Minggu, 27 Januari 2019

News|Syarat serta rukun-rukun Tobat|Agus Diar TV


SYARAT DAN RUKUN-RUKUN TOBAT
Sesungguhnya tobat bukanlah hanya sekedar ungkapan di bibir,meski disertai dengan kata-kata istiqfar.Tobat sebenar-Nya ialah laku batin hati ada niat yang bulat untuk menyudahi segala kesalahan dan dosa sekaligus muncul sebuah tekad yang membara untuk menata diri menjadi manusia yang baik-baik.Niat dan tekad itupun pada giliran lain akan membuahkan laku dzahir dalam bentuk tindakan nyata.Tindakan nyata dalam hal ini merupakan konsekuensi logis dari adanya niat dan tekad,atau boleh jadi itu adalah sebagai tuntunan dari laku tobat itu sendiri.Kesungguhan tobat bisa dilihat dari kenyataan.

Keseriusan tobat pada sisi lain dapat dilihat dari adanya empat hal.Oleh Imam Ghazali dinyatakan empat hal dan diulas secara lugas oleh penulis,yang pertama dilakukan adalah  :
~Pengetahuan
Yang dimaksud dengan rukun pengetahuan ini,yaitu mengetahui bahaya-bahaya dosa sekaligus keberadaan-Nya yang menjadi tabir antara hamba dengan Tuhan.Manusia harus menanamkan pengetahuan sekaligus kesadaran bahwa dosa mempunyai efek yang negatif terhadap perkembangan jiwa manusia.Dosa akan menjadi penghalang yang akan menutupi kejernihan hati dari menangkap nur Allah.

~Sesal
Syarat dan rukun kedua dari tobat adalah harus ada penyesalan dalam hati.Seorang petobat harus benar-benar menyesali semua perbuatan-Nya dengan dosa-Nya yang pernah ia perbuat dan lakukakan.Sesal yang dimaksud adalah suatu kesadaran yang muncul dari dalam lubuk hati atas semua perbuatan salah dan dosa yang pernah kita lakukan,sekaligus menumbuhkan niat untuk benar-benar meninggalkan dan tidak akan mengulanginha lagi.Sesal yang demikian yang diistilahkan oleh orang jawa"Kapok lombok"yakni merasa menyesal dari perbuatan yang sama untuk kedua kalinya.Penyesalan tobat bukan berupa jera sesaat dan sesal yang sementara.

Bagaimanapun dalam pertobatan seseorang menyesali semua kesalahan dan dosa yang pernah dilakukan.Penyesalan dalam hal ini adalah sebagai bukti dan wujud dari pengakuan tulus hatinya bahwa ia pernah bersalah.

~Niat
Niat merupakan rukun tobat yang ketiga.Seseorang harus benar-benar mempunyai i'tikad bulat yang tak mudah goyah untuk benar-benar tobat.berhenti dari kesalahan dosan-Nya.Niat ini sebenar-Nya berkaitan erat dengan rukun kedau dan bersifat timbal balik,dimana jika dalam diri seseorang benar-benar telah tumbuh penyelsan terhadap semua kesalahan yang pernah ia lakukan.Maka agar timbuh niat bulat untuk bertobat.Ia akan bertekad untuk menghentikan kesalahan-Nya itu.Begitupun dapat dikatakan bahwa seseorang itu mempunyai niat untuk bertobat,maka sebagai rasa penyesalan-Nya ia tidak akan mencoba untuk melakukan kesalahan dan dosa untuk kedua kali-Nya diwaktu yang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Story of Love

RE-REVIEW LOVING CUSTOMS IN DISCUSSION RETORICS  Writing about the introduction of this rhetoric of love, is one of the thoughts, exp...