Rabu, 26 Juni 2019

Ini Alasan Amerika Beri Lampu Hijau Assad Bantai Rakyatnya|Agus Diar TV



ALASAN AMERIKA BERI LAMPU HIJAU
ASSAD BANTAI RAKYATNYA
Lintas Peristiwa Dunia,Pada semester pertama tahun 2018,rezim Suriah setidak-Nya telah menjatuhkan 2.908 barel peledak yang menewaskan 169 warga sipil.Yang diantara-Nya 44 Anak-anak dan 52 perempuan. Dia telah melakukan 200 pembantaian yang menyebabkan 2.257 warga sipil kehilangan nyawa-Nya. Penulis memperoleh data tersebut yang diumumkan Jaringan Hak Asasi Manusia(HAM) Suriah pada Senen(9/7/2018)  dan hari ini penulis mempublikasikan sebagai mana yang telah dipublikasikan Al-Jazeera pada tahun kemaren ditahun yang sama. 

Menurut keterangan Direktur Kantor Media Pusat(CMO) Othman Bakash, berita tersebut sejalan dengan yang ditulis oleh dua penulis Adam Lammon dan Jacob Eishen. Dalam sebuah artikel yang dipublikasikan oleh majalah Amerika, The National Interest, kedua-Nya menulis bahwa serangan militer yang dilancarkan oleh pasukan Assad di provinsi - provinsi selatan, di Dara'a dan Quneitra, telah mendapatkan lampu hijau Amerika. 

Sekarang semua mata tertuju ke Idlib untuk mengetahui trik terbaru Amerika dan geng-geng-Nya agar dapat memaksakan"Solusi Politik"penghisap darah dan pencabik tubuh melalui semua senjata yang dilarang. Tidak ada cara bagi Amerika untuk dapat melakukan itu semua kecuali melalui diklasifikasikan sebagai para perwakilan dan revolusi gunanya menjadi serbet legitimasi solusi beracun-Nya. Semua itu tidak lain hanyalah tambal-sulam dan pemanis bibir saja. Mulai dari amandemen konstitusi dan sandiwara pemilu yang tidak ada manfaat-Nya sama sekali, justru dengan itu Amerika kembali menancapkan hegomoni-Nya atas Suriah. Sebagaimana ungkapan Yasser Arafat atas entitas Yahudi di Bumi Isra'Mi'raj pada puncak serangan Yahudi Lebanon tahun 1982,maka sekarangpun Amerika membutuhkan tanda tangan dari para oposisi yang akan diklaim sebagai sebuah solusi yang dapat diterima di Suriah. 

SOLUSI YANG MEWUJUDKAN PESAN BARAT LANGSUNG
Solusi inilah yang mewujudkan pesan Barat secara terang-terangan dengan ungkapan"anda tidak punya harapan untuk lepas dari  Barat. Karena itu tiap pemikiran yang memberontak  terhadap sistem yang diberlakukan oleh Barat setelah runtuh-Nya negara Khilafah, maka itu  berarti ancaman terhadap negara dan rakyat. Untuk itu belajarlah dari apa yang terjadi di Sueiah! Tegas Othman. 

Karena itu, kita harus membuang dan meninggalkan siapa saja yang mempromosikan solusi Amerika, yang diemban oleh Mistura dan teman-teman-Nya. Mereka ini adalah orang-orang yang air liur-Nya yang mengalir di belakang Jenewa dan sejenis-Nya. Ini akan membuat mereka terhina dan di permalukan. Mereka tidak akan pernah berhasil dalam menjinakkan umat, menerima sangkar penjara perbudakan yang diinginkan Amerika. Yang dipaksakan kepada kita melalui alat-alat-Nya didalam rezim oposisi, beber Othman. 


Apa yang terjadi baru-baru ini di Dara'a juga di Idlib, mengungkapkan bahwa konflik selanjut-Nya akan berada tidak jauh dari tabiat sistem politik berikut-Nya.[Ad, dari segala sumber].

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Story of Love

RE-REVIEW LOVING CUSTOMS IN DISCUSSION RETORICS  Writing about the introduction of this rhetoric of love, is one of the thoughts, exp...