Rabu, 24 Juli 2019

Negeriku Yang Tak Lagi Muda|Agusdiar TV

NEGERIKU YANG TAK LAGI MUDA
Ilustrasi Gambar

Sorot sejarah, keberhasilan Thariq Bin Ziyad menaklukkan Andalusia, Spanyol, tidak bisa dilepaskan dari peranan yang dimainkan oleh Musa bin nushair yang saat itu merupakan Wali Khilafah Umayyah di Afrika. Harus dicatat bahwa penaklukan Andalusia Spanyol adalah pintu gerbang untuk melepaskan Konstantinopel yang dijanjikan oleh Nabi SAW. Gelap Konstantinopel akan ditaklukan melalui tangan seorang lelaki sebaik-baiknya pasukan adalah pasukan dan sebaik-baiknya panglima adalah panglimanya.(HR.Ahmad). 

Itulah yang sebenarnya menjadi mimpi Musa bin nushair dan Thariq Bin Ziyad ketika itu Konstantinopel memang benar-benar sulit ditaklukan oleh kaum muslim dari arah Timur.. banyak pasukan Khilafah Umayyah yang dikirim ke sana namun tak kunjung berhasil menaklukkan disinilah Musa bin nushair kemudian mulai berpikir untuk memasuki semua wilayah Eropa untuk menaklukkan Italia,Yugoslavia ,Rumania, Bulgaria, kemudian wilayah konstatinopel. 

Menariknya Musa bin nushair saat itu usianya tak lagi muda usianya sudah 75 tahun namun tak menurutnya liriknya sungguh luar biasa usia senjanya tak menyurutkan nyali apalagi langkahnya untuk melakukan misi besar wujudkan bisyarah Nabi SAW. Orang tua ini terus menaiki punggung kudanya menyusuri Jalan Kota demi kota wilayah dan wilayah dia taklukkan kepung kota Sevilla,  Spanyol berbulan-bulan lamanya. Kota Samarinda juga dia kepung berbulan-bulan Barcelona dan Saragosa dan wilayah timur laut juga berhasil ditaklukan. 

Setelah itu dia mengarahkan langkah kuda dan pasukannya ke arah barat laut bergerak menuju sekolah untuk ditaklukkan Perancis, Italia dan berapa wilayah lain pun tak luput dari incaran nya, karena Ambisi dan spirit bisyarah Nabi SAW yang membara di dalam dadanya harapannya akan sampai di konstatinopel. 

Pelajaran berharga bagi generasi generasi berikutnya usia tak boleh menghalangi kita dari mewujudkan misi Agung terlebih saat kekuasaan dan kekuatan ada dalam genggaman. Janganlah kita Patah Arang melihat sesuatu yang di atas kita Lihatlah ke bawah karena kecintaan kita terhadap dunia. Lihatlah  keatas karena kecintaan kita terhadap akhirat, usia tak memandang apapun profesi kita, yang kita emban merupakan amanah dari sang Kholik. Ini pun mengingatkan kita pada kisah Abu Ayyub Al Anshari yang juga usianya saat itu tak lagi muda 80 tahun saat ada misi pengiriman pengiriman pasukan ke Konstantinopel dia ingin menjadi bagian dari pasukan itu ketika dia dinasehati agar mengurungkan niatnya jawabannya singkat. 

" apa yang akan aku katakan kepada Allah ketika dia berfirman berangkatlah berperang baik dalam keadaan ringan maupun berat.[Qs At Taubah: 41]

Begitulah semangat dan spirit perjuangan mereka usia dan kondisi fisik yang sudah menua tak menghalangi Semangat inspirit perjuangan mereka usia dan kondisi fisik yang sudah menua tak menghalangi semangat dan spirit perjuangan mereka mereka tidak menjadikan usia dan kondisi fisik mereka sebagai alasan untuk meninggalkan kewajiban karena mereka kelak akan ditanya oleh Allah Azza wa Jalla. 

Terlebih saat Allah tidak akan agar berangkat berperan baik dalam keadaan ringan maupun berat bagi orang yang berusia senja tentu saja Berangkat berperan sangat berat tetapi itulah tanggung jawab yang harus mereka pikul maka merekapun berangkat itulah pelajaran penting yang bisa kita petik dari sosok Musa bin nusair penakluk Andalusia dan SpanyolSpanyol. (Ad, dari segala sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Story of Love

RE-REVIEW LOVING CUSTOMS IN DISCUSSION RETORICS  Writing about the introduction of this rhetoric of love, is one of the thoughts, exp...