oleh Syiak Rao di zaman silam,adalah salah satu wilayah di Sumatra yang terdapat tambang emas terbesar .Masyarakat suku melayu Rao(Rawa)telah berhijrah kemalaya pada abad ke 5.Paktor penghijraan besar orang-orang  Rao adalah disebabkan oleh koloneal belanda pada tahun 1833,dan tanggal beserta asal-usulnya Syaih Rao banyak menimbul kontra Versi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tiga pembalap tercepat TDS(tour de singkarak)2019 Kerinci

Kerinci ,Pembalap tercepat TDS fokus untuk mempertahankan jersey tersebut. Bagaimanapun jenis dakian tanjakan, saya akan berupaya sem...