Minggu, 13 Januari 2019

99 cahaya Cinta buat Hayati dari langit Eropa|Agus Diar TV


99 CAHAYA CINTA DILANGIT EROPA
Pada waktu itu siang hari 02 Maret 2018,tak terasa hari berganti hari bulan berganti bulan habis bulan tahun pun tiba,dengan menikmati indahnya suasana Kota Paris dengan nuansa kota yang begitu indah dan ramah.Betapa pun keindahan yang dirasakan di Kota tersebut,namun tak seindah Cahaya di Baithul Makmur(Hayati)dari sudut kota paris terlihat jalan yang penuh dengan lalu lalang kendaraan,di trotoar terlihat seorang pemuda dengan menyandarkan seutas Camera dan tas hitam pada bahu sebelah kirinnya ya!! pemuda ini ialah Zainuddin,yang  menikmati hari-harinya di Kota Paris.
Zainuddin berjalan dengan logat dan gaya yang disesuaikan etika yang ada di Kota tersebut,disela hari-harinya menikmati pemandangan dan keindahan di Kota itu,Zainuddin teringat pada sebuah nama yang tak pernah hilang di hatinya ya nama Hayati,seorang wanita yang pernah dia kenal pertama kali,Zainuddin termenung dengan menikmati alam di Kota Paris dalam hatinya ia berkata :

"Andaikan Hayati dapat mengerti aku,tentulah aku akan lebih memahami jiwanya,dengan rasa kedekatanku yang sangat begitu mendalam,namun teramat sayang Hayati tak disampingku,ingin kuluahkan segela isi jiwa dari kota Paris ini untuk Hayati.

Hayati andaikan kau tahu birunya langit dari Kota ini,kutuliskan sebuah kisah yang tak pernah berubah sampai kapan pun teruntuk Hayati,kusembayamakan nama mu dalam setiap bait dari tulisan-Ku,agar pahami semua itu!!Hayati dari langit eropa Eropa,terlihat cahaya yang memancarkan dalam Hikayat cinta,yang belum pernah ku ungkapkan untukmu Hayati.

Betapa luka pernah engkau torehkan buat ku,aku tak pernah memendam rasa benci dan dendam terhadapmu Hayati,ku ukir nama dari sebuah kisah yang rangkumkan dari kota Paris untukmu,Mengerti akan keadaan-Ku,Hayati,andai saja kini,kau dapat satu-Kan hati kita dalam paduan rindu,bak bunga yang bermekaran dari jiwa-Ku agar dapat ku padukan rasa cinta yang begitu besar kepadamu Hayati.

Bagaimana pun itu dapat kau rasakan dari setiap detak nadimu dan begitu juga dengan nadiku.

Tak lama selang kemudian,muncul cahaya putih dari langit jingga,menerpa wajah Zainuddin pada saat memandang sebuah gambar Hayati dengan meneteskan air mata,dan didekapkan gambar hayati pada dadanya.Seakan-akan Zainuddin begitu sangat dalam mencintai Hayati.

Semoga kisah inspiratif cinta ini bisa berfaedah bagi para pemabaca.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Story of Love

RE-REVIEW LOVING CUSTOMS IN DISCUSSION RETORICS  Writing about the introduction of this rhetoric of love, is one of the thoughts, exp...