Langsung ke konten utama

Rahasia besar antara dua sujud shalat|Agusdiar TV

RAHASIA BESAR ANTARA DUA SUJUD SHALAT

Duduk di antara dua sujud adalah  puncak latihan bagi tulang yang melengkung di telapak kaki. Saat duduk seseorang bertumpu  perut, jari  telapak kaki diatas tumit. Posisi ini memang berat untuk kaki karena berat badan mulai dari paha hingga kepala menjadi tanggungan otot-otot dan urat kaki. Akan tetapi, hal ini baik untuk menjaga lengkungan tulang telapak kaki agar tidak runtuh dan tidak menjadi kaki rata. 



Posisi demikian memang berat bagi kaki karena seluruh berat badan menekan ke tumit sehingga telapak kaki melengkung sedemikian rupa. Dengan kata lain, tubuh dan bumi berada di ujung catut yang menjepit kuat sepanjang telapak kaki sehingga menambah lengkungan memanjang pada telapak kaki, bahkan melengkung maksimal dengan semakin kuat-Nya tekanan. Bertambah-Nya lengkungan memanjang pada telapak kaki ini juga menambah lengkungan melintang di telapak kaki. Hanya saja, lengkungan melintang yang berkembang mulai dari urat bawah kaki bagian dalam ini, berkurang pada urat kaki bagian luar karena tidak ada lengkungan melintang pada sisi luar urat kaki dan kekuatan-Nya mulai dari jempol kaki hingga paling kelingking itu sesuai dengan perbedaan ketinggian lengkungan melintang di kaki. 

oleh karena itu, ketika bertumpu pada perut jari kaki, beban berat menjadi terbagi di antara jari-jari itu, sesuai dengan kekuatan masing-masing jari kaki.


 Jadi, beban paling berat adalah pada jari jempol karena ruas jari ini tertekan ke belakang. Oleh sebab itu lengkungan melintang pada telapak kaki mencapai puncak ketinggian-Nya sepanjang jari jempol ini. Kemudian secara perlahan kekuatan titik tumpu ini semakin berkurang pada tiga jari kaki yang lain, yaitu pada telunjuk, jari tengah, jari manis, bahkan hampir tidak ada tekanan sama sekali pada jari kelingking karena pendek-Nya jari terakhir ini. Jadi, pada ruas  jari kelingking tidak ada tekanan apa-apa sehingga sama sekali tidak terjadi lengkungan sama sekali, tidak terjadi lengkungan sepanjang tulang jari ini. Hal ini wajar karena memang tidak ada lengkungan melintang pada bagian luar telapak kaki atau tepat-Nya pada bagian kelingking. 


Hadits dari Anas ra"Rasulallah duduk cukup lama setelah sujud hingga kami menyangka beliau ragu, " duduk cukup lama setelah sujud hingga kami menyangka beliau ragu, "adalah dalil bahwa bagian duduk di antara dua sujud itu butuh waktu yang cukup lama sehingga otot dan urat kaki juga lama menanggung berat badan. 



Hal ini mengakibatkan dua hal :

Pertama, Otot-otot dan urat kaki semakin kuat akibat lama menanggung berat badan ketika duduk sehingga lengkungan telapak kaki terjaga. Kekuatan otot berarti adalah kekuatan seseorang mengatasi setiap tantangan yang beragam. Ketika duduk, otot dan urat kaki menahan berat badan sehingga otot semakin kuat. Selain itu, lengkungan telapak kaki juga terjaga dan tidak runtuh menjadi kaki rata atau flat foot. 

Kedua, dalam hadits tersebut dijelaskan bahwa duduk di antara dua sujud membutuhkan waktu cukup lama. Waktu lama ini berarti memperlama pengarahan tenaga oleh otot dan urat kaki dalam menanggung berat badan. 

SUJUD CUKUP LAMA MENINGKATKAN DAYA TAHAN

Manfaat sujud cukup lama meningkatkan daya tahan otot dan urat kaki tersebut. Yakni kemampuan untuk terus-menerus melaksanakan kegiatan fisik dalam waktu yang lama dan berulang-ulang tanpa merasa lelah. Ketika duduk otot dan urat kaki menggarahkan tenaga yang besar menopang berat badan dalam waktu yang lama berulang-ulang dalam waktu shalat. Itulah yang meningkatkan daya otot dan urat tersebut. 

Berjongkok dalam shalat dapat mengencangkan otot-otot pada bagian paha. Pengencangan pada bagian ini dapat menambah kelenturan persendian lutut. Saat duduk, persendian lutut menekuk sedemikian rupa, yaitu betis menempel ke paha, dan empat otot-otot bagian depan paha semakin lentur. Dengan kelenturan tersebut, persendian lutut mampu menekuk sedemikian rupa, seperti menempelkan tumit dengan pantat. 

Apabila sujud dapat menambah suplai darah ke otak, duduk setelah sujud dapat mengalirkan darah kembali ke jantung. Kembali-Nya darah dan kepala ini, menjadi semacam pencucian kepala dan otak karena sisa-sisa kimiawi dan pembakaran sari makanan serta zat asam akibat pengerahan pikiran. Dengan demikian, pikiran kembali segar dan siap melakukan aktivitas berpikir lagi. Selain itu, pembersihan otat dari sisa-sisa proses pembakaran dapat memperbaiki kerja otot sehingga vitalitas tubuh  semakin baik. 

Meletakkan dua tangan diatas paha ketika duduk dapat mengistirahatkan kedua lengan setelah mengerahkan tenaga untuk menopang tubuh ketika sujud. Ujung telapak tangan hendaknya tidak melebihi lutut sehingga dua tulang belikat tetap sejajar dengan punggung. 

Apabila tangan diletkkan diatas paha akan mengakibatkan dua tulang belikat Bangkok kedepan ujung segitiga tulang belikat bengkok kedepan ujung segitiga bagian bahwa menonjol. Tonjolan ini akan menyebabkan pun dak bungkuk kedepan sehingga tidak sejajar lagi dengan punggung.


 Oleh karena itu, kedua telapak tangan hendak-Nya tidak melewati batas lutut untuk menjaga agar pundak tetap sejajar dengan punggung. 

Tulang paha dianggap tulang paling panjang di tubuh manusia, lebih panjang daripada tulang betis. Oleh karena itu, ketika paha dan betis dapat, yang diduduki adalah tumit maka sebagian pantat berada tepat di belakang tumit. Hal ini mendorong tulang pinggul hingga miring kebelakang. Selain itu, hal ini dapat mengurangi lekukan pada tulang sekitar pangkal paha. Dalam keadaan seperti ini, tubuh menjadi semacam timbangan. Jika kepala mendongak keatas atau kebelakang, rongga tulang pangkal paha juga akan melebar. Sebalik-Nya, jika kepala merunduk kedepan atau kebawah rongga pangkal paha juga semakin sempit. 



Oleh karena itu Nabi saw melarang kita memandang kelangit dan menganjurkan agar pandangan tidak melebihi tempat shalat. 

Kepala yang hanya menunduk sedikit kedepan dapat menjaga rongga pangkal paha sehingga tidak semakin lebar dan menyempit. Bukan hanya mendogakkan kepala saja menyebabkan semakin melebar-Nya rongga pangkal paha ini, tetap juga mengangkat kedua lengan. 


Oleh sejajar itu Nabi s. a. w menuntun kita takbirahtur ihram, hendak ruku', dan bangun dan ruku' Akan tetapi, Beliau tidak menganjurkan-Nya ketika sujud karena mengangkat kedua tangan ini dapat menjadikan rongga pangkal paha semakin lebar sehingga rentan penyakit nyeri punggung, terutama pada sekitar pangkal paha. Tidak itu saja, mengangkat  tangan ketika sujud juga mengakibatkan tekanan terhadap saraf makanan yang ada di bagian belakang kaki sehingga dapat menimbulkan penyakit asam urat.(Ad)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kandungan dan khasiat buah kabau

KANDUGAN KABAU
Foddweninsit kabau : 100 gram
Bagian kabau yang dapat dikonsumsi(food edible) : 100 %
-Energi Kabau : 199 Kkl
-Protein.          : 6,4 gr
-Lemak.           : 1,1 gr
-Karbihidrat.   : 41gr
-Vitamin A.     : 0 IU
-Vitamin C.     : 0 mg
-Kalsium.        : 40 gr
-Fosfor.           : 108 mg
-Zat Besi.        : 1,8 mg
-Vitamin B.     : 0,03 mg




Kabau adalah sejenia buah petai dan jenkol kabau berupa bentuk buahnya yang lonjong,berbentuk seperti kacang polong,namun jika dibelah kulitnya berjejer beberapa buah,berkulit hitam dan berdaging hijau didalamnya,biasanya tanaman ini hidup didaerah hutan Sumatera dan Jawa.
Buah ini berbau tidak sedap seperti petai dan jengkol inilah yang menjadikan kabau dengan nama lain julang jaling tentu tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat Indonesia,namun kebanyakan orang suka lalap ini dikarenakan bau menyengat,buah ini berbau tajam dan mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan.

KHASIAT BUAH KABAU
-Mengatasi sembelit(susah buang air …

ADAT SEBENARNYA ADAT,ADAT YANG DI ADATKAN,ADAT NAN TERADAT,ADAT ISTIADAT DI ALAM KERINCI

"Tulisan yang dihimpun dari berbagai sumber mengenai seluk-beluk Adat sebenarnya,Adat yang di Adatkan,Adat yang ter Adat,dan Adat Istiadat di daerah Kerinci,Provinsi Jambi,yang belum banyak dipublikasikan,dengan harapan dapat bermanfaat,bagi pelestarian Adat dan Kebudayaan di Kabupaten Kerinci." Kabupaten Kerinci Berada di Provinsi Jambi mempunyai kebudayaan adat yang sangat kompoten di setiap daerah-daerahnya yang ada dengan berlandas dan bertumpu pada"Adat Bersandi Syarak,Syarak Bersendi Kitabullah","Syarak mangato Adat iyo Mamakai".Kerinci,Jambi berjarak 450 kilometer perjalanan dari  Kota Jambi dengan jarak tempuhnya sekitar 7 sampai delapan jam dengan menggunakan transportasi roda empat baik milik pribadi atau transportasi travel yang disewakan,perjalanan menuju Kabupaten Kerinci dengan jalannya sudah teramat bagus dan ketika sampai pada Gerbang Kabupaten Kerinci kita akan dapat melihat tulisan pada gerpang gapura dengan  tulisan"Selamat Dat…

TRAVEL CAHAYA KERINCI TERJUN KEJURANG|Agus Diar TV

Proses evakuasi Travel cahaya Kerinci




TRAVEL CAHAYA KERINCI MENGALAMI KECELAKAAN DAN TERJUN KEJURANG

Segala hal atas nama musibah tentu saja tidak kita inginkan dan kita undang kali ini musibah terjadi menimpa Travel cahaya Kerinci yang beralokasi dilahan panjang,kira-kira jm 02 dinihari 08/11/08.Travel Cahaya Kerinci mengalami oleng dan terjun kejurang dengan kondisi mobil travel yang memprihatinkan.Dari data yang didapat belum diketahui,jumlah dan penumpang pada Travel  Cahaya Kerinci. Sungguh kejadian memilukan bagi transportasi yang berada di Kerinci.Toh barangkali supir terlali lelah dalam mengemudikan Travel transportasi Cahaya Kerinci.Dengan kejadian ini pula mengingatkan pada semua sopir-sopir,agar mengemudikan kendaraan hendaknya berhati-hati.Agar kejadian yang menimpa Travel Cahaya Kerinci bisa menjadi contoh buat transportasi lainnya.Kejadian ini pula bukan hal yang disengaja,memang tiap-tiap musibah yang datang menimpa kita tidak mengetahui kapan dan dimana tempat dan wakt…