Rabu, 31 Juli 2019

Terkait tentang Rukun Pernikahan|Agusdiar TV

TERKAIT TENTANG RUKUN PERNIKAHAN


Ilustrasi Gambar Denny dan Selvi
  
 Tema tentang dasar hukum pernikahan sebelum menempuh tinjauan awal pernikahan pada ucapan Ijab dan Qabul pada malam pertama pelaksanaan pernikahan

Rukun nikah ada 4 dan ada pula yang mengatakan rukun nikah itu 5 menurut uraian saya disini yang disesuaikan dengan hadis Baginda Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bahwa rukun nikah disebutkan disini yaitu 4 yang pertama Ijab dan qobul Ijab dan qobul ini yaitu ucapan Wali saya kawinkan Anda pada putri-putri atau kalimat aku halalkan bagi putriku. 

Dan qobul yaitu ucapan penerimaan dari pengantin laki-laki atau calon suami aku terima mengawininya atau aku rela mengawininya dan tidak disyaratkan berbahasa Arab meskipun ia mengerti bahasa Arab hanya saja diisyaratkan supaya terjemahan ke bahasa lain harus jelas dimengerti dalam bahasa itu juga diisyaratkan segera disambut qobulnya. 

Bagian yang kedua yaitu calon suami dan calon istri maka sarat calon istri harus bebas dari ikatan nikah atau iddah yakni bila calon istri itu masih terkait nikah atau dalam iddah maka tidak sah untuk dikawinkan Adapun syarat calon suami harus mengetahui bahwa bakal istrinya itu halal baginya dan jelas yakni bila tidak jelas maka tidak sah nikahnya seperti saya kawinkan Anda pada salah satu putriku ini atau saya kawinkan putriku pada salah satu diantara kamu maka yang demikian ini tidak sah. 

Yang ketiga yaitu Wali Iya itu Ayah calon istri atau ayahnya ayah nenek maka Keduanya dapat mengawetkan gadis pada pakan suami yang layak kaya dengan mahar umum tanpa izin dari gadis asal tidak ada permusuhan antara mereka terhadap janda harus dengan izin calon istri dengan kata-kata yang tegas jika janda itu telah dewasa jika tidak ada Wali Ayah atau Ninik ayahnya Ayah maka saudara laki yang sekandung kemudian saudara laki yang soalnya kemudian kemenakan dari saudara laki sekandung atau sebapak kemudian Paman saudara Papa kemudian sepupu Putra kemudian Amin ya Bapak kemudian Putra aminnya Bapak kemudian Asabah nasabahnya. 

Maka mereka para wali yang tersebut di atas itu dapat mengawinkan calon istri dengan izinnya jika janda maka jika k maka jika gadis cukup dengan diamnya setelah diberitahukan kepadanya akan dikawinkan para calon suami. 

Kemudian jika tidak ada wali wali itu atau bepergian sejauh dua marhalah atau hilang atau sengaja tidak mau mengawinkan maka dapat dikawinkan oleh Hakim atau wakil Hakim pada lelaki yang layak di daerah wilayahnya pada waktu perkawinan dan tidak pada lain Hakim pun calon istri Rela. 

Sebagaimana yang disebutkan oleh Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dengan maknanya tiada wanita yang kawin tanpa izin walinya maka nikahnya batal atau tidak sah. 

Disebutkan pada hadis yang lain Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang maknanya orang perempuan tidak tepat mengawinkan perempuan lain juga tidak dapat mengawinkan dirinya sendiri maka wanita itu ya itu yang mengawinkan dirinya sendiri. 

 Yang ke empat saksi lelaki keduanya Merdeka adil melihat dan mendengar keduanya serta mengerti bahasa yang digunakan dalam Ijab dan qobul dan bukan calon Wali juga sah keduanya saksi yang tidak jelas adilnya jika yang mengangkatkan selain Hakim yakni walinya yang berhak karena disampaikan Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam tidak sah nikah kecuali dengan wali yang jujur dan dua saksi yang adil dan siap nikah tidak dengan syarat itu maka batal. 

Dan kelak jika berumah tangga ada suatu larangan yang keras dari Baginda Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam sesungguhnya sejelek-jeleknya manusia disisi Allah pada hari kiamat ialah seorang suami bersetubuh pada istrinya kemudian masing-masing muka pada orang lain rahasia yang terjadi pada masing-masing.(HR. Muslim dan Abu Daud). 

Ada suatu cerita pada zaman Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam Asna binti Yazid ra berkata ketika aku di majelis Rasulullah Muhammad Shallallahu alaihi wasallam dan di situ Ada rombongan laki-laki dan rombongan wanita lalu Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang maknanya Mungkin ada orang laki yang menceritakan apa yang telah dilakukan dengan istrinya atau wanita yang menceritakan apa yang dilakukan oleh suaminya maka Diamlah semua orang lalu saya jawab benar ya Rasulullah mereka sering berbuat sedemikian baik laki-laki maupun perempuan Nabi SAW bersabda jangan kamu berbuat demikian maka begitu itu bagaikan setan lelaki bertemu dengan setan wanita selalu bersih tubuh Sedang orang-orang pada melihat kepadanya. (HR.Ahmad). 

Peringatan keras yang diingatkan oleh Rasulullah Muhammad Shallallahu alaihi wasallam pada kaum laki-laki dan perempuan Lelaki membuka rahasia istrinya dalam persetubuhan atau perempuan membuka rahasia suaminya dalam persetujuan itu haram Adapun sekitar menyebut salicin tanpa ada kepentingan maka itu makruh.(Ad dari segala sumber). 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Prohibited from applying for the woman proposed

FOR HIBITION OF APPLYING MUSLIM WOMEN WHO ARE APPLYED  A Muslim is not permitted to propose a woman who has been proposed by his fell...