Langsung ke konten utama

Breaking News|Merilis Refleksi Ekonomi 2018/2019|Agus Diar TV


MERILIS REFLEKSI EKONOMI 2018/2019
Nah"kali ini kita akan mencoba merilis tentang refleksi ekonomi yang ada dinegeri ini,sebagai pengetahuan yang bermanfaat bagi anda, melalui kajian-kajian ilmiah yang didapat sesuai dengan orientasi yang real.

Perekonomian Indonesia 2018/2019 tidak banyak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pertumbuhan rendah. Pemerataan kesejahteraan timpang. Kebijakan banyak berpihak pada kepentingan asing. Menurut perkiraan sejumlah lembaga semisal IMF dan Bank Dunia. Pertumbuhan ekonomi tahun ini hanya di kisaran. 5.1%.Relayif sama dengan tahun yang lalu. Jadi dalam 4 tahun terakhir rata-rata 5%.Dengan pertumbuhan seperti itu. Sulit membayangkan ekonomi Indonesia akan lebih maju dari saat ini. 

Perang dagang AS-China, merupakan tujuan utama ekspor Indonesia, ikut menekan pertumbuhan ekspor negara ini. Kebijakan Pemerintah AS yang menaikkan tarif import dari China, membuat ekspor kedua negara sama-sama tertekan. Dampak-Nya pasokan bahan baku termasuk Indonesia yang 20% dijual di China dan 15% ke AS. Pertemuan Pemerintah AS-China di Argentina bulan Desember ini hanya menahan agar eskalasi perang ini tidak  menjadi lebih besar selama 90 hari kedepan. Jika kesepakatan gagal dicapai, Pemerintah AS akan kembali menaikkan tarif 25 % dandikenaikan 10% yang sebelum-Nya dikenakan pada hampir separuh ekspor China ke Negara itu. 

Harga komoditas yang turun pada tahun ini juga ikut menekan performa ekspor. Harga sawit, karet, nikel, dan batu bara melemah. Para petani sawit dan karet mengeluh karena harga panen mereka anjlok.Saat yang sama import Indonesia tahun ini tak banyak menurun meskipun permintaan domestik melambat. Akibat-Nya,neraca transaksi perdagangan mengalami defisit. Ancaman Pemerintah AS atas kebijakan Indonesia, yang membatasi produk pangan negara itu. Membuat arus Import pangan melonjak. Padahal kebijakan sebenar-Nya sejalan dengan upaya melindungi pertanian domestik. Sayang nyali Pemerintah terlalu lemah di hadapan AS. Import pangan seperti beras dan jagung. Juga dilakukan secara jor-joran. Padahal Pemerintah sempat mengklaim bahwa produksi nasional sudah surplus. 

Upaya Pemerintah untuk mengurangi defisit juga sekedar-Nya, Pemerintah menaikkan bea masuk import pada beberapa barang-barang konsumsi. Langkah ini tentu tidak besar efek-Nya. Pasal-Nya 70% import Indonesia dalam bentuk bahan baku dan barang modal, seperti mesin, baja, tekstil dan minyak mentah. Amat disayangkan Pemerintah tak berani menaikkan tarif pada barang-barang tersebut. Padahal arus import barang-barang tersebut telah banyak menggerus industri dalam negeri seperti yang dirasakan oleh industri baja domestic. 

INVESTASI MENGGELAR KARPET MERAH TERHADAP REFLEKSI EKONOMI
Dari sisi investasi, Pemerintah terus menggelar karpet merah untuk investor asing. Terakhir, Pemerintah membuka keran investasi dengan memperbesar kepemilikan asing pada sejumlah sektor ekonomi. Kebijakan itu adalah paket ekonomi ke-16 yang memperbolehkan kepemilikan 100% kepemilikan asing pada sektor 54 sektor usaha belakangan.Kemudahan investasi untuk sector UMKM direverisi setelah mendapatkan banyak kecaman dari masyarakat. Pemerintah seakan-akan tak pernah berefleksi bahwa liberalisasi investasi ini telah membuat industri domestic mengap-mengap, salah satu contoh-Nya ialah industri semen, khususnya BUMN, yang berdarah-darah akibat harus bersaing dengan perusahaan-perusahaan semen asing seperti China dan Vietnam yang diberi keluasan mendirikan pabrik dan menjual produk-Nya di dalam negeri. 

Upaya pemerintah untuk mengambil sebagai PT. FREEPORT juga setengah hati. Meskipun Pemerintah sudah mengumumkan telah mengambil-alih saham PT. FREEPORT sebanyak 51% melalui PT. INALUM. Prosesnya harus mendapatkan izin dari lembaga anti trust  China. Selain itu dana pembelian saham itu, sebanyak US$38, 5 miliar, semuanya berasal dari sindikasi bank-bank swasta yang kebanyakan adalah Bank asing. Tidak ada Bank BUMN. Padahal, menunjukkan pada sistem islam, bisanya sangat murah. Pemerintah tidak perlu memperpanjang kontrak dengan PT. FREEPORT sehingga saham-Nya secara otomatis jatuh ke tangan Pemerintah. Pemerintah cukup membayar nilai aset yang telah di investasikan freeport. Nilai buku-Nya hanya $6 miliar. Sangat rendah bila dibandingkan dengan harga yang harus ditebus Pemerintah di atas. Persoalan produksi dan manajement tentu bukan persoalan besar. Pasal-Nya sebagian besar pekerja dan pihak manajement di pertambankan tersebut adalah orang-orang Indonesia juga. 


TINGKAT KEMISKINAN TAHUN INI MENURUT REFLEKSI EKONOMI
Tingkat kemiskinan tahun ini juga tidak banyak berubah dibandingkan tahun yang lalu. BPS merilis angka kemiskinan pada bulan Maret 2018 mencapai 9,82%.Setara dengan 25.95 juta orang turun tipis dari September mencapai 10.12%.Turunnya angka kemiskinan ini disambut suka cita oleh Pemerintah. Namun rilis ini banyak mengundang tanda tanya warga. Banyak mengatakan angka ini tidak mencerminkan kondisi riil 👥👥👥masyarakat. Pasalnya garis kemiskinan nasional yang ditetapkan BPJS pada bulan itu sebesar Rp. 416 ribu jika di bagi 30 % mencapai Rp. 13.900 perhari. Garis kemiskinan BPJS sepertinya sudah tidak relevan. Terlalu rendah. Di Jakarta misalnya garis kemiskinan mencapai 593 ribu atau sekitar Rp. 20 ribu per hari. Ini bukan hanya untuk belanja makanan tapi juga untuk belanja non makanan seperti sewa rumah, pendidikan dan transportasi. Penduduk yang pengeluarannya Rp. 21 ribu per hari tidak masuk katagori miskin. 

Dalam simposium November 2018 lalu, terungkap bahwa landasam penetapan garis kemiskinan Indonesia setara dengan negara-negara miskin di Afrika. Jauh dari negara-negara berkembang lain-Nya. Selain itu penerapan referensi orang yang tidak masuk miskin versi BPJS juga mendapatkan basis akademik yang cukup kuat. Satu-satu nya mempertahankan garis ini adalah konsistensi dalam menghitung perkembangan masyarakat yang di anggap miskin oleh Pemerintah. 

MASALAH KESEJAHTERAAN SOSIAL DALAM PROBLEM DEFISIT REFLEKSI EKONOMI
Berikut ini adalah masalah kesejahteraan sosial. Problem defisit keuangan yang dialami BPJS juga masih menjadi persoalan yang menyeruak pada tahun ini. Besarnya tunggakan pembayaran tagihan rumah sakit kepada BPJS membuat president murka. Ini adalah kelanjutan dari defisit yang terus mendera perusahaan asuransi kesehatan itu. Pembayaran iuran peserta, baik yang menerima iuran peserta yang menerima iuran Pemerintah dan peserta mandiri, masih lebih rendah dibandingkan biaya yang harus ditanggung oleh badan itu. Tahun lalu jumlah beban manfaat yang dikeluarkan sebesar 84 triliun. Adapun iuran yang diperoleh sebesar Rp. 74 triliun. Defisit sekitar Rp. 10 triliun kemudian Pemerintah ikut menambah defisit sebesar 3,6 triliun. 

Dari sisi fiskal, isu utang Pemerintah masih menjadi persoalan besar. Lemahnya kemampuan Pemerintah untuk menarik pendapatan dari pajak dan pendapatan negara bukan pajak menjadikan Pemerintah terus menarik pembiayaan melalui hutang. Utang Pemerintah tahun ini diperkirakan mencapai Rp. 4,424 triliun, anggaran untuk membayar bunga nya mencapai 249 triliun. Pembayaran bunga hampir dua kali ditahun 2014 mencapai Rp. 133 triliun. Kenaikan pembayaran bunga ini di akibatkan lemahnya kurs rupiah dan meningkatkan suku bunga Pemerintah. Saat yang sama tingkat subsidi di anggarkan sebesar 228 triliun. Bahkan Pemerintah tengah ber ancang-ancang menghapus subsidi listrik pada pengguna listrik 900VA.Pemerintah sempat menaikkan harga premium dan pertalite untuk mengurangi potensi kerugian PERTAMINA meskipun dalam hitungan jam, keputusan itu diralat. Sebuah langkah yang menunjukkan kacaunya pengelolaan sistem Pemerintah di negara ini. 

PELEMAHAN RUPIAH MENURUT REFERENSI EKONOMI
Perkemahan rupiah pada tahun ini bergerak bak roller coaster. Naik tajam hingga mendekati 15 ribu rupiah, lalu dalam waktu singkat menukik tajam dibawah 14.500.Kemudian perlahan melemah. Ketidak stabilkan ini membuat pelaku usaha kesulitan memprediksi kondisi usaha mereka. Rakyat, Pengusaha dan Pemerintah dibuat rugi oleh ketidak stabilkan ini. Harga-harga kebutuhan pokok yang berasal dari Import naik. Tarif listrik non subsidi juga naik karena BBM-nya di Import.Biaya import bahan baku pengusaha naik. Pemerintah, termasuk banyak BUMN.Juga sama, akibat perubahan  kurs, beban utang mereka ikut naik. PLN bahkan merugi hingga berkali lipat akibat tersebut tersenyum nilai tukar rupiah yang anjlok. Seperti  biasanya, kondisi domestik external selalu menjadi kambing hitam. Mulai dari defisit neraca pembayaran, sentimen negatif investor terhadap kebijakan moneter the fed.Perang dagang AS-China hingga krisis yang terjadi di Turki dan Argentina.

ISU TENAGA  KERJA ASING MEWARNAI SENTIMEN REFLEKSI EKONOMI
Isu tenaga kerja asing masih mewarnai sentimen negatif terhadap rezim yang berkuasa saat ini. Memang jumlah tenaga kerja asing di Indonesia menurut refleksi Pemerintah terlalu kecil. Namun tenga kerja ilegal diperkirakan jumlahnya terus tumbuh. Hal ini didasarkan pada banyaknya temuan 👥👥👥masyarakat di pusat-pusat pertambangan dan daerah-daerah yang menjadi lokasi pembangunan infrastruktur. Banyak juga warga negara asing dideportase karena telah menyalah gunakan tujuan kunjungan mereka dari sekedar turis menjadi tenaga kerja. Secara formal, Pemerintah juga memberikan berbagai kemudahan bagi tenaga kerja asing untuk bekerja di negara ini. Pada tahun ini Indonesia menjadi tuan rumah ANNUAL MEETING WORD BANK-IMF. Untuk acara Pemerintah menegangkan dana sebesar Rp. 855.5 miliar. Tidak hanya  membangun infrasttuktur. Anggaran dipakai untuk menghelat rangkaian acara meriah, akomodasi yang mewah bagi peserta. Termasuk sarana transportasi yang lux. Pesta tahunan tersebut tentu menyayat hati, pasal-Nya pada saat yang sama, korban gempa di Palu dan Donggala serta di Lombok tidak mendapatkan bantuan yang memadai dari Pemerintah. Apalagi Bank Dunia dan IMF merupakan dia lembaga multinasional yang banyak berkontribusi dalam menciptakan sistem ekonomi yang liberal seperti yang dirasakan pada saat ini. Mulai dari sisi regulasi, kebijakan, bantuan teknis hingga utang dengan bunga dan syarat yang mencekik. Dengan demikian tidak ada alasan kuat untuk menjadi peserta pesta tahunan itu. Kecuali menunjukkan merindukan pada lembaga-lemabaga yang menjadi kaki tangan imperialisme Barat di negeri-negeri muslim itu.


SOLUSI ISLAM TERHADAP REFLEKSI EKONOMI YANG MENCEKIK
Potret Ekonomi Indonesia menunjukkan  arah ekonomi Indonesia tetap berada dalam jalur kapitalisme yang kentak dengan praktif neo liberalisme dan neo Impralisme. Sistem tersebut membuat sumberdaya alam Indonesia terkuras untuk kepentingan investor swasta asing. Menjerumuskan penduduk dalam jumlah besar dalam kubangan kemiskinan dan pengangguran serta menghambat Indonesia untuk maju menjadi  negara yang mandiri. Lebih memilih mendasar dari itu, sistem Ekonomi dan kebijakan-kebijakan-Nya semakin menjauh dari tuntunan ajaran Islam yang Kaffah.

Oleh karena itu satu-satunya cara agar Indonesia bisa menyelesaikan ragam persoalan Ekonomi dengan benar adalah kembali pada Islam secara menyeluruh, termasuk dalam aspek pengelolaan ekonomi. Sebagai contoh dari sisi fiskal. Pemerintah harus melepaskan ketergantungan pembayaran utang. Selain mencekik. untang syarat riba dalam sistem moneter. Dengan menerapkan sistem islam secara kaffah, cita-cita Indonesia menjadi negara yang makmur, sejahtera, maju dan berada dalam keberkahan dari Allah Azza Wajalla akan dapat diwujudkan. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kandungan dan khasiat buah kabau

KANDUGAN KABAU
Foddweninsit kabau : 100 gram
Bagian kabau yang dapat dikonsumsi(food edible) : 100 %
-Energi Kabau : 199 Kkl
-Protein.          : 6,4 gr
-Lemak.           : 1,1 gr
-Karbihidrat.   : 41gr
-Vitamin A.     : 0 IU
-Vitamin C.     : 0 mg
-Kalsium.        : 40 gr
-Fosfor.           : 108 mg
-Zat Besi.        : 1,8 mg
-Vitamin B.     : 0,03 mg




Kabau adalah sejenia buah petai dan jenkol kabau berupa bentuk buahnya yang lonjong,berbentuk seperti kacang polong,namun jika dibelah kulitnya berjejer beberapa buah,berkulit hitam dan berdaging hijau didalamnya,biasanya tanaman ini hidup didaerah hutan Sumatera dan Jawa.
Buah ini berbau tidak sedap seperti petai dan jengkol inilah yang menjadikan kabau dengan nama lain julang jaling tentu tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat Indonesia,namun kebanyakan orang suka lalap ini dikarenakan bau menyengat,buah ini berbau tajam dan mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan.

KHASIAT BUAH KABAU
-Mengatasi sembelit(susah buang air …

ADAT SEBENARNYA ADAT,ADAT YANG DI ADATKAN,ADAT NAN TERADAT,ADAT ISTIADAT DI ALAM KERINCI

"Tulisan yang dihimpun dari berbagai sumber mengenai seluk-beluk Adat sebenarnya,Adat yang di Adatkan,Adat yang ter Adat,dan Adat Istiadat di daerah Kerinci,Provinsi Jambi,yang belum banyak dipublikasikan,dengan harapan dapat bermanfaat,bagi pelestarian Adat dan Kebudayaan di Kabupaten Kerinci." Kabupaten Kerinci Berada di Provinsi Jambi mempunyai kebudayaan adat yang sangat kompoten di setiap daerah-daerahnya yang ada dengan berlandas dan bertumpu pada"Adat Bersandi Syarak,Syarak Bersendi Kitabullah","Syarak mangato Adat iyo Mamakai".Kerinci,Jambi berjarak 450 kilometer perjalanan dari  Kota Jambi dengan jarak tempuhnya sekitar 7 sampai delapan jam dengan menggunakan transportasi roda empat baik milik pribadi atau transportasi travel yang disewakan,perjalanan menuju Kabupaten Kerinci dengan jalannya sudah teramat bagus dan ketika sampai pada Gerbang Kabupaten Kerinci kita akan dapat melihat tulisan pada gerpang gapura dengan  tulisan"Selamat Dat…

TRAVEL CAHAYA KERINCI TERJUN KEJURANG|Agus Diar TV

Proses evakuasi Travel cahaya Kerinci




TRAVEL CAHAYA KERINCI MENGALAMI KECELAKAAN DAN TERJUN KEJURANG

Segala hal atas nama musibah tentu saja tidak kita inginkan dan kita undang kali ini musibah terjadi menimpa Travel cahaya Kerinci yang beralokasi dilahan panjang,kira-kira jm 02 dinihari 08/11/08.Travel Cahaya Kerinci mengalami oleng dan terjun kejurang dengan kondisi mobil travel yang memprihatinkan.Dari data yang didapat belum diketahui,jumlah dan penumpang pada Travel  Cahaya Kerinci. Sungguh kejadian memilukan bagi transportasi yang berada di Kerinci.Toh barangkali supir terlali lelah dalam mengemudikan Travel transportasi Cahaya Kerinci.Dengan kejadian ini pula mengingatkan pada semua sopir-sopir,agar mengemudikan kendaraan hendaknya berhati-hati.Agar kejadian yang menimpa Travel Cahaya Kerinci bisa menjadi contoh buat transportasi lainnya.Kejadian ini pula bukan hal yang disengaja,memang tiap-tiap musibah yang datang menimpa kita tidak mengetahui kapan dan dimana tempat dan wakt…