Langsung ke konten utama

Sejarah Kayu Aro Kerinci, PerkebunanTeh Tertua di Indonesia |Agusdiar TV

SEJARAH TEH KAYU ARO KERINCI, PERKEBUNAN TEH TERTUA DI INDONESIA 1925/1928

Awalnya kawasan ini hanya hutan biasa. Perusahaan Belanda Namlodee Venotchaat Handle Verininging Amsterdam kemudian menyulapnya menjadi perkebunan teh pada 1925 hingga 1928.
Pembukaan hutan Kerinci sebagai kebun penanaman teh dilakukan dengan mempekerjakan ratusan kuli kontrak asal Jawa (maka nya, sampai sekarang mayoritas penduduk Kayu Aro adalah suku Jawa). Proses penanaman teh dimulai pada 1929, sedangkan pabrik teh berdiri tahun 1932. Dari tangan kolonial, pengelolaan Perkebunan Teh Kayu Aro kemudian beralih ke PT Perkebunan Nusantara VI. Hingga kini kebun teh serta pabrik tua peninggalan Belanda tersebut masih beroperasi.


Rasa penasaran akan rasa teh kualitas terbaik pun terbayar. Rasanya benar-benar beda dengan teh lain. Aroma dari uap air teh yang mengepul pun sangat khas. Dan ada rasa sedikit pusing saat pertama kali meminumnya. Ya mungkin juga karena sehari-harinya terbiasa minum teh dengan kadar “dosis rendah”.

Salah satu teh hitam dengan kualitas terbaik di dunia ternyata berasal dari Indonesia, lebih tepatnya dari Propinsi Jambi di kawasan Gunung Kerinci. Perkebunan Teh Kayu Aro terletak di Sungai Penuh, Kerinci, Jambi. Kebun teh ini memiliki beberapa keistimewaan.

Ini adalah kebun teh tertua di indonesia telah ada sejak masa penjajahan Belanda pada tahun 1925-1928 kedua, kebun teh ini adalah yang tertinggi dan terluas kedua setelah KEBUN TEH

Darjeeling di India.



Secara administratif, letak Perkebunan Teh Kayu Aro ini berada pada Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Lokasinya berada tepat di kaki Gunung Kerinci.


Serbuk - serbuk teh tidak menggunakan pewarna maupun pengawet. Bahkan, untuk menjaga kualitasnya, para pekerja dilarang untuk memakai kosmetik saat mengolah daun teh tersebut. Oleh sebab itu, tidak heran jika teh dari sini menjadi teh kegemaran Ratu Belanda dan Ratu Inggris pada masanya. 

Berselang dua tahun, Perkebunan Teh Kayu Aro dibuka secara resmi sebagai sebuah destinasi wisata. Minat dari pengunjung pun cukup banyak, karena keindahan kebun teh ini dengan udara sejuk khas pegunungan serta megahnya Gunung Kerinci. Tak hanya bisa berkunjung di kebun teh saja, wisatawan juga bisa berkunjung ke pabriknya langsung.

Sejak zaman kolonial Belanda, kebun ini telah dikenal menjadi penghasil teh hitam (ortodox) terbaik didunia. Aroma dan rasa yang khas menjadi ciri dari teh Kayu Aro, konon Ratu Belanda dan Ratu Inggris sangat menyukai teh ini. Proses produksi teh pun sangat unik, masih tradisional dan tak berubah sejak pertama kali berdiri.

Memiliki luas yang mencapai 3.020 hektar, Perkebunan Teh Kayu Aro tercatat sebagai kebun teh terbesar kedua didunia. Selain itu, tempat ini juga menjadi kebun teh tertinggi kedua di dunia dengan ketinggai 1.600 meter diatas permukaan laut. Posisi pertama ditempati oleh Darjeeling Tea Garden yang berada di India.

Perkebunan Teh Kayu Aro didirikan pada
tahun 1925 oleh Namlode VenotchaatHandle Veringing Amsterdam, sebuah perusahaan milik Belanda dan Pabrik Teh mulai di operasikan pada tahun 1932. Pada tahun 1959, kebun teh ini menjadi milik pemerintah RI dengan pengolaan dan pengawasan di bawah PT Perkebunan Nusantara VI. Sampai saat ini perusahaan tersebut yang melakukan pemeliharaan Pemetikan, pengolahan, pengemasan, hingga pengeksporan ke berbagai
negara.

Perkebunan Teh Kayu Aro setiap tahunnya
mampu menghasilkan 5.500 ton teh hitam. Teh unggulan ini diekspor ke Rusia,Eropa, Asia Tengah, Amerika Serikat, Timur Tengah, Asia Tenggara, dan Pakistan.
Dengan ketinggian yang mencapai 1.400-1.600 mdpl.

Perkebunan Teh Kayu Aro ini juga merupakan perkebunan teh tertinggi ke dua di dunia setelah Perkebunan Teh Darjeling di kaki Gunung Himalaya (4.000 mdpl).

Kekokohan Gunung Kerinci (3.805 mdpl) di tengah-tengah hamparan hijau Perkebunan Teh Kayu Aro ini semakin memikat hati setiap orang yang datang untuk melihat panorama hijau kebun teh di 'Bumi Sekepal Tanah Surga' ini.
Setelah Indonesia merdeka, perkebunan ini pun beberapa kali mengalami perubahan status dan juga manajemen. Akhirnya pada tahun 1974, kebun teh ini secara resmi dinauingi oleh PT. Perkebunan VIII. Namun pada tahun 1996 perusahaan ini dikonsolidasi dengan beberapa perusahaan yang ada di Sumatera Barat dan Jambi dan berubah menjadi PT. Perkebunan Nusantara VI.
Tahun 1959 s.d 1962 Unit Produksi dari PN Aneka Tanaman VI.
Tahun 1963 s.d 1973 bagian dari PNP Wilayah I Sumatera Utara.
Mulai tanggal 01 Agustus 1974 menjadi salah satu Kebun dari PT. Perkebunan VIII yang berkedudukan di Jln. Kartini No. 23 Medan.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 11/1996 Tanggal 14 Pebruari 1996 dan Surat Keputusan Mentri keuangan RI No. 165/KMK.016/1996 tanggal 11 Maret 1996, PTP VIII Termasuk Kayu Aro dan PTP Lainnya yang ada di Sumbar/Jambi dikonsilidasi menjadi menjadi PTP Nusantara VI (Persero). Maka terhitung tanggal 11 Maret 1996, Kebun Kayu Aro telah menjadi salah satu Unit Kebun dari PTP Nusantara VI (Persero) yang berkantor pusat di Jalan Zainir Havis No. 1 Kota Baru Jambi.

Pengawasan kualitas yang tinggi, mulai dari perawatan dan pemeliharaan tanaman, pemetikan pucuk teh, pengolahan di pabrik, hingga pengemasan dan pengiriman, teh produksi PT Perkebunan Nusantara VI (PTPN VI) ini menyandang nama harum sebagai teh dengan kualitas terbaik di dunia. Dengan aroma yang khas serta kualitas prima, sebagian besar teh produksi PTPN VI ini diekspor.

Hawa pegunungan yang sejuk, pemandangan alam yang menawan, hamparan hijau teh dengan latar Gunung Kerinci yang menjulang, kegiatan pemetikan teh hingga pengolahan teh merupakan suatu atraksi yang sangat menarik. Pada tahun 1998 perkebunan dan pengolahan teh Kayu Aro telah dikembangkan sebagai tujuan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara.
Ditengah perkebunan terdapat Aroma Pecco yang merupakan sebuah taman dengan sebuah kolam, diduga pada zaman penjajahan Belanda kolam ini merupakan tempat penampungan air bagi perkebunan teh. Tersedia sampan yang dapat digunakan mengarungi kolam. Taman yang berjarak 50 m dari jalan utama ini telah dilengkapi dengan beberapa fasilitas untuk menunjang kegiatan wisata. Di tempat ini, biasanya para pengunjung beristirahat sambil menikmati makanan yang dibawa. Arroma Pecco terletak di Desa Bedeng Delapan, dan dapat dicapai dari Sungai penuh setelah menempuh perjalanan sejauh ± 32 km.
SEPULUH FAKTA KAYU ARO
• Kayoe Aro merupakan ikon yang melegenda di Sumatera,
•  Dibuka tahun 1925 oleh perusahaan Belanda, NV. Namlodse Venotchaaf Handle Veriniging Amsterdam,
•  Penanaman pertama pada tahun 1929 dan pabriknya berdiri pada tahun 1932,
• Teh yang dihasilkan adalah teh hitam (ortodox),
• Salah satu teh hitam terbaik di dunia,
• Teh Kayu Aro dinikmati oleh para bangsawan Inggris, termasuk Ratu Elizabeth sendiri.
• Saingan terberat adalah Teh Darjeeling(India),
• Perkebunan pada ketinggian 1.400-1.600 meter dari permukaan laut(tertinggi ke 2 di dunia),
• Luasnya 3.020 Ha(terluas di dunia),
•  Di Kayu Aro ada 4 buah penginapan kecil, tarif bermalam rata – rata 6000 – 7500 rupiah satu malam.

LETAK LOKASI PABRIK
2.1. Letak/Tempat Perusahaan Dan Geografis
Kebun Kayu Aro terletak di Desa Bedeng VIII Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi, dengan jarak :

1. Dari Ibu Kota Kabupaten (Sungai Penuh)        ± 37 km.
2. Dari Ibu Kota Propinsi (Jambi)                           ± 452 km.
3. Dari Pelabuan terdekat, Teluk Bayur Padang :

        Via Pesisir Selatan                           ± 325 km.
        Via Muara Labuh                             ± 237 km.

Secara geogarfis, Kebun Kayu Aro terletak pada elevasi/tinggi dari permukaan laut antara lain :



Elevasi Pabrik                                : 1.430 m. Dpl
√Elevasi Kebun Terendah           : 1.401 m. Dpl

√Elevasi Kebun Tertinggi            : 1.715 m. Dpl
Di daerah kebun kayu aro, kondisi iklim/cuaca yang terjadi dalam 1 tahun sebagai berikut:
    Curah hujan setahun rata-rata                    :           2.000 mm
    Hari hujan setahun rata-rata                        :              200 Hari
    Sinar Matahari setahun rata-rata                :              6 Jam/Hari
    Suhu Udara antara 170 – 230 dan suhu minimum 50 C

    Kelembaban Nisbi/RH antara 70 – 95%
Jenis tanah yang dominan di daerah kayu aro adalah memiliki jenis tanah Andosol.
2.2. Areal Hak Guna Usaha (HGU)

Berdasarkan Sertifikat HGU No. 2 tanggal 08 Mei 2002, Kebun kayu aro memiliki Areal/lahan yang telah ditanami dan belum/tidak ditanami antara lain :
A. Areal/Lahan yang ditanami
    Tanaman menghasilkan (RKAP 2009)            :           2.338,65  Ha
    Tanaman Non Produktif                                   :                94,04  Ha
    Rencana Tanaman Ulang/Compacting          :               114,00 Ha
    Tanaman Belum Menghasilkan (TBM)          :                 78,00 Ha
Jumlah Areal/Lahan Teh                                 :           2.624,69  Ha
Areal/Lahan Teh tersebut terbagi dalam beberapa bagian Afdeling :
    Areal/Lahan Afd. A      :    274,87 Ha

    Areal/Lahan Afd. B       :    280,12 Ha
    Areal/Lahan Afd. C      :    308,72 Ha
    Areal/Lahan Afd. D      :    390,40 Ha
    Areal/Lahan Afd. E       :    330,59 Ha
    Areal/Lahan Afd. F       :    356,83 Ha
    Areal/Lahan Afd. G      :    369,80 Ha
    Areal/Lahan Afd. H      :    313,36 Ha
Jumlah (Afd. A s.d H)   : 2.624, 69 Ha
Areal/Lahan belum/tidak ditanami.
    Emplasment/Bangunan           :    105,77 Ha
    Jurang/Kuburan/Hutan          :    227,21 Ha
    Jalan/Jembatan                          :      56,93 Ha
Jumlah                                         :    389,91 Ha
Maka jumlah areal/lahan kebun kayu aro = 3.014,60 Ha.(Ad, dari segala sumber).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kandungan dan khasiat buah kabau

KANDUGAN KABAU
Foddweninsit kabau : 100 gram
Bagian kabau yang dapat dikonsumsi(food edible) : 100 %
-Energi Kabau : 199 Kkl
-Protein.          : 6,4 gr
-Lemak.           : 1,1 gr
-Karbihidrat.   : 41gr
-Vitamin A.     : 0 IU
-Vitamin C.     : 0 mg
-Kalsium.        : 40 gr
-Fosfor.           : 108 mg
-Zat Besi.        : 1,8 mg
-Vitamin B.     : 0,03 mg




Kabau adalah sejenia buah petai dan jenkol kabau berupa bentuk buahnya yang lonjong,berbentuk seperti kacang polong,namun jika dibelah kulitnya berjejer beberapa buah,berkulit hitam dan berdaging hijau didalamnya,biasanya tanaman ini hidup didaerah hutan Sumatera dan Jawa.
Buah ini berbau tidak sedap seperti petai dan jengkol inilah yang menjadikan kabau dengan nama lain julang jaling tentu tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat Indonesia,namun kebanyakan orang suka lalap ini dikarenakan bau menyengat,buah ini berbau tajam dan mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan.

KHASIAT BUAH KABAU
-Mengatasi sembelit(susah buang air …

ADAT SEBENARNYA ADAT,ADAT YANG DI ADATKAN,ADAT NAN TERADAT,ADAT ISTIADAT DI ALAM KERINCI

"Tulisan yang dihimpun dari berbagai sumber mengenai seluk-beluk Adat sebenarnya,Adat yang di Adatkan,Adat yang ter Adat,dan Adat Istiadat di daerah Kerinci,Provinsi Jambi,yang belum banyak dipublikasikan,dengan harapan dapat bermanfaat,bagi pelestarian Adat dan Kebudayaan di Kabupaten Kerinci." Kabupaten Kerinci Berada di Provinsi Jambi mempunyai kebudayaan adat yang sangat kompoten di setiap daerah-daerahnya yang ada dengan berlandas dan bertumpu pada"Adat Bersandi Syarak,Syarak Bersendi Kitabullah","Syarak mangato Adat iyo Mamakai".Kerinci,Jambi berjarak 450 kilometer perjalanan dari  Kota Jambi dengan jarak tempuhnya sekitar 7 sampai delapan jam dengan menggunakan transportasi roda empat baik milik pribadi atau transportasi travel yang disewakan,perjalanan menuju Kabupaten Kerinci dengan jalannya sudah teramat bagus dan ketika sampai pada Gerbang Kabupaten Kerinci kita akan dapat melihat tulisan pada gerpang gapura dengan  tulisan"Selamat Dat…

TRAVEL CAHAYA KERINCI TERJUN KEJURANG|Agus Diar TV

Proses evakuasi Travel cahaya Kerinci




TRAVEL CAHAYA KERINCI MENGALAMI KECELAKAAN DAN TERJUN KEJURANG

Segala hal atas nama musibah tentu saja tidak kita inginkan dan kita undang kali ini musibah terjadi menimpa Travel cahaya Kerinci yang beralokasi dilahan panjang,kira-kira jm 02 dinihari 08/11/08.Travel Cahaya Kerinci mengalami oleng dan terjun kejurang dengan kondisi mobil travel yang memprihatinkan.Dari data yang didapat belum diketahui,jumlah dan penumpang pada Travel  Cahaya Kerinci. Sungguh kejadian memilukan bagi transportasi yang berada di Kerinci.Toh barangkali supir terlali lelah dalam mengemudikan Travel transportasi Cahaya Kerinci.Dengan kejadian ini pula mengingatkan pada semua sopir-sopir,agar mengemudikan kendaraan hendaknya berhati-hati.Agar kejadian yang menimpa Travel Cahaya Kerinci bisa menjadi contoh buat transportasi lainnya.Kejadian ini pula bukan hal yang disengaja,memang tiap-tiap musibah yang datang menimpa kita tidak mengetahui kapan dan dimana tempat dan wakt…