Jumat, 19 Juli 2019

OPM Bersenjata Mengganas|Agusdiar TV

OPM PAPUA MENGGANAS KENAPA TIDAK DISEBUT TERORIS. 

SOROT INDONESIA, Meski jelas-jelas menimbulkan korban jiwa dan menakut-nakuti penduduk Organisasi Papua Merdeka Atau tak pernah disebut sebagai teroris dan ditangani sebagai teroris padahal UU terorisme yang baru jelas-jelas tindakan mereka dikategorikan sebagai tindakan terorisme. 

Dalam UU disebut teroris adalah perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas yang dapat menimbulkan korban yang bersifat massal atau menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap objek-objek vital yang strategis lingkungan hidup fasilitas publik atau fasilitasi internasional dengan motif ideologi politik dan gangguan keamanan. 

Aksi terakhir OPM terjadi bulan lalu mereka menembaki pesawat Trigana Air Twin otter PK yang mengangkut pasukan Brimob. Usai itu mereka membantai 3 warga sipil di sekitar bandara kenayan Kabupaten Nduga Papua. 

Meski brutal dan biadab mereka tak pernah disebut sebagai teroris. Dengan peran besar TNI dan anggota-anggotanya dan pihak dari pihak kepolisian Brimob dengan anggota-anggotanya berhasil melumpuhkan barisan OPM pengacau keamanan Papua Indonesia. Ini merupakan sebagai kriminalitas bangsa,keganasan  yang dilakukan oleh OPM di Papua kemudian para pihak TNI dan pihak kepolisian Brimob menyapu bersih OPM yang berada di Papua Indonesia. 

Pengamat politik internasional Bapak Budi Mulyana menilai istilah teroris memang terma baru yang diluncurkan Amerika Serikat pasca perang dingin. Dengan War on Teroris-Nya. Tentunya istilah ini sarat dengan kepentingan as di Kancah global. Maka Penggunaan istilah ini menjadi selektif terkait dengan ada atau tidak adanya kepentingan as dalam sebuah peristiwa tertentu. 

Kita kembali lagi ke OPM Papua kaitan nya dengan OPM di Papua justru kepentingan asing pada isunya bukan pada kasusnya. Maka Penggunaan istilah teroris tidak digunakan di sana Mereka menggunakan istilah kelompok kriminal bersenjata atau separatisme OPM Papua Indonesia(9/7/2019) Jakarta. 

 OPM Papua biasa disebut kriminal bersenjata Papua Indonesia dapat diatasi oleh pihak TNI dan kepolisian Brimob dengan menyapu bersih tempat persembunyian mereka di bukit di Papua Indonesia. Dengan adanya penyerbuan OPM Papua kriminal bersenjata sudah banyak menyebabkan masyarakat atau penduduk Papua tewas oleh perbuatan kejam upkm terhadap masyarakat non bersenjata. 

Kita kembali lagi menurut pandangan politik Indonesia menurutnya ini menunjukkan bahwa istilah terorisme akan digunakan sesuai dengan kepentingannya ia menilai bahwa tidak tepat kalau dikatakan kepolisian tidak Menindaklanjuti atau mengabaikan kasus OPM dan juga pihak TNI yang dengan tegas menindak kriminalitas di Indonesia yaitu OPM Papua. 

Sebagai aparat keamanan profesional TNI dan kepolisian Brimob mereka tentunya menangani kasus ini secara serius namun mungkin ada kesan bahwa seolah-olah tingkat perhatiannya tidak sebesar dalam kasus terorisme yang melanda Indonesia. 

Kelompok-kelompok ini telah banyak melakukan kriminalitas pada titik-titik tertentu di Papua Indonesia sehingga pihak tni-polri bertindak dengan tegas hal ini bisa kita lihat di banyak televisi Media Indonesia. 

Akhirnya pesan tentang pilih itu menjadi muncul karena tidak lengkapnya Informasi yang disampaikan oleh masyarakat Papua Indonesia secara jelas. 

 kita lihat pada pandangan pertama kepentingan asing harus dihilangkan dalam penanganan berbagai peristiwa di negeri ini baik untuk kasus terorisme kriminal atau separatisme karena dengan adanya kepentingan asing maka itu akan mencederai profesionalitas aparat dalam menangani masalah dan akan berakibat munculnya ketidak percayaan masyarakat. 

Yang kedua masyarakat pun harus memiliki kesadaran politik sehingga dapat memilih dan memilah penyikapan terhadap fenomena yang terjadi di tengah masyarakat Papua Indonesia dengan adanya pengakuan keamanan atau kriminalitas penyerbukan Oleh OPM dan TNI serta pihak kepolisian Brimob bersikeras melakukan pembersihan terhadap kriminal bersenjata Papua Indonesia dengan Sigap dan tegas menangkap menindas bahkan terjadi baku tembak di Papua Indonesia dengan OPM pengacau keamanan Indonesia. 

Kalaulah bukan karena jasa pihak TNI dan kepolisian Brimob tentu saja Indonesia atau negara kita NKRI tidaklah aman dari para kriminal bersenjata terutama OPM Papua Indonesia yang dapat diteladani dengan an profesional Disney mereka dan akhirnya dapat dilumpuhkan dengan mudah oleh pihak TNI dan pihak kepolisian Brimob. Wallahu'alam Bilzhowab(Ad dari segala sumber) 

1 komentar:

  1. ayo segera bergabung dengan kami hanya dengan minimal deposit 20.000
    dapatkan bonus rollingan dana refferal ditunggu apa lagi
    segera bergabung dengan kami di i*o*n*n*q*q

    BalasHapus

Tiga pembalap tercepat TDS(tour de singkarak)2019 Kerinci

Kerinci ,Pembalap tercepat TDS fokus untuk mempertahankan jersey tersebut. Bagaimanapun jenis dakian tanjakan, saya akan berupaya sem...