Minggu, 18 Agustus 2019

Revolusi Industri Indonesia Modern, Apakah Benar? |Agusdiar TV

REVOLUSI INDUSTRI INDONESIA MODERN 4.0
Akhir-akhir ini kita sering mendengar istilah revolusi 4.0 beserta segala yang menyertai-Nya, yakni "Disruptif", ekonomi digital hingga" VCA"yakni keadaan penuh gejolak(vollatilly), tidak pasti(uncertainty), rumit(complegity) dan serba kabur(ambiguty). Namun itu revolusi industri 4.0?

Sejarah zaman industri baru sekitar 2 abad. Namun dunia industri sudah mengalami empat kali revolusi. Revolusi pertama tahun 1784 ketika dikemukakan mesin uap, secara luas menggantikan tenaga manusia atau hewan di pabrik-pabrik, pertambangan atau alat transportasi.

Revolusi kedua terjadi tahun 1870 ketika tenaga listrik mulai digunakan secara masif untuk membagi pekerjaan manufaktur dalam bank berjalan.Revolusi ketiga terjadi tahun 1969 setelah semi konduktor membuat perlengkapan electronik menjadi murah.
Dan kini revolusi industri keempat sedang terjadi yang ditandai tiga teknologi kunci :
• Internet of thing(loT)bigData, dan Artivicial Intelligence(Al).


LoT menghubungkan semakin banyak elektronik Di kehidupan kita. GPS pada telpon pintar kita, bisa memberi tahu alamat rumah kita. Sementara BigData mengumpulkan informasi berbagai perangkat loT dan mengabungkan-Nya dengan informasi dari media sosial Internet.

Komputer bigData ini bisa tersebar dimana-mana dalam jaringan komputer awan(cloud), lalu tanpa kita sadari, kita mengirim rute jalan yang kita 
lalui atau tempat yang kita kita kunjungi misal-Nya ke Google. Google sangat tahu mana jalan paling remai dan potential untuk berbisnis.

Media sosial juga mengumpulkan trending topic apa saja untuk dianalisis guns keperluan berbagai hal. Ketika data sudah  begitumata besar tak mungkin lagi menganalisis-Nya secara manual. Maka kini makin banyak dikembangkan pirate kecerdasan buatan(artificial intelligence).

Meski mesin catur yang Jenius sudah ada 30 tahun yang lalu, namun kini kecerdasan tertanam pada pada mobil tanpa sopir(driverless car), drone yang bisa mencari sasaran dan robot yang sangat mirip manusia, bahkan legit cerdas".

Akibat-Nya revolusi ini, dalam beberapa tahun mendatang akan terjadi pergeseran pekerjaan secara besar-besaran. Perusahaan ojek online yang baru tumbuh dan meraksasa, boleh jadi dalam beberapa tahun mendatang akan tergantikan.
Dengan ojek yang tanpa driver, menyusul kesuksesan taksi tanpa sopir. Dimasa lalu, mesin uap juga telah menggeser jutaan buruh. Penerangan listrik menggeser jutaan petugas penyala obor penerangan jalan. Sentra telepon otomatis menggeser jutaan petugas switching Telkom,maka kini loT Bigdata dan Africial Intelligence(Al) akan menggeser jutaan sekretaris, sopir, penerjamah, satpam, bahkan guru.
Tentu saja revolusi yang mempengaruhi produksi dan menggeser sejumlah profesi, revolusi itu adalah revolusi pertanian. Ini adalah sedikit terkait dengan pertanian dalam arti sempit, namun revolusi pertanian yang sesungguh-Nya terjadi dengan berbagai penemuan lain. Alat-alat predeksi cuaca, peralatan mempersipakan lahan, teknologi irigasi, pemupukan pengandilian hama, pengolahan pasca panen, hingga manajemen perusahaan. Kombinasi sinergik semua ini menghasilkan akselerasi pada moment tertentu layak untuk disebut revolusi pertanian Muslim.
Revolusi ini menaikkan panenan 100% pada tanah yang sama, kaum Muslim mengembangkan pendekatan ilmiah yang berbasis tiga unsur : 
•Unsur system rotasi tanaman
•Unsur irigasi modern
• Unsur Kajian tanaman yang cook dengan tile tanah, musims serta jumlah air yang tersedia. Inilah cikal bakal precission agriculture. 

Disinilah kita banyak belajar bahwa revolusi produksi termasuk revolusi industri. Melimpah-Nya produksi dan berkurang-Nya kebutuhan tenaga manusia, seharus-Nya bisa digunakan manusia untuk melakukan hal-hal lain yang bermakna.

Mereka bisa melakukan hal-hal yang tak bisa diwakilkan mesin robot atau komputer, agar kita menjadi manusia yang adidaya yang mewarisi nilai-nilai industri yang berkembang secara pesat.
Revolusi industri 4.0 sudah memasuki rumah kita suka tak suka kita harus suka untuk menyeimbangkan industri modern yang sudah tentu bisa bermanfaat bagi kita. (Ad)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

The type of woman to be married in Islam

From Mugribin bin Syu'bah, he said: I once proposed a woman, then the Prophet S.a.w said: Look because, that will preserve the lo...