Langsung ke konten utama

Dunia Yang Tak Berpintu|Agusdiar TV

DUNIA YANG TAK BERPINTU
Ilustrasi Gambar 


"Mencari(harta)yang halal adalah wajib bagi setiap Muslim".(HR.Ath-Tabrani)



Sorot Islam, Hai para netizen yang berbahagia di seluruh Persada Nusantara dan dunia yang telah Sudi mengunjungi blog AGUSDIAR.COM dengan sajian yang bermanfaat terutama untuk penulis sendiri dan untuk para netizen kesemuanya, kali ini penulis mencoba menggali dan mengkaji tentang dunia tak berpintu dengan artian sebuah Filsafah yang sangat mendalam walaupun sangat dasar sekali pengaturan penulis tentang hal ini namun bermanfaat untuk para netizen terutama dan untuk penulis pada khususnya mengkaji tentang dunia tak berpintu dan penjelasan konkrit mengenai hal tersebut. Dan tentang dunia tak berpintu ini penulis juga hubungkan dengan hadits-hadits yang Mutawatir agar tidak timbulnya kesenjangan baik itu untuk pembaca sendiri terutama jika untuk penulis dan semoga penulisan tentang dunia tak berpintu Ini bisa memberikan motivasi untuk para netizen dan untuk menulis sendiri. 


Al-Banawi didalam faydh al-Qodir menjelaskan hadis di atas kemungkinan yang dimaksudkan adalah mencari pengetahuan tentang perkara yang halal dan yang haram juga memahami perbedaan keduanya dari segi hukum hukumnya. Itu ada ilmu fiqih bisa juga yang dimaksud adalah mencari nafkah yang halal untuk dirinya dan orang yang menjadi tanggung jawabnya juga bersungguh-sungguh dalam menjauhi yang haram dan qana'ah dengan yang halal yang halal itu banyak. Anda tidak harus sampai meyakini secara pasti perkara yang tidak tampak cukup bagi anda menjaga diri dari apa yang anda ketahui bahwa itu haram dan yang ada duga bahwa itu haram dengan suatu dugaan persamaan dengan tanda-tanda yang terkait dengan hal tersebut hal itu disebutkan oleh Imam Al - Ghazali. 

Abdullah bin Mas'ud menuturkan Rasulallah bersabda dengan arti-Nya : " mencari rezeki yang halal adalah kewajiban setelah kewajiban(HR.Ath-Thabrani). 

Aladala-Baihaqi menyatakan bahwa di dalam sanad hadits ini ada Abbad bin Katsir Dan Dia menurut Al-Hasyimi di dalam kasir adalah Matruk. Didalam Mizan sinyatakan dari Abu Zuriah bahwa Abbad bin Katsir dha'if. 

Meski demikian, As-Shakawi didalam Maqasid Al-Hasanah, dengan mengutip Abu Ahmad Al-Fara', menilai ini memiliki syawahid(sejumlah pendukung). Diantara-Nya Hadist dari Ibnu Mas'ud ra. Dan juga hadist penuturan Ibnu Abbas ra, sebagian hadist ini saling menguatkan sebagian yang lain. Apalagi syawahid-Nya banyak. 

Jadi dua hadis di atas saling memperkuat satu sama lain, juga diperkuat oleh syawahid berupa hadits-hadits lainnya yang semakna. 

Hadis di atas dengan jelas menyatakan bahwa mencari rezeki yang halal adalah wajib Selain itu hadis-hadis yang memuji dan mendorong amal mencari rezeki yang halal sebagaimana yang disabdakan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dengan maknanya :
" Tidaklah seseorang memakan makanan lebih baik dari makan dari hasil kerja tangannya."(HR.Al-Bukhari, Ahmad dan Al-Baihaqi). 

Rasulallah Saw juga bersabda dengan makna-Nya:
Siapa yang mencari dunia secara halal untuk menjaga diri dari meminta-minta dan sebagai upaya untuk menafkahi keluarganya serta berbuat baik kepada tetangga Ia datang pada hari kiamat sementara wajahnya laksana bulan purnama."(HR.Al-Baihaqi). 

MAKNA DUNIA TAK BERPINTU 
MENURUT  HADIST DIATAS
Hadits-hadits ini secara langsung memerintahkan dan mendorong untuk mencari rezeki yakni mendorong produksi. Dengan ungkapan lain menyelesaikan masalah kemiskinan Negeri tampak dari hadits-hadits itu bahwa yang disuruh adalah individu juga bahwa dorongan berproduksi itu tidak lain untuk mengatasi Kebutuhan individu dan memenuhi kebutuhan orang yang menjadi tanggungan mereka atau menambah kepemilikan mereka. Itu artinya kebolehan memanfaatkan rezeki yang halal ini dari satu sisi. 

Dari sisi lain pula yang diselesaikan oleh dalil-dalil ini secara langsung atau yang mengharuskannya tidak lain adalah  amal untuk mendapatkan kepemilikan Bukan semata untuk amal. Artinya produksi untuk memiliki Bukan semata produksi saja. 

Hal itu menunjukkan amal itu hasil dari ke pemilikan ini menunjukkan produksi itu adalah cabang bukan pokok yakni cabang dari perolehan atau kepemilikan. Oleh karena itu ada hukum-hukum yang mengharuskan produksi untuk mendapatkan harta dan produksi itu adalah apa yang dituntut oleh perolehan. Lalu datang hukum-hukum yang secara langsung dalam dalil-dalilnya menjelaskan produksi untuk pemanfaatan. Semua hukum ini dengan dalil dalilnya berarti perolehan harta.  

 Semua ini menunjukkan bahwa produksi itu bukanlah problem mendasar Tetapi hanya salah satu problem ekonomi. Problem mendasar nya adalah kepemilikan atau dengan ungkapan lain adalah perolehan dan ini berarti distribusi. 

Bahwa problem mendasar ekonomi adalah distribusi lebih ditegaskan oleh dalil-dalil syariah yang jumlahnya banyak sekali ayat al-qur'an dan al-hadits yang datang untuk mengatasi kemiskinan kebolehan kepemilikan dan kebolehan memanfaatkan kepemilikan. 

Artinya dalil-dalil itu ditujukan pada problem distribusi harta jumlah dalil-dalil itu banyak dan beragam sampai batas yang mencolok dan menarik perhatian. Hal itu menunjukkan adanya perhatian sangat besar dari Syariah. Syariah datang mengatasi masalah pokok bukan cabang yaitu masalah kemiskinan yakni problem distribusi harta. 

Yang diselesaikan oleh dalil-dalil tersebut adalah masalah perolehan harta atau kepemilikan harta yang itu merupakan program pokok dalam perekonomian yang darinya terdiri Fasi program-program ekonomi. Jadi kemiskinan individu yakni perolehan harta atau setiap individu merupakan problem ekonomi yang mendasar dari sini problem mendasar ekonomi adalah problem distribusi harta.(Ad dari segala sumber) 




Komentar


  1. Depo 20ribu bisa menang puluhan juta rupiah
    mampir di website ternama I O N Q Q
    paling diminati di Indonesia

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kandungan dan khasiat buah kabau

KANDUGAN KABAU
Foddweninsit kabau : 100 gram
Bagian kabau yang dapat dikonsumsi(food edible) : 100 %
-Energi Kabau : 199 Kkl
-Protein.          : 6,4 gr
-Lemak.           : 1,1 gr
-Karbihidrat.   : 41gr
-Vitamin A.     : 0 IU
-Vitamin C.     : 0 mg
-Kalsium.        : 40 gr
-Fosfor.           : 108 mg
-Zat Besi.        : 1,8 mg
-Vitamin B.     : 0,03 mg




Kabau adalah sejenia buah petai dan jenkol kabau berupa bentuk buahnya yang lonjong,berbentuk seperti kacang polong,namun jika dibelah kulitnya berjejer beberapa buah,berkulit hitam dan berdaging hijau didalamnya,biasanya tanaman ini hidup didaerah hutan Sumatera dan Jawa.
Buah ini berbau tidak sedap seperti petai dan jengkol inilah yang menjadikan kabau dengan nama lain julang jaling tentu tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat Indonesia,namun kebanyakan orang suka lalap ini dikarenakan bau menyengat,buah ini berbau tajam dan mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan.

KHASIAT BUAH KABAU
-Mengatasi sembelit(susah buang air …

ADAT SEBENARNYA ADAT,ADAT YANG DI ADATKAN,ADAT NAN TERADAT,ADAT ISTIADAT DI ALAM KERINCI

"Tulisan yang dihimpun dari berbagai sumber mengenai seluk-beluk Adat sebenarnya,Adat yang di Adatkan,Adat yang ter Adat,dan Adat Istiadat di daerah Kerinci,Provinsi Jambi,yang belum banyak dipublikasikan,dengan harapan dapat bermanfaat,bagi pelestarian Adat dan Kebudayaan di Kabupaten Kerinci." Kabupaten Kerinci Berada di Provinsi Jambi mempunyai kebudayaan adat yang sangat kompoten di setiap daerah-daerahnya yang ada dengan berlandas dan bertumpu pada"Adat Bersandi Syarak,Syarak Bersendi Kitabullah","Syarak mangato Adat iyo Mamakai".Kerinci,Jambi berjarak 450 kilometer perjalanan dari  Kota Jambi dengan jarak tempuhnya sekitar 7 sampai delapan jam dengan menggunakan transportasi roda empat baik milik pribadi atau transportasi travel yang disewakan,perjalanan menuju Kabupaten Kerinci dengan jalannya sudah teramat bagus dan ketika sampai pada Gerbang Kabupaten Kerinci kita akan dapat melihat tulisan pada gerpang gapura dengan  tulisan"Selamat Dat…

TRAVEL CAHAYA KERINCI TERJUN KEJURANG|Agus Diar TV

Proses evakuasi Travel cahaya Kerinci




TRAVEL CAHAYA KERINCI MENGALAMI KECELAKAAN DAN TERJUN KEJURANG

Segala hal atas nama musibah tentu saja tidak kita inginkan dan kita undang kali ini musibah terjadi menimpa Travel cahaya Kerinci yang beralokasi dilahan panjang,kira-kira jm 02 dinihari 08/11/08.Travel Cahaya Kerinci mengalami oleng dan terjun kejurang dengan kondisi mobil travel yang memprihatinkan.Dari data yang didapat belum diketahui,jumlah dan penumpang pada Travel  Cahaya Kerinci. Sungguh kejadian memilukan bagi transportasi yang berada di Kerinci.Toh barangkali supir terlali lelah dalam mengemudikan Travel transportasi Cahaya Kerinci.Dengan kejadian ini pula mengingatkan pada semua sopir-sopir,agar mengemudikan kendaraan hendaknya berhati-hati.Agar kejadian yang menimpa Travel Cahaya Kerinci bisa menjadi contoh buat transportasi lainnya.Kejadian ini pula bukan hal yang disengaja,memang tiap-tiap musibah yang datang menimpa kita tidak mengetahui kapan dan dimana tempat dan wakt…