Senin, 07 Januari 2019

Sorot Muslimah|Mengenai sentuhan Wanita terhadap Al-Qur'an|Agus Diar TV


MENGENAI WANITA MUSLIMAH DAN  SENTUHANNYA TERHADAP AL-QUR'AN
Wanita muslimah diperbolehkan menyentuh Al-Qur'an setiap saat kecuali pada dua keadaan.


Pertama,Ketika menjalani masa nifas dan hais.Kedua,pada saat berhadats besar,yang dimaksud dengan hadats besar disini ialah yang di akibatkan oleh hubungan badan antara suami dan istri.Sedangkan hadats kecil,yaitu keluarnya sesuatu dari dua jalan pembuangan kotoran,yang padanya diharuskan untuk mencuci kemaluannya terlebih dahulu dan setelah itu tidak dilarang menyentuh Al-Qur'an.Hal ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa Rasulallah s.a.w pernah bersabda :

"Tidak boleh menyentuh Al-Qur'an kecuali orang-orang yang suci(HR.Al-Hatsaimi).

Al-Hatsami didalam kitabnya Majma' Azzawaid mengatakan,Para perwi(Rijal)pada riwayat ini mautsuq(dapat dipercaya).
Hadits diatas menunjukkan,bahwasanya tidak diperbolehkan wanita muslimah menyentuh A-Qur'an kecuali dalam keadaan bersuci.

AMALAN YANG DISUNNATKAN DIDAHULUI WUDHU'
Ada beberapa hal yang apabila hendak dikerjakannya disunnatkan untuk berwhudu' terlebih dahulu,yaitu : 
Ketika hendak menyebut nama Allah
Ketika Hendak tidur

~Disunnatkan berwhudu' bagi wanita muslimah ketika hendak menyebutkan nama Allah Swt,sebagaimana disebutkan didalam Hadits dari Al-Muhajir bin Muqidz Radhiyallahu Anhu
" Bahwasanya ia pernah mengucapakan salam kepada Nabi yang ketika akan berwhudu',dimana beliau tidak menjawabnya sehingga selesai berwhudu',setelah itu,beliau menjawabnya,lalu bersabda :
"Sesungguhnya tidak ada yang menghalangiku untuk menjawab salam yang kamu ucapkan,kecuali karena aku tidak suka menyebut nama Allah.(HR.Ahmad,Abu Dawud,dan Ibnu Majah).

PENDAPAT QHOTADAH
Qhotadah berpendapat yang terbaik dalam masalah ini adalah : Bahawasanya dimakruhkan membaca atau menyebut nama Allah Azza Wa Jalla,sehingga wanita mualimah bersuci.

Disunnatkan pula bagi wanita muslimah untuk berwhudu' ketika hendak tidur.Hal ini sesuai dengan hadist yang diriwayatkan dari Abu Abbra' bin Azaib Radhiyallahhu Anhu,dimana ia menceritakan,bhwa Rasulallah s.a.w :
" Apabila kalian mendatangkangi tempat tidur dan dahuluilah dengan berwhudu' seperti wudhu' untuk mengerjakan shalat,lalu tidur dengan posisi miring kekanan seraya berdo'a : Ya Allah ,Aku serahkan diriku kepada-Mu,aku limpahkan urusanku kepad-Mu,semata-mata,karena rasa cinta dan takut kepada-Mu.Sesungguhnya tidak ada tempat berlindung dan menyelamatkan diri,melainkan hanya kepada-Mu,Ya Allah,aku beriman kepada kitabmu,yang telah engkau turunkan dan beriman pada kepad Nabi yang telah Engkau utus.Apabila kalian meninggal pada malam tersebut,maka kalian berada dalam keadaan firah dan jadikanlah kalimat tersebut,sebagai penutup mata didalam tidurmu.Al-Barra berkata : Lalu aku mengulangi bacaan itu dihadapan Nabi ketika aku sampai pada bacaan,Ya Allah,Aku beriman kepada kitab-Mu yang telah Engkau turunkan.Aku Berkata Dan Rasul-Mu,maka beliau berkata,Bukan tapi bacalah dengan bacaan,dengan Nabi-Mu yang telah di Utus(HR.Ahmad,Bukhari dan At-Tirmidzi).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cerpen|Diungkap dari kisah nyata, Wisuda di balik jeruji penjara

DI UNGKAP DARI KISAH NYATA| TOGA WISUDA DI BALIK JERUJI PENJARA Malam tak terasa telah menyelimuti tubuh G,angin malam mulai menyeka p...