Selasa, 18 Desember 2018

Sorot Filsafat |Teori Konvergensi Dalam Filssafat|Agus Diar TV


TEORI KONVERGENSI DALAM PENDALAMAN MENGENAL FILSAFAT
Tokoh aliran ini ialah Wilian Strem(1871-1938),seorang ahli pendidikan bangsa jerman.Yang berpendapat bahwa pembawaan dan lingkungan sama pentingnya,kedua-duanya sama berpengaruh terhadap perkembangan anak didik.Hasil perkembangan dan pendidikan anak tergantung kepada dasar kecilnya pembawaan serta setuasi lingkungannya.

Pada manusia,walaupun dalam keadaan pembawaan yang sama,bahwa pengaruh lingkungan juga dapat dibuktikan.Kemampuan dua orang anak kembar yang ketika lahirnya sudah dapat ditentukan oleh dokter bahwa pembawaan mereka sama,tetapi jika berdasarkan dalam lingkungan yang berlainan mereka akan berlainan pula perkembangan jiwanya.

Pada contoh yang lain dapat pula dikemukan misalnya kemampuan dua orang anak yang tinggal dalam satu lingkungan yang sama untuk mempelajari bahasa,maka hasilnya tidak sama.Hal ini disebabkan adannya kuantaitasi pembawaan dan perbedaan setuasi atau suasana lingkungan,walaupun lingkungan kedua anak tadi menggunakan bahasa yang sama.

Berdasarkan kenyataan ini,maka Wiliam Stren menyusun teorinya yang dinamakan teori konvergensi.Ia berpendapat bahwa Pembawaan dan lingkungan merupakan dua garis yang menuju kepada suatu titik pertemuan(garis berkumpul).

PENGARUH PERKEMBANGAN POTENSI HEDERITAS(INTERNAL)LINGKUNGAN DAN PENDIDIKAN
Oleh karena itu perkembangan pribadi sesungguhya adalah hasil proses kerjasama antara potensi hederitas(internal)dalam lingkungan serta pendidikan(eksternal).Interaksi antara pembawaan dan lingkungan(termasuk pendidikan)akan mencapai hasil yang diharapkan,apabila anak sendiri harus memainkan peranan yang aktif didalam mencernakan segala pengalaman yang diperolehnya.

Jadi dari pandangan teori Konvergensi tadih dapat disimpulkan bahwa.
√ Pendidikan itu serba mungkin diberikan kepada anak didik.
√ Pendidikan diartikan sebagai pertolongan yang diberikan kepada anak didik untuk mengembnagkan pembawaan yang baik dan mencegah pembawaan yang buruk.
√ Hasil pendidikan adalah tergantung dari pemabwaan dan lingkungan.

Dari ketiga aliran tadi itulah merupakan teori dasar sebagai asas-asas filsafat pendidikan idealisme,realisme,dan empirisme.Masing-masing mempunyai pengaruh dan penganut hingga sekarang dengan segala variasi baik dalam dunia dan perkembangan filsafat ilmu jiwa maupun pendidikan itu sendiri.Asas-asas filsafat pendidikan itu maka antara filsafat dan pendidikan hakikatnya tidak dapat dipisahkan.Karena filsafat menentukan ide-ide atau idealisme dan pendidikan itulah yang merealisasikan ide-ide tersebut menjadi kenyataan dalam tindakan atau dalam proses pendidikan.Jadi tidak adanya suatu ide atau konsep pendidikan tanpa dilatar belakangi filsafat yang mengandung nilai-nilai yang ingin dicapai oleh pendidikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sastra Lisan Kerinci

  SASTRA LISAN DI KERINCI Berdasarkan faktor geografis-Nya Kerinci adalah daerah yang strategis, bentuknya yang seperti kuali yang dat...