Selasa, 13 Agustus 2019

Rahasia berdiri dari Ruku' Shalat|Agusdiar TV


RAHASIA BERDIRI DARI RUKU' SHALAT 

Sebagaimana kita ketahui SHALAT bukan saja sebagai sarana untuk komunikasi antara seorang hamba dengan Sang Kholik(Allah Azza Wa Jalla).Namun dibalik SHALAT ternyata memiliki keajaiban yang sangat luar biasa. 

Dipertemuan kita kalli ini, penulis akan mengulas kembali "Rahasia Berdiri Dari Ruku' Dalam SHALAT".

Untuk mengetahui jelas-Nya.... 
Ayo kita lihat bagaimana ulasan penulis tentang"Rahasia Berdiri dari Ruku Dalam SHALAT".Yang sudah barang tentu memberikan faedah besar dalam SHALAT kita,serta kita bisa dapat menyelami keajaiban SHALAT yang kita dirikan. 

Seusai melakukan gerakan Ruku', seseorang lalu bangun dan berdiri tegak. Ketika orang hendak kembali bangun dan berdiri tegak setelah Ruku', maka otot-otot punggung, pinggul,dan bagian belakang kaki akan mengerut.Sebalik-Nya, otot-otot bagian dada, perut, dan bagian depan kaki mengendor. Hal ini terjadi dikarenakan seluruh otot-otot tersebut menahan tubuh,dikarenakan seluruh otot-otot tersebut menahan tubuh dari gaya gravitasi bumi.

Kekuatan Otot-otot memang dikenal mampu menghadapi tantangan yang berbeda-beda. Karena berdiri dari ruku'mengharuskan otot-otot tersebut menahan tubuh dari tekanan gaya gravitasi bumi maka efek-Nya adalah terjadi-Nya peningkatan kekuatan pada otot-otot, terutama pada bagian belakang kaki, pinggul dan punggung. 

Jadi kalau kita perhatikan ketika ruku', otot-otot punggung relatif lebih mengalami peningkatan kekuatan dari otot-otot perut. Demikian pula ketika dalam posisi bangun dari ruku'.

Pertanyaan-Nya mengapa otot perut atau dada tidak mengalami peningkatan kekuatan yang sama dengan otot punggung? Padahal kedua-Nya sama-sama berfungsi dan bergerak? 

Manusia, umum-Nya mengalami pembungkukan ke arah depan sebagai akibat dari melemah-Nya dan semakin mengendor-Nya otot-otot punggung. Hal ini sangat biasa terjadi pada manusia dalam menjalani kehiduan alami-Nya. Umum-Nya manusia melihat ke arah depan dan juga ke arah bawah. Karena itu sedikit demi sedikit kepala miring kedepan yang akhir-Nya menekan bagian
atas ke bawah. Akibat-Nya secara perlahan manusia bungkuk kedepan. Jarang sekali manusia suka melihat ke atas atau ke belakang.

Jadi manusia yang suka melihat ke atas atau kebelakang. Karena sedikit sekali kepala yang miring kebelakang. Jadi manusia lebih rentan bungkuk kedepan karena otot punggung yang melemah dan mengendor. Kita barangkali pernah bertemu dengan yang demikian.Manusia lebih membutuhkan penguatan tulang punggung untuk menghindari bungkuk kedepan. Inilah hendak dicapai melalui gerakan ruku' dan bangun dari ruku'. 

Dua gerakan ini berusaha menguatkan otot punggung, dan perut sekaligus menghindari pembungkukan kedepan. 

Setelah berdiri tegak dari ruku' seseorang harus mengangkat kedua tangan-Nya sejajar dengan dua pundak-Nya. 

Sementara cara mengangkat tangan ketika akan bangun dari ruku'? 

Menurut jumhur ulama, sama dengan ketika takbiratur ihram, yaitu mengangkat kedua tangan sejajar dengan kedua pundak, ujung-ujung jari sejajar dengan ujung bagian atas teliga dan jari jempol sejajar dengan daun telinga bagian bawah. 
(Ad).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Story of Love

RE-REVIEW LOVING CUSTOMS IN DISCUSSION RETORICS  Writing about the introduction of this rhetoric of love, is one of the thoughts, exp...