Kamis, 20 September 2018

PEMBUNUH BAYARAN BERDARAH DINGIN


RESONANSI PEMBUNUH BERDARAH DINGIN
Hidup memang merupakan perjuangan yang keras,yang bisa menjadi prospek tersendiri bagi setiap orang.Kriminalitas berupa pembunuhan terjadi akibat faktor ekonomi,dan kurangnya lapangan pekerjaan,sebagian orang mensinyalir dengan jalan yang negatif,mengorban jiwa orang lain atau diri sendiri,boleh jadi ini merupakan faktor fyisikologis kejiwaan,yang menganggap semua itu adalah benar.literatur dengan konsep yang kurang berfikir secara efektif hal ini bisa menjadi dorongan untuk melakukan inflakasi yang negatif,apa yang dilihat dan diamati semuanya memiliki konsepsional yang tinggi.Lalu mengapa ketika sebagian orang mengambil jalan pintas untuk terjun di salah satu Gankster yang membunuh tiap lawan tanpa ampun.Penembakan,pembenggalan kepala(Mutilasi)seperti hewan yang tak mempunyai pikiran.
Perlu kita sadari hidup memang perjuangan yang keras,namun dengan hal yang demikian jadikanlah kehidupan sebagai inspirasi untuk orang lain dari segi yang dinamis dan harmonis.Agar terhindar dari realitas kehidupan yang semau-semau gue yang bertindak secara otoriter tanpa ampun terhadap lawan,sikut kiri kanan demi sebuah uang dalam istilah time is money(waktu adalah uang).Apakah faktor ini bisa terhenti?Apakah hidayah akan datang dengan sendiri tanpa dicari?

GANK STER BERDARAH DINGIN
Memang semua yang kita lihat tidak semestinya harus dinasehati,kita toh tahu sisi baik ataupun sisi buruk,sama dengan orang yang berpendidikan belum tentu semuanya mempunyai pemikir yang intelek,mempunyai ide dan pengetahuan yang fositif.Kita perhatikan ada sebagian mahasiswi yang hamil diluar nikah,inikah pola pikir yang intelek?Apa yang kita perhatikan dari rasdiskriminasi dengan jalan yang yang non fositif mengenai fyiscologi seseorang dari sebuah gank ster yang bernaung dalam sebuah organisasi
dipersenjati untuk membela dan menjaga diri mereka.Dari sebuah kronologis acuan yang diharapkan memiliki nilai 0 persen.Bernaung disebuah instansi(gank)ada sebagian mereka terpaksa melakukan tugas kriminal dengan terpaksa karena unsur ketidak mampuan dan unsur rendahnya ekonomi disuatu negara,kota maupun kabupaten bahkan sampai pada tingkat kecamatan dan desa.Pembunuh berantai berdarah dingin,barangkali anda pernah melihat sebuah cerita nyata dari sebuah reklame persurat kabaran dan televisi,tentang kisah seorang pemuda dengan gayanya yang culun tega membunuh sebelas orang yang pada kesebelas orang tersebut mempunyai intelektual dan berwawasan tinggi,mengapa demikian?Hal ini disinyalir barangkali dari faktor kesenjengan sosial atau faktor ingin menjarah barang yang berharga dari kesebelas korban tersebut,boleh jadi ya? Atau boleh jadi tidak?
Pertanyaan selalu menjadi lawan dari sebuah kejadian.Pembunuh berdarah dingin bukanlah dimiliki manusia tapi syeitan yang mengelabui iman dan keterpurukan aqidah pada dirinya.
Orang bertanya bagaimana mengatasi hal ini?Apakah dibiarkan? Atau diperangi oleh aparat-aparat berwenang.Kontrapersi timbul dari sebuah argument,tanpa ada jawaban yang pasti dari semua kejahatan yang terjadi.Fenomena yang semacam ini merupakan hulu sejalak hulu selangak(melangkah tanpa memikirkan).Kalau sebuah langkah tanpa pemikiran,tentu saja orang bisa melakukan hal yang anarkis dari faktor emosional diri atau barangkli brutal(membunuh secara keji).
Apa beda anarkis,brutal dan pembunuh berdarah dingin,perbedaan ketiga hal ini tidak ada hanya sebagai kalimat yang berbeda dan memiliki arti yang sama.

PEMBUNUHAN BERDARAH DINGIN YANG DILAKUKAN GANK STER
Disebuah negara ada di Hindia terjadi pembunuhan dengan menambak brutal pada seorang pengusaha beras terkenal di negara ini sehingga membuat sang pengusaha tewas,di Indonesia terjadi penembakan brutal terhadap pengusaha direktur PT.ASABA dan menewaskan pengawal dan pimpinan PT.ASABA ini.Banyak lagi kejadian-kejadian lainnya yang dilakukan dengan tidak sengaja dengan faktor diatas time is money(waktu adalah uang).

Dan jadikanlah artikel ini sebagai inspirasi yang baik,dan semua kejadian yang ditulis merupakan faktor berbahaya dan jauhlah faktor tersebut yang bisa membahayakan diri pribadi dan orang banyak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Story of Love

RE-REVIEW LOVING CUSTOMS IN DISCUSSION RETORICS  Writing about the introduction of this rhetoric of love, is one of the thoughts, exp...