Senin, 05 Agustus 2019

Jangan Meremehkan Orang| Kerinci TV

JANGAN DZALIM DAN MEREMEHKAN ORANG LAIN

"Tiap orang yang Dzalim mengambil sejengkal dari tanah orang, maka akan dipaksa oleh Allah untuk menggali hingga mencapai tujuh petala bumi, kemudian dikalungkan keleher-Nya, hingga selesai putusan semua manusia."(HR.Ahmad, Ibnu Hibban). 

" Siapa saja yang Dzalim (mengambil hak orang lain)meskipun sejengkal tanah, maka akan dikalungkan keleher-Nya dari tujuh petala bumi."(HR.Ahmad, Bukhari dan Muslim). 

Nah' guys kali ini kita akan memaparkan tentang Dzalim, bagaimanana keterangan tentang hal tersebut, yuk kita simak pemaparannya, bahasan penulis tentang Dzalim dan meremehkan orang lain. 

Ali Bin Harb berkata :Ketika aku bersama pemuda-pemuda di Maushi bersantai ditepi laut, kemudian naik perahu, dan ketika berada di tentang laut tiba-tiba ikan besar melompat dari tepi ketengah perahu kami, maka kami segera turun dari perahu untuk mencari kayu bakar untuk memakan ikan dan memakan ikan tersebut. 

Dan ketika kami sedang berjalan mengumpulkan kayu-kayu, dan terlihat pada kami gubuk, maka kami masuk melihat kedalam, dan tiba-tiba terlihat pemuda terikat tangan dan leher-Nya, disamping-Nya ada orang terbunuh dan disamping-Nya ada keledai yang berpelana kain. 

Dan kami tanya pada pemuda apakah cerita dari semua keadaan itu? 

Sebenarnya saya menyewa keledai dan orang ini membawa saya kemari, lalu mengikat saya sedemikian ini, lalu ia akan membunuhku, maka saya minta ampun pada-Nya supaya jangan berbuat demikian padaku, dan akan bersedia menyerahkan apa saja pada-Nya, dan berjanji tidak akan membongkar rahasia kepada orang lain. 

Tetapi ia tetap akan membunuhku, kemudian ia akan mengeluarkan pedang-Nya, mendadak sukar dikeluarkan dari warangka-Nya, ketika dipaksa dengan  keras tiba-tiba keluar dengan keras dan mengenai leleher-Nya sehingga ia terbunuh sendiri. 

Dan aku tak dapat melepaskan diriku dari ikatan belenggu ini. Maka dengan demikian kita buka belenggu pemuda tersebut dan segera membawa-Nya keperahu. Kemudian ikan yang kami akan bakar tadih, melompat kelaut kembali. 

WANITA DISAMPING-NYA ISTANA
Ada seorang wanita berumah tangga disamping-Nya istana raja, sehingga raja tersebut menganggap rumah wanita tersebut dianggap merusak dan membusukkan pemandangan istana. 

Kemudian raja akan membelikan rumah tersebut, tetapi wanita tersebut tidak mau menjual-Nya, maka suatu hari ketika wanita tersebut bepergian tiba-tiba raja memerintahkan para prajurit-Nya merobohkan rumah itu, dan ketika wanita itu pulang dari bepergian ia melihat rumah-Nya telah roboh, maka ia tanya, siapakah yang telah merobohkan rumah ini? 

Dan orang-orang disekitarnya mwnjawab raja,maka ia langsung melihat keatas langit Dan berdo'a :
Tuhan-Ku dan majikan-Ku, jika aku pergi tetap membantu orang yang lemah, dan dapat menolong orang yang aniaya. Kemudian ia duduk ditempat-nya. 

Tidak lama keluar lah raja dengan rombongan sekelompok prajurit-Nya, dan wanita itu di tanya :

Menunggu apa disini? 

Jawaban-Nya : AKU menunggu hancurnya istana dan kekuasaan-Mu, maka ditertawakan dengan ejekan oleh raja itu. 

Kemudian pada malam hari,tiba-tiba longsorlah dan gedung istana dengan semua penghuni-Nya ditemukan di satu reruntuhan dinding-Nya :

"Apakah kamu mengejek dan meremehkan do'a, sedang kamu tidak mengetahui-Nya bagaimana ampuh-Nya do'a itu...... Panah di waktu  malam tak pernah luput, tetapi ada saat-Nya dan masa itu juga terbatas. Dan Allah Maha Berkehendak sebagaimana yang telah kamu lihat, maka kerajaan Dan kekuasaan-Mu tidak ada disisi-Nya lagi... 

Semoga kita bersama dipelihara Allah dari kejahatan orang yang Dzalim, Dan segala tips data orang-orang kafir dan pemimpin berwajah Dajjal. 

Kesimpulan :
Dzalim meletakkan sesuatu tidak pada tempat-Nya. Dan berbuat sewenang-wenang terhadap hak orang. Dan merampas hak orang dengan paksa. Dan kedua-dua-Nya perbuatan haram, bahkan ia bisa menjadi kafir, meskipun hak itu berupa sebutir biji pada buah. 

Dzalim Ada tiga :
√ Dzalim yang tidak akan di ampunkan oleh Allah Azza Wa Jalla.

√Dzalim yang mudah di ampunkan Allah Azza Wa Jalla. 

√ Dzalim yang tidak akan dibiarkan oleh Allah Azza Wa Jalla. 
=========================================
" Dan janganlah kamu menyangka bahwa Allah itu lupa terhadap apa yang di lakukan oleh orang-orang Dzalim(aniaya). Hanya Allah menunda hukuman mereka sampai pada hari dimana disaksikan oleh semua mata.(Qs.Ibrahim :42). 

(Ad, dari segala sumber). 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Story of Love

RE-REVIEW LOVING CUSTOMS IN DISCUSSION RETORICS  Writing about the introduction of this rhetoric of love, is one of the thoughts, exp...