Rabu, 03 Oktober 2018

Titian(SHIROOTHOL MUSTAQIM)

  1. PENJELASAN CIRI-CIRI TITIAN SHIRHOOTHOL MUSTAQIM
    Rasulallah s.a.w beraabda : Allah Swt menjadikan suatu tali yang memanjang diatas neraka,dialaha titian/jembatan tepat diatas tengah-tengah neraka jahannam.Dia sangat licin dan memelesetkan,diatasnya terdapat tujuh gardu.Setiap gardu jauhnya sekitar perjalanan tiga ribu tahun.Seribu tahun berupa tanjakan yang tinggi.Seribu tahun berupa daratan dan seribu tahun berupa tanjakan yang tinggi.Seribu tahun berupa daratan dan seribu tahun berupa lereng yang curam.Dia lebih kecil dari rambut dan lebih tajam daripada pedang,lebih kelam dibandingkan malam yang pekat.Setiap gardu mempunyai tujuh cabang,setiap cabang bagai panah yang tajam ujungnya.Duduklah seorang hamba diatas gardu tersebut dan ditanyakan padanya tentang perintah-perintah Allah Swt.

    YANG DITUNJUKKAN PERTAMA KALI PADA SEORANG HAMBA DIATAS TITIAN SHIROOTHOL MUSTAQIM
    Yang pertama-tama ditunjukkan tentang keimanan pada seorang hamba tersebut,jika dia terpelihara dari sifat kafir dan ri'a,maka tetaplah dia diatas gardu dan jika tidak maka dilemparkan dia kedalam api neraka,yang kedua ditanyakan padanya tentang shalat,yang ketiga tentang zakat,yang keempat tentang puasa,yang kelima tentang haji dan umrah,yang keenam tentang wudhu' dan mandi junub,dan yang ketujuh tentang budi baik orang tua,menyambung tali persaudaraan dan penganiyaan jika dia selamat dari pertanyaan-pertanyaan tersebut maka tetaplah dia pada gardu dan jika tidak,maka dilemparkan dia dalam api neraka.

    PENDAPAT TENTANG TITIAN SHIROOTOL MUSTAQIM.
    Wahab telah berkata,sesungguhnya Rasulallah s.a.w berdo'a pada Allah Azza Wa Jalla,Wahai Tuhanku selamatkan,selamatkan umatk...
    umatku.
    Maka lewatlah semua mahkluk diatas tali yang memanjang tersebut hingga ada yang saling menaiki antara yang satu.
    Dalam Q.s Al-Quran Allah Tabaraka Ta'ala berfirman yang artinya "Tunjukilah kami pada jalan yang lurus(Q,s Al-Fatihah : 6).Dan dalam surat ini melengkapi unsur-unsur pokok syariat Islam.
    Ihdinassyirhotolmustaqiim Allah berikan petunjuk kepada jalan yang benar,dan bahwa jalan yang lurus itu berupa amal-amal kebaikan,agar semua manusia bisa mendapatkan rahmat Allah Azza Wa Jalla di yaumil masyar kelak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Story of Love

RE-REVIEW LOVING CUSTOMS IN DISCUSSION RETORICS  Writing about the introduction of this rhetoric of love, is one of the thoughts, exp...