Senin, 05 Agustus 2019

Besar-Nya Bahaya memutuskan Kerabat(Family)|Agusdiar TV


BAHAYA BESAR 
MEMUTUSKAN 
HUBUNGAN KERABAT(FAMILI) 


Hai, guys Jangan bosan-bosan ya back artikel kita dengan berbagai  judul-judul  terbaik lho, kali ini kita sebagai penulis akan coba mengulas dan memaparkan tentang Bahaya besar memutuskan hubungan famili yang penulis sesuaikan dengan Hadist-Hadist serta dalil-dalil-Nya. 
Yuk kita lihat bagaimana penjabaran dan penukilan kita dalam konteks kaca mata agama. 

Dari Abu Hurairah Rasulallah s. a. w bersabda :
Ketika telah usai menciptakan makhluk, maka tegaklah rahim, dan ditanya Allah : Mengapakah? 

Jawab Rahim : Ini berdiri-Nya seorang pelindung pada-Mu dari pada putus hubungan.

Firman Allah : Ya, apakah anda rela(puas)  bahwa aku menghubungi siapa yang menghubungi-Mu, dan memutuskan hubungan pada-Mu? 

Jawab Rahim : Baiklah.Maka Firman Allah : Itu untuk-Mu, kemudian Nabi s.a. w bersabda :
Jika kamu suka bacalah ayat : Apakah sekira-Nya kamu berkuasa, lalu akan merusak diatas bump dan memutus hubungan famili-Mu.Mereka sedemikian itulah yang dikutuk oleh Allah, lalu dipekakkan dan dibutakan mata pengligatan mereka(Arra'd : 25).(HR.Bukhari dan Muslim). 

Pada zaman dahulu ada seorang Ulama besar Ibnu Hajar beliau berkata dan sembari menceritakan :

Ada seorang kaya pergi berhaji lalu menitipkan uang seribu dinar pada seorang yang terkenal baik amanat-Nya, untuk  diminta bila ia telah kembali, kemudian setelah ia selesai berhaji, tiba-tiba orang yang dititipi itu meninggal, maka ia menanyakan harta yang dititipkan pada ahli waris-Nya, tetapi ahli waris-Nya tidak mempunyai uang, maka ia bertanya pada ulama Makkah dan mereka berkata :

Jika pada tengah malam pergilah kesumur zam-zam dan lihatlah didalam sumur itu kemudian panggillah nama-Nya. 

Maka jika seorang yang baik pasti akan menjawab panggilan-Mu. 

Maka pergilah ia di tengah malam dan memanggil nama-Nya, tetapi tidak mendapatkan jawaban, maka ia kembali kepada para Ulama dan memberitahukan kepada mereka hanya mengucap : Inna lillahi wa Inna ilaihi raji'un. 

Kami kuatir kalau-kalau kawan-Mu itu ahli neraka, karena itu anda pergi ke Yaman disana ada sumur Birhut maka diwaktu tengah malam anda panggil nama-Nya, maka pasti akan menjawab

Dan tengah malam ia memanggil nama fulan, maka langsung ia menjawab. Lalu ditanyakan dimana harta mas-Ku? 

Jawab-Nya ada  ditempat dirumah-Ku, sebab saya tidak mempercayai siapapun tentang uang itu, dan pergilah kesana dan galilah tempat itu. 

Pasti akan mendapatkan-Nya lalu ditanya :
Apa yang menyebabkan anda disini padahal anda termasuk orang yang baik? 

Jawab : Saya mempunyai saudara perempuan dan aku bekot ia dan tidak pernah menghubungi-Nya atau membantu pada-Nya, karena itu Allah Azz Wa Jalla menyiksa pada-Ku oleh sebab itu, dan aku tempatkan ditempat ini. Dalil dalam hadist : Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan hubungan famili(Kerabat). 

Al-Qurtubi pernah menerangkan dalam tafsir-Nya : Para Imam telah sepakat bahwa memutuskan hubungan famili itu adalah haram, dan wajib tetap dihubungi-Nya. Arti memutuskan hubungan itu ialah menghentikan kebiasaan-Nya, seperti bantuan harta, atau ziarah atau surat-menyurat, jika demikian itu diputuskan tanpa uzur syar'i, maka hukum-Nya haram, adapun jika memang tidak ada hubungan dari semula maka tidak termasuk memutus hubungan. 

Abu Hurairah berkata : Rasulallah s. a. w bersabda :
"Siapa yang benar-benar beriman pada Allah dan hari kemudian maka hendak-Nya menghormati(menjamu) tamu-Nya. Dan siapa yang beriman pada Allah dan hari kemudian, maka harus menghubungi famili dan kerabat-Nya. Dan siapa yang beriman pada Allah dan hari kemudian, hendak-lah berkata baik atau diam.(HR.Bukhari dan Muslim). 


"Tidak ada dosa yang lebih layak untuk disegerakan oleh Allah siksa-Nya didunia disamping apa yang disediakan kelak di akhirat dari pada aniaya dan memutuskan hubungan famili."(HR.At-Tirmidzi Dan Ibnu Majjah). 

" Setiap amal anak Adam dihadapkan pada tiap hari kamis malam Jum'at, maka tidak diterima amal perbuatan orang yang memutuskan hubungan famili(Kerabat)."

Muhammad Al-Baqir r.a berkata :
Ayah-Nya Zainul Abidin berkata kepada-Nya Jangan bersahabat dengan orang yang memutuskan hubungan famili, sebab saya telah mendapatkan-Nya terkutuk dalam tiga ayat di dalam Al-Qur'an, Al-Baqarah 27,Arra'd 25,Muhammad 23.


Dari Anas r.a berkata : Rasulallah s. a. w :
"Siapa yang ingin diluaskan riski-Nya dan ditunda ajal-Nya(dipanjangkan umur-Nya),maka hendaklah ia menyambung hubungan famili-Nya.(HR.Bukhari dan Muslim). 

(Ad, dari segala sumber).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Prohibited from applying for the woman proposed

FOR HIBITION OF APPLYING MUSLIM WOMEN WHO ARE APPLYED  A Muslim is not permitted to propose a woman who has been proposed by his fell...