Senin, 29 Juli 2019

Kelebihan Bersyirah Kemakam Rasulallah saw dan Kota Madinah|Agusdiar TV

KELEBIHAN   BERZIARAH
KEMAKAM RASULALLAH SAW 
DAN KOTA MADINAH
                            Ilustrasi Gambar
Assalamualaikum wr wb selamat beraktifitas guys, di pertemuan kali ini kita akan memberikan dan memaparkan tentang kelebihan atau fadilah berziarah ke makam Rasulullah SAW dan juga kota Madinah yang kita hubungkan dengan hadits dan semoga pula penulisan dan paparan penulis ini bermanfaat bagi kita semua dan terutama buat  penulis sendiri. 

Juga dapat meningkatkan Taqwa yang dapat menumbuhkan rasa kekaguman atas kebesaran dan kekuasaan Allah Jalla jalaluhu yang mampu berbuat segala sesuatu terhadap para hamba-hambanya sesuai dengan kodrat dan iradat nya. 

Allah Jalla jalaluhu jangan segala sifat kebesaran dan keagungan-nya telah menciptakan alam dan seisinya sebagiannya dapat disaksikan dan sebagian yang lain yang lebih besar tidak dapat dilihat oleh panca indra pada hamba-nya. 

Betapa hamparan langit dengan berjuta bintang matahari dan bulan yang menjadi Pelita penerang alam semesta merupakan suatu bukti yang nyata atas kebesaran dan kekuasaan Allah Jalla jalaluhu hanya sebagian kecil saja tanda-tanda kekuasaan Allah yang dapat kita saksikan itupun telah cukup membuat kesadaran hati untuk mengakui sifatnya yang maha kuasa yang maha perkasa dan Yang Maha Pencipta Namun demikian memperlihatkan tanda-tanda kebesarannya Yang Maha Sempurna itu Allah Jalla jalaluhu telah memberikan kesempatan kepada umatnya satu-satunya hamba yang paling dicintainya dan dikasihinya yakni Baginda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. 

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam telah memperoleh kesempatan dan kehormatan yang amat luar biasa di masa hidupnya tidak pernah diberikan kepada   siapapun. 

Rasulullah SAW bersabda dengan maknanya siapa berhaji lalu ziarah ke kubur ku sesudah mati ku maka seakan-akan ziarah padaku di masa hidupku. 

Dar hadist yang lain Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam juga menyebutkan dengan maknanya Siapa yang haji ke Mekah kemudian menuju kepadaku di masjid ku maka akan dicatat untuknya bagaikan dua kali haji yang mabrur keduanya. 

Rasulullah SAW bersabda: Siapa yang ziarah padaku di Madinah dengan ikhlas naga aku menjadi saksi dan memberi syafaat pada hari kiamat. 

Dari kutipan penulis dari ulama yang terdahulu Abul Hasan Az Zuhri pernah berkata Hatim Al asham ketika berdiri di muka kubur Baginda Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam ia berdoa ya Robbi kami telah datang di ziarah kubur Nabi mu Maka jangan dikembalikan kami dengan kecewa tiba-tiba mendengar suara Hai orang kami tidak mengizinkan Anda ziarah ke kuburan Nabi SAW melainkan kami telah membersihkan kamu kembalilah bersama kawan-kawanmu yang bersama Syarah itu dengan keadaan telah diampuni untuk kamu Allah telah Ridho padamu dan pada semua yang ziarah kubur nabi nabinya saw Semoga Allah Ridho pada kami semua. 

Memang siarah ke makam Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam banyak memiliki keistimewaan buat kita dan kita bisa melihat berbagai macam hadis-hadist yang disebutkan ada pula yang mengatakan Dalam Haditsyaitu Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan Siapa yang Haji dan tidak Syarah padaku maka jemu padaku jadi setiap yang mengerjakan haji ke Baitullah kemudian Insyaallah diizinkan Allah subhanahu wa ta'ala untuk ziarah ke makam Rasulullah SAW maka berziarahlah selagi kita diizinkan selagi kita dapat meningkatkan kaki Mengayunkan tangan berziarah ke makam Rasulullah SAW dan berdoa seakan-akan Rasulullah menyatakan Siapa yang datang kepadaku kata ke makam ku sesudah mati ku maka seakan-akan di arah padaku di masa hidupku. 

Kemudian kita ketika kita menunaikan ibadah haji ke kota Mekah kita tak lupa pula singgah di kota Madinah dan sebagaimana Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan yang artinya Siapa yang dapat mati di Madinah maka matilah di sana sebelum aku akan memberikan syafaat kepada siapa yang mati di kota Madinah Semoga Allah memberikan kami syafaat Nabi SAW dan mati di tanah suci Mekah dan di Tanah Suci Madinah. 

Rasulullah SAW menyebutkan tiada seorang dari umatku yang bersabar terhadap penyakit dan kesukaran kota Madinah Melainkan aku akan memberi syafaat untuknya pada hari kiamat atau saksi untuknya.

Maka kita dapat tegaskan di sini salah lah orang yang beranggapan Islam hanyalah agama mengurus perkara akhirat belaka Bahkan sebaliknya Islam adalah agama pelopor Kemajuan dan perkembangan zaman banyak keistimewaan kota Mekkah yang kita kaji kemarin dan keistimewaan berziarah ke makam Rasulullah Muhammad Shallallahu alaihi wasallam dan kota Madinah Oleh sebab itu marilah kita sambut dengan riang hati dengan penuh keimanan untuk menuju kota yang suci damparan dunia bumi ini Kota Mekah dan Madinah Mari kita semua umat Islam sebagai prospek kedepan untuk bisa mempertahankan kesucian 2 Kota bagi umat Islam di Amparan dunia Insya Allah dengan niat yang baik kita memperoleh buah yang nyata dari apa yang kita kerjakan pada hari ini dan kita doakan pula semoga saudara-saudari kita yang sedang melaksanakan ibadah haji di kota Mekkah bisa mendapatkan haji yang mabrur Barakallah fil quranil Karim alhamdulillahirobbilalamin. 
(Ad, dari segala sumber)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Story of Love

RE-REVIEW LOVING CUSTOMS IN DISCUSSION RETORICS  Writing about the introduction of this rhetoric of love, is one of the thoughts, exp...