Jumat, 14 Juni 2019

BREAKING NEWS|Sejarah Modern Suriah|Agus Diar TV


🎱 SEJARAH MODERN SURIAH
Kali ini saya akan mencoba semaksimal mungkin merilis tentang  Sejarah Modern Suriah, Suriah menjadi Republik Merdeka pada tahun 1946 setelah bertahun-tahun diperintah Perancis pasca Perang Dunia II. Pemerintahan demokratis di Suriah berakhir dengan kudeta pada Maret 1949.Diikuti dua kudeta lagi pada tahun yang sama.Pemberontakan populer terhadap kekuasaan militer pada tahun 1954 merencanakan transfer kekuasaan tentara kepada sipil. Dari tahun 1958 hingga 1961.Suriah sempat singkat bergabung dengan Mesir menjadi persatuan Arab. Pada 1963 terjadi kudeta oleh para partai Ba'ats yang sekuler sekalipun dalam ritual keagamaan berhaluan Syi'ah Alawiyah/Islamiyah(Syi'ah yang meyakini sifat ketuhanan Ali). 

Pada Maret 1971.Hafitz Assad, mendelakrasikan diri sebagai president. Pada 31 Januari 1973,Hafist Assad menerapkan konstitusi yang mengharuskan presiden Suriah seorang muslim. Demonstrasi sengit terjadi dibanyak Kota yang diorganisir oleh Ikwanul Muslimin dan para Ulama. Secara sporadis di beberapa tempat juga terjadi perlawanan bersenjata. Namun, Assad dapat mempertahankan kedudukan-Nya itu hingga kematiannya pada tahun 2000.

Sejak tahun 1970,Suriah yang sekuler menganut Mazhab partai. Pemiliham multi-partai pertama menuju Dewan Rakyat Suriah bari terjadi pasca revolusi Arab Musim Semi, yaitu tahun 2021.

Setelah kematian Hafiz Assad pada tahun 2000,putera  nya Basyar Assad dan istri nya Asma. Seorang muslim Sunni yang lahir dan di didik di inggros, yang pada awalnya menginpirasi harapan untuk Reformasi demokratis."Musim semi Damaskus".Periode perdebatan sosial dan politik, terjadi anatara 2000 dan Agustus 2001 pasca kematian Hafiz Assad.Namun ini semua berakhir pada Agustus 2001 dengan penangkapan dan pemenjaraan sepuluh aktifis terkemuka yang menyatukan pemilu demokratis dan pem bangkalan  Sipil. 

Menurut pendapat pengkeritiknya. Basyar Assad gagal memenuhi Reformasi yang di janjikan. Basyar Assad menyatakan bahwa tidak ada oposisi moderat terhadap pemerintahannya, dan bahwa semua kekuatan. 

Oposisi adalah para jihadis yang berniat menghancurkan kepemimpinan sekuler-Nya. Dalam sebuah wawancara April 2017 dengan Koran Krisis. Vecerniji List, menegaskan kembali pandanngan-Nya bahwa kelompok-kelompok  Teroris Suriah terkait dengan agenda negara-negara asing. 

🎱 PERKEMBANGAN POLITIK SURIAH

Suriah sejak tahun 1963 memang dekat dengan Russia karena partai Baats menganut ideologi sosialis. Kemudian sejak 1979 dekat dengan Iran, tidak hanya karena kesamaan Mazhab keagamaan, yaitu Syi'ah bahkan lebih dari itu. Karena Iran bersebrangan dengan Amerika Serikat yang merupakan sekutu Israel, musuh bebuyutan Suriah. 

Sejak revolusi Arab musim demi, Amerika memang punya kepentingan untuk mengganti pemimpin Syuriah agar lebih akomodatif pada kepentingan Amerika di kawasan. Namun Amerika masih ingin bercermin cantik dengan tidak bertindak langsung. Lebih efisien bagi Amerika untuk menunggangi pihak oposisi selama tetap dikendalikan. 

Namun, diantara oposisi ada yang tak ingin revolusi yang dikendalikan Amerika. Ibarat lepas dari mulut beruang Russia masuk mulut elang Amerika! Ini tentu saja  tidak membuat Amerika senang. Mereka bertindak Independent itu biasanya tidak mau menggantikan Basyar, tetapi juga menggantikan sistem dengan menegakkan Islam. 

Amerika kemudian berusaha hadir di Suriah secara legitimated, yakni untuk memerangi ISIS yang sudah disahkan oleh PBB(Perserikatan Bangsa-Bangsa) sebagai organisasi Teroris. Sebagai tamu terhormat Amerika tidak akan membuka front dengan rezim yang dibelakang-Nya Russia.Namun,dengan dalih memerangi ISIS, Amerika bisa ikut menjatuhkan Bom di area oposisi yang tidak dapat dikontrol. 

MUNCULNYA PERANG SAUDARA(CIVIL WAR) 
Muncul-Nya perang saudara di Suriah. Setidaknya terdapat tiga front. Yakni Pihak Pemerintah Basyar Assad(yang dibantu oleh Russia dan Iran). Oposisi yang di bantu Amerika dan oposisi Independent. 

Dalam melihat konstelasi terkini para pihak dalam perang Suriah.Yang terluas terlihat memang area yang di kontrol pasukan Pemerintah Suriah, yang dibantu Russia dan Iran.Yang kedua adalah Oposisi Federasi Suriah Utara yang berhaluan moderat(Pro-Amerika) selebih-Nya jauh lebih kecil adalah barisan Ahrar As-Syam(Kelompok Pro Turki & Erdogan) .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Story of Love

RE-REVIEW LOVING CUSTOMS IN DISCUSSION RETORICS  Writing about the introduction of this rhetoric of love, is one of the thoughts, exp...