Rabu, 07 Agustus 2019

Terdiam-Nya Orang-orang kafir di hari kiamat|Agusdiar TV


ORANG-ORANG KAFIR TIDAK BISA BERBICARA PADA HARI KIAMAT
"Tidak ada satupun yang bisa melepaskan dari siksaan Allah Azza Wa Jalla. Hal ini juga ditegaskan dalam ayat ini. Jika di dunia mereka bisa berbuat berbagai taktik dan tipu daya untuk menolak hukum Allah SWT. Bahkan menghalangi dan memusuhi, niscaya mereka tidak akan bisa melakukan itu di akhirat. Jangankan berhasil, melakukan saja tidak mampu. 
Berikut ini penjelasan penulis mengenai hal tersebut. 

Ketika keputusan telah ditetapkan, manusia sama sekali tidak bisa mengelak dan menghindar. Siapa pun yang diputuskan masuk neraka, tidak ada seorangpun yang bisa menolak dan mengelak dari keputusan tersebut. 

Dia memberi keputusan diantara makhluk sehingga jelas pelaku kebenaran dan kebathilan.Menurut Ibnu Abbas, Allah SWT mengumpulkan orang-orang yang mendustakan Nabi Muhammad S. A. W dan orang-orang sebelum mereka. 

Mereka memang tidak memilih udhzur atau alasan yang membenarkan mereka. Sebab-Nya peringatan dan ancaman telah disampaikan kepada mereka semasa didunia, sehingga mereka tidak lagi memiliki alasan di akhirat. 

Episode yang sangat berbeda. Ada waktu mereka dilarang berbicara, nah, ayat ini memberitakan salah satu episode pada hari kiamat ketika mereka berbicara. 

Penjelasan yang sama juga dikemukakan oleh Ibnu Katsir. Mufassir berkata : ini merupakan ancaman yang keras dan peringatan yang sangat tegas. Dengan kata lain, jika kalian mempunyai kemampuan untuk dapat melepaskan diri dari genggaman kekuasaan-Ku, maka lakukan-Lah. Sungguh kalian tidak akan mampu melakukan itu. Seperti yang disebutkan dalam ayat lain. 

Allah SWT berfirman : Qs. Ar-Rahman : 33
"Hai golongan Jin dan Manusia, jika kalian sanggup menembus(melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah. Kalian tidak dapat menembus-Nya melainkan dengan kekuatan."

Sebagaimana juga yang disebutkan dalam Firman Allah SWT :
"Kecelakaan besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. 

BEBERAPA PELAJARAN PENTING
Pertama, Kamu kafir tidak bisa berbicara. Seandainya bisa.Perkataan mereka sama sekali tidak bermanfaat bagi mereka. Mereka pun sama sekali tidak memiliki argumentasi yang dapat membenarkan mereka. 

Ini merupakan peringatan penting bagi manusia. Ketika masih di dunia.Manusia bisa saja seribu alasan menolak petunjuk dan risalah dari Allah SWT. 

Mereka menyampaikan beberapa alasan dan argumentasi yang membenarkan mereka. Bahkan mereka bisa mencela, menghina dan mencerca. Ayat ini pun menegaskan bahwa itu tidak akan bisa mereka lakukan pada hari kiamat. 

Kedua, Hari kiamat adalah hari keputusan. Menurut para ulama, pada hari kiamat itu Allah SWT memutuskan perkara diantara manusia. 


Telah maklum, ketika manusia bergaul dan bertemu dengan sesama-Nya. Sangat mungkin terjadi perselisihan diantara mereka sebagian menzholimi sebagian yang lain-Nya. Mereka berselisih dalam persoalan. Menurut ayat diatas pada hari itulah Zat yang Maha Adil akan memutuskan semua perkara yang terjadi diantara sesama-Nya makhluk-Nya. 

Oleh karena itu mereka dikumpulkan diantara sesama makhluk, dari orang-orang terdahulu maupun yang terkemudian. 

Ketiga :Tidak ada seorangpun yang bisa melepaskan dari siksaan Allah SWT. Hal ini juga ditegaskan dalam ayat ini. Jika didunia mereka bisa membuat berbagai taktik dan tipudaya untuk menolak hukum Allah SWT, bahkan menghalangi dan memusuhi, niscaya mereka tidak akan bisa melakukan itu di akhirat. Jangankan berhasil melakukan-Nya pun tidak akan berdaya. 

Mereka akan mendapatkan kecelakaan besar karena mendustakan Allah SWT dan Rasul-Nya dan hari kiamat. Semua itu adalah balasan yang setimpal atas semua pengingkaran dan pendustaan mereka. 

" Wallah A'lam bi Ash-shawab."
"(Ad, dari segala sumber)".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Short Story of Love

RE-REVIEW LOVING CUSTOMS IN DISCUSSION RETORICS  Writing about the introduction of this rhetoric of love, is one of the thoughts, exp...