Rabu, 05 Februari 2020

Kabut Putih di puncak Semeru|Celoteh sang penulis

KABUT PUTIH DI PUNCAK SEMERU
Apa yang pernah engkau ajarkan dulu memberikan pengetahuan yang menginspirasi, setiap detik langkah dalam memahami akan setuasi, ketika gejolak kepercayaan diberikan, lantas pantaskah kejujuran itu hanya kau jadikan tameng wajah yang pura-pura lugu. Mencoba memahami sepenuhnya tentang apa akan terjadi nanti. 

Walaupun frofesi sederhana, janganlah dihalalkan segala cara memanipulasi yang bukan hak kita, lantas membuat kita menjadi kaya,ingat kawan jalan itu pernah kita lalui, lalu kenapa tak pernah kau lenyapkan dalam garis hitam tangan yang menjanjikan kesempurnaan. 

Berkacalah barang sejenak kawan!!! 

Bahwa hidup bukanlah sekedar hidup, lalu lantas kebaikan dan jasamu engkau jadikan kebanggaan untuk jalanmu. Tidak kawan...!!!Pahamilah sendiri, jika kesalahan itu disembunyikan lantas sampai kapan zona hitam itu akan tenggelam.

Masih banyak yang perlu engkau pahami,jujur, cukup dan memberi nota kepercayaan dari sendiri. 

Berbenahlah kawan...!!!
Kekayaan yang sempurna ada pada   seutas pena diatas kertas yang dirangkai dengan syair-syair keindahan, lalu di ungkapkan pada alur cerita dalam narasi diri, skenario hidup yang diagungkan pada media sebagai mediasi refutasi diri.

Begitulah...
Bukanlah famor yang akan kita agungkan, bukanlah refutasi yang kita banggakan, jadikan  masa lalu itu sebagai bibit yang diibaratkan menjadi buah pada batang tanaman yang ditanam. Dia akan tumbuh secara perlahan dan buah nya akan menjadi matang kemudian dimakan dan dimanfaatkan serta diolah menjadi hasil yang sempurna, itulah buah petikan dari kepercayaan dan kejujuran. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Prospek Desa Bersama Kades Pancuran Tiga|Berita Desa

PROSPEK DESA BERSAMA KADES PANCURAN TIGA Kerinci, Kades Pancuran Tiga salah satu kades yang memiliki kinerja kerja dibidang desa y...