Minggu, 21 Oktober 2018

5 Kendala-kendala tidak dikabulkannya Do'a


Islam mengajarkan kepada kita para pemeluknya supaya sering-sering berdo'a kepada Allah Tabaraka Wata'ala,bahkan ada sebuah hadits yang shahih mengatakan :
"Berdo'a adalah Ibadah(HR.Abu Dawud).
Allah Azza Wa Jalla didalam Al-Qur'an telah berjanji bahwa barangsiapa yang berdo'a kepadanya,tentu ia akan mengabulkannya,sebagaimana dalam firmannya :
" Dan Tuhanmu berfirman : Berdo'alah kepada-KU niscaya akan KU kabulkan do'amu.Sesugguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-KU,mereka akan masuk neraka JAHANNAM dengan penuh kehinaan.(QS.Al-Mukmin : 60).

Jarang orang yang berusaha melakukan introspeksi diri,apa kendala-kendalanya itu.Kalau kita selidiki lebih dalam,ternyata kendala-kendalanya itu ada pada si pemohon(yang berdo'a)itu sendiri.

ADA SEPULUH MACAM KENDALA-KENDALA TIDAK DIKABULKANNYA DO'A
Untuk mengetahui kendala-kendala tidak dikabulkannya do'a,saya ingin mengemukakan pendapat naaihat seorang SUFI yang terkenal yang bernama IMAM IBRAHIM BIN ADHAM,yang hidup pada abad ke-8 Masehi,ucapan-ucapan beliau mengandung mutiara hikmat.Beliau telah menjelaskan kendala-kendala tidak dikabulkannya do'a.

RINCIAN 10 KENDALA TIDAK DIKABULKANNYA DO'A
Pertama  Tidak memenuhi Hak Allah,sbab yang pertama,ialah : "Kalian mengenal Allah,tetapi tidak memenuhi haknya.Hak Allah atas manusia agar mereka beribadah kepada-NYA,setiap manusia harus mensyukuri nikmat yang dilimpahkan Allah kepada mereka dengan jalan beribadah kepadanya.Bagaimana Allah mengabulkan do'a seseorang,jika Allah mengatakan dia tidak berjalan ke kanan tetapi masih ditempuhnya jalan kiri.
Kedua : Tidak mengamalkan isi Al-Qur'an,sebab yang kedua ialah : Kalian membaca Al-Qur'an,tetapi tidak mengamalkan isinya.Kitab suci Al-Qur'an senantiasa dibaca,dilagukan dengan bermacam-macam lagu seperti : Bayati,Shaba,Hijaz dan yang lainnya,tetapi sayang isinya tidak dikaji,sehingga tidak bisa menghayatinya.Kalaupun ada satu dua ayat yang dapat dipahami tidak pula diamalkan,bahkan kadang-kadang sengaja di langgar.
Ketiga : Tidak mengikuti sunnah Rasul
Sebab yang ketiga ialah : Kalian mengaku cinta kepada Rasulallah,tetapi sunnahnya kalian tinggalkan.Rasulallah menunjukkan jalan yang lurus,tetapi tidak sedikit manusia yang memilih jalan bengkok.Padahal beliau sebagai Uswatun Hasanah(Suri Teladan yang baik)bagi kita semua.
Keempat : Tunduk kepada syeithan
Sebab yang keempat ialah : Kalian mengaku memusuhi syeithan,tetapi mematuhi dan menyetujuinya.Setan itu adalah musuh bebuyutan manusia yang selalu ingin menjerumuskan manusia kelembah kenistaan sehingga ia memiliki banyak teman didalam api neraka.Namun sayang pada umumnya manusia bertekuk lutut dan tidak berdaya menahan bujuk rayu godaan syeithan.
Kelima : Mau masuk surga,tetapi tidak beramal,sebab yang kelima ini ialah : Kalian mengaku ingin masuk surga,tetapi tidak mau beramal.Orang yang demikian tak ubahnya dengan orang yang ingin kaya,tetapi tidak mau berikhtiar,menang tanpa berjuang,mau pandai tapi malas belajar,orang yang seperti itu dapat dikatakan sebagai penghayal kelas kakap atau khultul amal yang tinggi angan-angan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Story of Love

RE-REVIEW LOVING CUSTOMS IN DISCUSSION RETORICS  Writing about the introduction of this rhetoric of love, is one of the thoughts, exp...