Kamis, 01 Agustus 2019

Memetik Hikmah Ibadah Haji|Agusdiar TV

MEMETIK HIKMAH DARI IBADAH HAJI KETANAH SUCI

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. 

Dalam  Al-Qur'an surah Al-hajj ayat 27-28 Allah subhanahu wa ta'ala berfirman dengan maknanya dan ber-seruhlah kepada manusia untuk mengerjakan ibadah haji niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta yang kurus yang dataran dari segenap  penjuru yang jauh supaya mereka menyaksikan( memetik) berbagai manfaatnya."

Manfaat yang paling utama dipetik dari ibadah haji mencakup kepentingan-kepentingan yang bersifat duniawi dan Ukrawi.Secara garis besar nilai-nilai yang terkandung dalam Ibadah haji itu penulis akan uraikan terbagi atas 2 defenisi, dalam 2 defenisi ini barangkali bisa memotivasi para netizen untuk bisa berniat untuk melaksanakan ibadah haji ke tanah suci Makkah Al-mukarramah. 

√ MENEMPA KESABARAN DAN MENAMBAH PENGETAHUAN
Manfaat yang pertama yang dipetik dari ibadah haji : Menambah pengetahuan dan melatih diri untuk menghadapi kehidupan dengan penuh kesabaran. 

Ada peribahasa klasik yan menyatakan" jauh rantau banyak dilihat lama hidup banyak dirasa."

Menunaikan haji ke mekah al-mukarramah semacam pariwisata yang bertujuan suci dalam perjalanan itu banyak pemandangan indah yang dapat dinikmati dan dapat menambah pengetahuan tetapi tidak sedikit pula kesulitan kesulitan yang harus dihadapi membuat jamaah tersedih diantaranya :

Dalam perjalanan itu kita bisa menyaksikan dan berkumpul dengan kesukaran dan kesukaran berjejal-jejal di tempat tertentu tempat tinggal yang tidak kondusif dan tidak nyaman makanan tidak sesuai dengan selera dan lain-lain. 

Sungguh sangat berbeda dengan kita dan parawisata wisatawan yang biasa berwisata ke paris tok ulum hollywood dan kota-kota lainnya di dunia yang menikmati kesegaran dan keindahan alam namun akan tetapi bagi jamaah haji yang pergi ke sana suci akan tinggal diam sempat yang dilukiskan oleh Allah dalam Alqura'n surah Ibrahim ayat 37 dengan kalimat yang bunyinya lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman, dan beriklim panas kesukaran ki sekarang itu harus diatasi dengan hati tabah penuh kesabaran dan ini merupakan satu pusat pelatihan dalam menghadapi kehidupan tidak heran apa apabila Rasulullah saw mengkualifikasikan pelaksanaan ibadah haji itu sebagai suatu perbuatan jihad dalam sebuah hadis telah diriwayatkan :

" Dari Siti aisyah ra  berkata saya telah bertanya pada Rasulullh kami memandang jihad itu se utama-utamanya aman tidaklah sebaliknya kan berjihad lalu Rasulullah saw sawah menjawab tetapi jihad yang lebih utama itu ialah haji mabrur.(HR.Imam Bukhari). 

Orang-orang yang sudah terlatih fisik dan mentalnya menghadapi dan mengatasi kesukaran kesukaran ketika melaksanakan ibadah haji itu insya allah akan tegak tangguh dan mampu dalam mengarungi samudera hidup yang penuh dengan gelombang pasang ini. 


√ MENDAPAT KETENANGAN BISA
Manfaat kedua ialah akan mendapatkan ketenangan jiwa orang yang melaksanakan ibadah haji itu jiwanya semakin mantap perasaan tunduk dan taqwa kepada  Allah bertambah kuat terhadap dalam jiwanya. Ia menyadari kalau lainnya dalam melaksanakan ibadah pada waktu-waktu yang lampau menyesali perbuatan-perbuatan yang pernah dilakukan misalnya mencuri, iri, hasad dan hasud dan korupsi dia tinggalkan setelah dia mengerjakan ibadah haji ke tanah suci Makkah. 

Dia  menyesali semua perbuatan-perbuatan dosa yang pernah ia lakukan,sikap yang demikian itu membentuk pemantapan jiwa.

Suasana di tanah suci kala mengerjakan ibadah haji tersebut para jamaah ketika mengerjakan berbagai ibadah ucapan-ucapan yang terdengar dan berkembang seperti talbiyah dan sebagainya. 

Semua itu menerpa jiwa dan rohani jamaah haji sehingga mereka berniat  untuk memulai kehidupan baru, kehidupan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Jalla Jalaluhu, semakin bersih pula jiwanya semakin tenteram pula hatinya lantaran banyak mengingat Allah dan  Allah  subhanahu wa ta'ala berfirman(Qs.Ar-Ra'd :28) dengan makna-Nya :

"Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingat-Lah bahwa dengan mengingat Allah-Lah hati akan menjadi tenang.(Qs.Ar-Ra'd : 28).'

Allah SWT Berfirman(Qs.Al-Imran : 97) 
" mengerjakan ibadah haji itu adalah kewajiban manusia terhadap Allah yaitu bagi orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah."

Demikianlah  dua paparan penulis tentang manfaat-manfaat  daripada haji ke tanah suci mekkah dan semoga pula tulisan ini menjadi motivasi untuk kita agar kita bisa sampai ke tanah suci mekkah al-mukarramah

Aamin Ya Robbal Aalamiin.
(Ad, dari segala sumber).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Story of Love

RE-REVIEW LOVING CUSTOMS IN DISCUSSION RETORICS  Writing about the introduction of this rhetoric of love, is one of the thoughts, exp...